Ardelia Christy

Ardelia Christy
Kolam Renang


__ADS_3

Sudah seminggu Christy berada di Singapura. Sudah banyak peristiwa yang terjadi di Mansion Diamond yang pastinya diketahui oleh Christy, Christy sudah tau apa yang terjadi di Mansionnya itu.


Ia selalu memantau keluarganya itu apalagi di mansionnya terdapat CCTV yang tak bisa dilihat dengan mata telanjang , jadi jangan heran kalau Christy bisa mengetahui kejadian apa saja yang terjadi selama ia tidak ada.


Saat ini keluarga Alexandra dan Adipati tengah sarapan bersama.


"Sayang dimana yang lain?", tanya Ratih.


"Masih dikamar mom, Axel juga lagi samperin mereka", ucap Alex.


"Oh yaudah kalau gitu", ucap Ratih.


Tak lama Axel, Devan dan Eva dkk berjalan menuju ruang makan.


"Pagi ma, pa, mom, dad", salam Axel.


"Pagi sayang", ucap Ardel.


"Pagi semuanya", ucap Milla.


"Pagi juga sayang", jawab Ratih.


"Ayo duduk, kita sarapan bersama", ucap Samuel.


"Iya, ayo duduk semuanya", ucap David.


Devan dan Eva dkk pun duduk di kursi yang masih kosong.


"Bi, bibi dan yang lainnya ngga ikut makan bareng kita?", tanya Ratih.


"Tidak nyonya, kami akan makan di belakang saja, kebetulan ini sudah direncankan sebelumnya", ucap Bi Rani.


"Baiklah kalau begitu bi", ucap Ardel.


"Kalau gitu saya permisi dulu", ucap Bi Rani.


"Oh ya silahkan silahkan", ucap Samuel.


"Ayo dimakan sarapannya", ucap David.


Mereka pun memakan sarapannya masing masing dengan tenang. Setelah selesai melakukan sarapan, mereka pun melakukan kegiatannya masing masing.


"Renang yok", ajak Axel.


"Boleh tuh, emang disini ada kolam renang?", tanya Arga.


"Ya ada dong lu lupa apa gimana?", ucap Axel.


"Kayaknya sih gw lupa, tapi dimana kolam renangnya", tanya Arga.


"Nanti juga tau, kalain langsung ganti baju, gw tunggu di depan lift", ucap Alex.


"Oke lah", jawab Regina.


Mereka langsung kembali ke kamar masing masing untuk berganti pakaian. 7 menit kemudian Alex dan Axel sudah berada di depan lift sambil menunggu yang lainnya.


Tak lama Devan dan Eva dkk pun berjalan mmenghampiri mereka.


"Udah semua kan nih?", tanya Axel.


"Udah", jawab Devan.


"Yok masuk lift", ucap Alex.


Mereka langsung masuk ke dalam lift, Alex pun menekan angka 5. Pintu lift langsung menutup dan lift pun naik menuju lantai 5.


Ting..

__ADS_1


Mereka pun sampai di lantai 5.


"Lah mana kolam renangnya", tanya Regina.


"Ya bentar lah", ucap Regan.


Mereka pun keluar dari lift, didepan sudah terdapat 2 buah pintu yang saling berhadapan.


"Yang mana nih kok gw lupa?", ucap Axel.


"Lah emang ini isinya apa?", tanya Eva.


"Disini tuh ada helipad sama kolam renang tapi beda lokasi gitu jadi pintunya dibikin 2", ucap Regan.


"Oh", jawab Milla.


Regan pun membuka pintu berwarna biru muda.


Ceklek...


"Yok masuk", ucap Regan.


"Kok lu bisa inget?", tanya Alex.


"Bisa lah, orang yang ngecat pintu ini jadi biru kan gw", ucap Regan.


"Pantes", jawab Devan.


"Udah ayok masuk", ucap Regan.


"Wih bagus banget desainnya", puji Eva.


"Hooh", ucap Regina.


Tiba tiba Arga berlari dan langsung loncat ke dalam kolam renang.


Byur...


"Wih seger", ucap Arga.


"Lu jebur kagak ajak ajak", protes Alex.


"Ya sini dong", ucap Arga.


Mereka pun menghabiskan waktu dengan berenang bersama.


Waktu pun berjalan dengan cepat, Axel yang menyadari ada yang beda dari Devan, langsung menghampirinya.


"Hey bro lu kenapa?", tanya Alex.


"Ngga gw ngga kenapa napa", ucap Devan.


"Kagak usah bohong, gw tau lu pasti ada masalah kan?", ucap Alex.


Mendengar percakapan antara Alex dan Devan, Eva, Lea, Milla, Regina, Axel dan Arga menghampiri mereka berdua.


"Ada apa ini, lu ad masalah ya?", tanya Lea.


"Cerita aja kagak papa kok, siapa tau kita bisa bantu lu", ucap Milla.


"Hooh bro cerita aja", ucap Arga.


"Gw... gw di jodohin, Ga", ucap Devan.


"APA", ucap semua orang serempak.


"Lu ngga lagi bercanda kan?", tanya Milla.

__ADS_1


"Gw ngga bercanda Mil", ucap Devan.


"Kapan kejadiannya?", tanya Alex.


"Tiga hari yang lalu sebelum gw ke rumah lu ", ucap Devan.


"Ceritain gimana kejadiannya", ucap Lea.


Flash back on...


Di ruang makan keluarga OH...


"Devan", panggil Davi.


"Iya pa, ada apa?", tanya Devan.


"Papa sama mama mau bicara penting sama kamu", ucap Davi.


"Bicara apa pa?", tanya Devan.


"Papa sama mama mau menjodohkan", ucap Davi.


"Apa?", ucap Devan tak percaya.


"Iya sayang kamu papa jodohkan dengan teman papa, tenang saja di anaknya baik cantik lagi", ucap Esty.


"Tapi ma Devan ngga mau dijodoh jodohin kagak gini, Devan udah punya pilihan devan sendiri pa", ucap Devan.


"Devan, papa mohon sama kamu, kamu adalah anak satu satunya mama dan papa, selama ini papa tidak pernah meminta sesuatu dari kamu nak, jadi papa mohon kamu terima perjodohan ini", ucap Davi.


"Tapi pa", ucap Devan.


"Nak, mama sama papa ngelakuin ini demi kebaikanmu nak, jadi mama mohon kamu terima perjodohan ini", ucap Esty.


Mendengar ucapan kedua orang tuanya, Devan merasa tidak enak. Selama ini orang tuanya tidak pernah meminta sesuatu darinya bahkan setiap keinginann Devan selalu di turuti oleh kedua orang tuanya.


Dengan berat hari Devan pun memberikan jawabannya.


"Devan.... Devan mau kok pa, ma", ucap Devan.


Maafkan aku Christy, batin Devan.


"Benarkah nak?", tanya Davi.


"Iya pa", ucap Devan.


"Baiklah kalau gitu, mama akan menelpon besan kita pa untuk melakukan pertemuan nanti malam", ucap Esty.


"Iya ma", ucap Davi.


Flash back off...


"Apa lu udah tau siapa calon lu?", tanya Milla.


"Udah, dia temen Sd sekaligus cinta pertama gw, namanya Arsenda Bella Tamira ", ucap Devan.


"Gw.. gw terpaksa ngelakuin itu karena selama ini orang tua gw ngga pernah minta apapun dari gw", ucap Devan.


"Gw takut, kalo Christy benci gw saat dia tau kebenarannya", ucap Devan


"Gw tau persaaan lu, kita akan coba bantu lu untuk bicara masalah ini ke Christy", ucap Regan.


"Hooh jadi lu tenang aja", ucap Alex.


"Gw minta maaf sama kalian karena udah ngehianatin adik lu", Devan.


"Sebenarnya gw kesel ama lu, tapi karena lu udah cerita yang sebenarnya gw jadi ngerasa kasihan sama lu", ucap Alex.

__ADS_1


"Yaudah kalo gitu, masalah ini kita bicarakan lagi nanti, udah sore nih ntar masuk angin lagi", ucap Regan.


Mereka pun keluar dari kolam renang dan mengambil barang barang yang mereka bawa. Mereka pun masuk kedalam lift dan kembali ke kamarnya.


__ADS_2