Ardelia Christy

Ardelia Christy
A'X Company


__ADS_3

Malam ini merupakan malam yang penting bagi keluarga Alexandra.


tok tok tok...


"Princessnya mommy buka pintunya dong", ucap Ardel sembari mengetuk pintu kamar Christy.


Christy yang mendengar ketokan pintu pun terbangun, dengan kesal ia membuka pintunya.


"Paan sih mom, Christy masih ngantuk nih", ucapnya yang masih menutup mata.


"Eh..., anak mommy kok belum siap", ucap Ardel kebingungan.


"Emang mau kemana sih mom?", tanya Christy.


"Lho, kamu lupa ya kalo malam ini pengangkatan kamu jadi Ceo di perusahaan Daddy kamu", ucap Ardel.


"Omg, Christy lupa mom, hua Christy mau mandi dulu", ucap Christy sambil berlari menuju kamar mandi.


Mommy nya yang melihat tingkah laku anaknya hanya bisa geleng geleng kepala.


Tak lama pintu walk in closet terbuka, menampilkan Christy yang dibalutkan baju kemeja biru dengan celana bahan hitam tak lupa sneakers berwarna senada dengan kemejanya.


"Astaga sayang, kenapa pakek baju ini, pakek dress yang mommy kasih ke kamu kemarin", ucap mommy nya heran.


"Ya ampun mom, emang harus banget ya pakek dress, mommy kan tau sendiri kalo Christy anti yang namaya dress", ucap Christy.


"Harus dong sayang, yaudah cepet ganti", ucap Ardel.


Tak lama Christy pun keluar lagi dari walk in closetnya. Kini ia mengenakan dress berwarna biru gelap.


"Ayo mom udah telat nih", ucap Christy sembari keluar dari walk in closet.


"Nah... ginikan cantik, astaga sayang", mommy nya kaget saat melihat sepatu yang ia kenakan.


"Kenapa lagi mom?, tanya Christy kebingungan.


"Itu sepatu kamu kenapa?", tanya Ardel sembari melihat sneakers yang melekat pada kaki putrinya.


"Lah bagus kok mom, keren malahan, tuh malah udah mecing ma dressnya", ucap Christy sambil menunjukkan sepatunya dengan tampang polosnya.


pletak...


"Kamu ini ya, bagus dari mananya coba?", ucap mommy nya sembari menjitak kepala anaknya.


"Aduh mom sakit, trus Christy mau pakek apa lagi?", ucap Christy sambil memegang kepalanya.


"Nih", ucap mommy nya sambil menyerahkan sepasang high heel berwarna senada dengan dressnya.


Christy pun melepas sepatunya lalu memasangkan high heel di kakinya.


"Mommy tinggal dulu ya sayang, kamu siap siap dulu, nanti kalo udah selesai langsung turun kebawah", ucap Ardel.


"Ya mom", jawab Christy.


Setelah momy nya pergi, Christy pun duduk di meja riasnya, ia pun memoles wajahnya dengan riasan natural yang terkesan elegan. Setelah memoles wajahnya, ia menyanggul rambutnya lalu memasangkan mahkota kecil di rambutnya, tak lupa sepasang anting mutiara menghiasi telinganya.


"Perfect", ucap Christy.


Setelah selesai Christy pun turun menggunakan lift, tak lupa ia membawa dompet dan iphone nya. Saat keluar dari lift, semua orang menatapnya kagum.


Cantik, guman Alex dan Axel bersamaan.


"Sayang kamu cantik banget kalo kayak gini", ucap Samuel.


"Berarti Christy ngga cantik dong, cantiknya cuman pas ini doang", ucap Christy sambil mengerucutkan bibirnya.


"Bukan gitu sayang, kamu selalu cantik kok", ucap Samuel.


"Udah udah, ayo berangkat", ucap Ardel menengahi.


"Eh, ayo, princess kamu naik mobil sendiri atau bareng kita?", tanya Ardel.


"Aku naik mobil sendiri mom", jawab Christy.


Mereka pun keluar menuju mobil yang sudah disiapkan oleh bodyguard keluarga Alexandra. Berbeda dengam Christy, ia pun menuju mobil Lamborgininya yang hanya ada 1 didunia yang berwarna campuran Biru tua dan putih. Ia pun segera memasuki mobilnya.


Christy memilih datang agak terlambat karena ia harus menyelesaikan 1 masalah, ia pun sudah meminta ijin kepada orang tuanya karena akan datang terlambat.


Tak lama Christy sudah berada di depan gedung A'r Company.


Tut..


"Halo"


"Gw udah dibawah"


"Oke, gw otw turun"


Tak lama seorang wanita yang dibalutkan jas kantornya menghampiri Christy dengan tergesah gesah, sambil membawa beberapa berkas ditangannya.


"Nih berkas yang harus lu tanda tangani", ucap Mishal yang merupakan sekertarisnya.

__ADS_1


Dengan cepat Christy pun menandatangani berkas berkas itu.


"Nih yang terakhir", ucap Christy.


"Hmm", jawab Mishal.


"Kak gw balik dulu ya", pamit Christy.


"Oke ati ati", ucap Mishal.


Christy pun masuk kemobilnya lalu mengendarainya menuju hotel yang digunakan sebagau tempat pengangkatannya menjadi Ceo.


Di aula A'X hotel semua kolega bisnis dan tamu undangan datang dalam pengangkatan Ceo baru A'X Company. Begitu pula dengan Devan dkk, Eva dkk hingga keluarga Adipati pun datang dalam acara ini. Sang MC pun memulai acarannya.


"Selamat Malam dan selamat datang di acara Pengangkatan Ceo A'X Company", ucap MC.


"Selamat malam", jawab sekua tamu undangan.


"Dimalam yang bahagia ini, terima kasih telah menyempatkan diri untuk hadir di acara ini terutama Kolega bisnis dan tamu undangan keluarga Alexandra", ucap MC.


"Pada malam ini tuan Samuel Alexandra akan memperkenalkan sekaligus memberikan perusahaan beliau kepada pewarisnya", ucap MC.


"Baik, kita sambut tuan Samuel Alexandra", ucap MC.


Samuel pun segera menuju pangung.


"Selamat malam para hadirin", ucap Samuel.


"Selamat malam", jawab seluruh tamu undangan.


"Saya Samuel Alexandra selaku Ceo A'X Company dan selaku pembuat acara, sangat berterima kasih atas kehadiran anda sekalian", ucap Samuel.


"Pada malam ini saya akan memperkenalkan pewaris dari A'X Company", ucap Samuel.


"Tanpa menuggu lama lagi saya persilahkan anak anak saya untuk menuju panggung", ucap Samuel.


Suara tepuk tangan para hadirin menggema di aula hotel. Alex dan Axel pun maju menuju panggung.


"Baiklah saya akan mengumumkannya sekarang. Untuk perusahaan yang bercabang di Eropa dan Amerika, saya serahkan kepada....." ucap Samuel.


"Alex Alexandra selaku anak pertama", ucap Samuel.


Tepuk tangan para hadirin menggema di seluruh ruang, Alex pun maju lalu berjabat tangan dengan Daddynya.


"Dan untuk bagian Australia saya akan serahkan kepada Axel alexandra", ucap Samuel lagi.


Tepuk tangan para hadirin menggema di seluruh ruang, Axel pun maju lalu berjabat tangan dengan Daddynya.


"Untuk tuan Alex dan tuan Axel bisa turun kembali", ucap MC


"Baiklah, mungkin dari kalian ada yang bingung, siapa kah yang memegang A'X Company di bagian Asia. Bahkan kalian pun tau, A'X Company sudah menguasa di bagian Asia selama bertahun tahun, saham dan keuntungan besar yang didapat A'X Company berasal dari Asia. Bahkan untuk memengang A'X Company di bagian Asia bukan lah hal yang mudah", ucap Samuel.


"Jadi saya putuskan, untuk A'X Company yang berada di Asia akan saya berikan kepada Anak perempuan saya, anak perempuan satu satunya di keluarga Alexandra, ARDELIA CHRISTY ALEXANDRA", ucap Samuel.


Tak lama seorang wanita cantik, berbaju biru gelap dengan rambut disanggul tak lupa mahkota kecinya keluar dari mobilnya lalu berjalan dengan anggun masuk kedalam aula hotel.


Setibanya di aula hotel ia pun berjalan membelah ribuan orang yang hadir di dalam acara itu. Banyak pujian yang iya dapatkan tp ia acuhkan.


wah cantiknya


cantik


siapa itu? kok gw nggak pernah lihat ya?


cantik dan elegan


Deg


"Lia?", ucap Ratih.


"Pah wajahnya mirip dengan Lia kita pah",ucap Ratih kepada David.


"Iya ma",ucal David


Chrsity pun menaiki panggung lalu menghampiri Daddynya.


"Ini lah anak ke 3 saya, yang saya sembunyikan dari media, anak perempuan satu satunya dikeluarga Alexandra. Dia yang akan memegang A'X Company dibagian Asia", ucap Samuel.


Samuel pun turun dari panggung dan mempersilahkan Christy berpidato.


"Selamat malam", ucap Christy.


"Malam", jawab semua para tamu undangan.


"Yang seperti Anda ketahui semua, saya merupakan anak perempuan satu satunya dikeluarga Alexandra", ucap Christy.


"ARDELIA CHRISTY ALEXANDRA itu adalah nama saya, Anda semua bisa memanggil say dengam Miss Christy, untuk para kolega bisnis, saya harap kita dapat bekerja sama dengan baik, dan saya harap tidak ada yang berkhianat kepada saya, jika ditemukan ada penghianat baik itu pegawai hingga kolega bisnis, saya tidak akan segam segan memberika konsekuensi", ucap Christy.


"Terima kasih itu saja yang saya ingin sampaikan, silahkan para hadirin bisa menikmati hidangannya, sekian terima kasih", Ucap Christy, lalu turun dari panggung.


Tepuk tangan para hadirin menggema di seluruh ruang.

__ADS_1


"Wezzz udah jadi bu Ceo nih", ucap Regina.


"Selamat ya Chris", ucap Milla.


"Selamat ya", ucap Eva.


"Thak's kawan kawan", ucap Christy.


Mereka pun hanyut dalam perbincangan. Tak lama keluarga Adipati datang menghampirinya.


"Lia?", panggil seseorang.


Deg...


Sontak Christy pun berbalik.


"Kamu Lia kita kan?", tanya Ratih.


"Mama, kangen kamu sayang, maafin mama sayang mama menyesal", ucap Ratih.


"Maaf Anda siapa?", tanya Christy.


Deg...


Bagaikan disambar petir disiang bolong.


"Lia, ini mama nak", ucap Ratih.


"Saya bukan Lia", ucap Christ dengan wajah datarnya.


"Lia, maafin kita ya nak, papa sangat menyesal", ucap David dengan penuh penyesalan.


"Maaf tuan saya bukan orang yang Anda maksud", ucap Christy.


"Dek, abang tau mama sama papa salah tp bisakah kamu memaafkan mereka", ucap Regan.


"Maaf saya harus segera pergi", ucap Christy lalu pergi menuju balkon.


Semilir angin menerpa wajah cantik Christy. Tak lama seseorang datang menghampirinya lalu memberikan segelas anggur merah. Sontak Christy pun berbalik.


"Bukankah disini tenang?", ucap seseorang.


"Hmmm", jawab Christy.


"Lu cantik kalo pakek dress", ucap Devan.


"Thank's", ucap Christy sambil menyembunyikan semburat merah dipipinya.


"Mungkin gw tak seharusnya ikut campur dalam masalahmu, tapi alangkah baiknya jika lu memaafkan mereka", ucap Devan.


"Tapi apa yang diperbuat mereka kepada gw sangat menyakitkan", ucap Christy sembari menatap hitamnya langit malam.


"Aku tau itu, mungkin mereka telah menyakitimu tapi mereka tidak pernah berhenti mencari maaf agar kamu tahu betapa menyesalnya mereka", ucap Devan.


"Huh, lu benar, gak seharusnya gw kayak gitu kemereka, gw akan coba buat maafin mereka", ucap Christy.


Devan dan Christy pun terhanyut dalam pikirannya masing masing. Hingga sebuah suara memecahkan keheningan mereka.


"Cris", panggil Devan.


Sang empunya nama pun menatap bingung kearah devan.


"Mungkin aku bukan cowok yang romantis, tapi aku menyukaimu sejak pertama kali kita bertemu", ucap Devan sambil menggenggam tangan Christy.


"Will you be my girlfriend?", ucap Devan.


"hmmm, yes I will", jawab Christy.


Sontak Devan langsung memeluk Christy, Christy pun membalas pelukannya.


"Mulai sekarang pakak aku kamu bukan lu gw lagi", ucap Devan.


"Tapi lu....", ucap Christy.


Chup...


Devan pun menempelkan bibirnya ke bibir Christy.


"Firstkiss aku", protes Christy.


"Sama itu juga firstkiss aku sayang", ucap Devan sambil menoel pipi Christy.


Pipi Christy pun bersemu merah, Devan yang mengetahui itu mencoba menggodanya.


"Itu pipi kamu kenapa merah?", tanya Christy.


"Hah, mana ada?", ucap Christy tergagap.


"Itu...", ucap Devan sambu menunjuk kedua pipi Christy.


"eng..nggak", balas Christy.

__ADS_1


"Cie blusing", goda Devan.


Mereka pun menghabiskan waktu bersama dengan canda tawa.


__ADS_2