
Kini Christy tengah berada di markas BDM. Ia sedang menyiapkan rencana untuk menyerang musuh. Kali ini King Kobra berulah di Negara J, sehingga polisi disana kewalahan menghadapinya dan meminta tolong pada BDM.
"Miss jet yang Anda minta telah siap", ucap salah satu anak buahnya.
"Hmmm 5 menit", ucap Christy.
"Baik Miss", ucap anak buahnya lagi.
Christy pun mengambil iphonenya dan mengetikan sesuatu disana, ia pun menempelkan iphonenya ke telinga.
"Halo dek", ucap Alex.
"Halo bang", ucap Christy.
"Ada apa?", tanya Alex.
"Christy mau bilang hari ini Christy nggak bisa pulang", ucap Christy.
"Lah kenapa dek?", tanya Alex.
"Ada urusan di L.A", ucrap Christy
"Kapan lu pulang?", tanya Alex.
"Gw langsung pulang kok bang", ucap Christy.
"Oke ati ati jangan lupa bawa oleh oleh", ucap Alex.
Tut...
Sambungan telpon pun terputus.
Christy langsung berjalan menuju jetnya di ikuti oleh Athur dkk dan beberapa anak buahnya. Kali ini ia memilih bertugas bersama Athur.
Christy dan Athur pun langsung masuk ke jet dan jet itu lepas landas. Di dalam jet Christy tengah memantau perusahaannya sendiri. Sudah 1 minggu perusahaan yang ia minta, mulai dibangun, perusahaannya sudah mencapai 10% dalam pembangunannya.
Perjalanan yang ia ditempuh hanya memakan waktu 3 jam, kerena jet miliknya sudah di modifikasi kecepatannya.
"Miss, kita akan mendarat", ucap salah satu anak buahnya.
Jet Christy pun mendarat di landasan pribadi yang di miliki markas pusat BDM yang ada di Negara J. Setiap markas BDM selalu ada landasan jet pribadi.
Jet Christy pun mendarat dengan selamat, ia pun turun bersama Athur dan anak buah lainnya. Ia disambut oleh Riko dan beberapa anggota lainnya.
"Selamat datang nyonya", ucap Riko yang merupakan ketua pengganti yang dipilih Christy untuk memantau markas di Negara J.
"Hmm", ucap Christy.
Mereka pun memasuki gedung utama.
"Siapkan ruang rapat, 15 menit lagi kita akan mengdakan rapat", ucap Christy.
"Baik Miss, ucap Riko.
Ia dan Athur pun memasuki ruanganya.
"Hua, pen tidur gw", ucap Christy.
Athur yang melihat tingkah Christy merasa gemas sendiri.
Tok... tok.... tok....
"Masuk", ucap Christy.
"Miss, ruang rapat sudah siap", ucap anak buahnya.
"Hmmm", jawab Christy.
Christy dan Athur pun menuju ruang rapat. Mereka pun duduk di kursi masing masing.
"Informasi apa yang kamu dapat", ucap Christy.
"King Kobra selalu membuat masalah Miss, dan kami juga mendapatkan informasi bahwa mereka tengah menyandera beberapa penduduk di dekat markas mereka dan meminta tembusan", ucap Riko.
"Hmmm, berapa anggota yang ia punya?", tanya Christy.
"3000 personil Miss", ucap Andy.
"Dan berapa anggota kita?", tanya Christy lagi.
"Sekitar 5000 Miss", ucap Andy lagi.
__ADS_1
"Baiklah, kali ini tujuan utama kita adalah melepas sandera dengan selamat dan menghancurkan markas mereka", ucap Christy.
"Kita butuh 2000 personil, kita akan menggunakan anggota tingkat B dan juga beberapa anggota tingkat A",ucapnya.
"Anggota akan dibagi menjadi 5 tim, masing masing Tim berisikan 300 anggota tingkat B dan 100 anggota tingkat A, Tim A ini bertugas untuk mengepung markas dari depan. Tim B dan Tim D bertugas untuk melepas sandera. Tim C bertugas memasang ranjau disekitar markas musuh dan mengepung markas dari belakang. Tim E bertugas untuk memantau markas musuh, menyediakan transportasi untuk tim lainnya dan mengamankan para sandera", ucap Christy panjang lebar.
"Aku juga membutuhkan 5 hacker untuk melacak tempat sandera di tahan dan mencari data data tentang sandera", ucap Christy.
"Untuk Tim A aku serahkan pada Andy, Tim B aku serahkan pada Riko, Tim C aku serahkan pada Athur, Tim D aku serahkan pada Cika, Tim E aku serahkan pada lucky. Untuk penaggung jawab hacker aku serahkan pada Sista, dan aku akan ikut terjun untuk melepaskan sandera, tidak ada yang boleh bergerak saat aku tidak memerintahkannya, bisa dipahami!", ucap Christy.
"Siap, Bisa", ucap mereka kompak.
"Anita, Ryan kalian siapkan 5 helikopter, 5 mobil dan beberapa bus", ucap Christy.
"Baik Miss", ucap mereka berdua.
"Baiklah ayo kita mulai", ucao Christy.
Mereka pun langsung melaksanakan tugasnya masing masing. Sementara itu Christy tengah bersiap siap, ia memakai atribut leadernya dan tak lupa ia membawa beberapa senjata. Ia pun bergegas keluar dari ruangannya dan menuju halaman markas.
Para anggota BDM tengah berkumpul di halaman markas.
"Kali ini kita akan menjalankan misi yaitu melepas sandera dan menghancurkan markas musuh, bisaa dimengerti!", ucap Christy dengan lantang.
"Siap bisa"
"Ayo kita berangkat", ucap Christy.
Mereka pun memasuki kendaraannya masing masing. Tak lama mereka sampai di markas King Kobra, tanpa sepengetahuan musuh.
"Aku akan masuk terlebih dahulu", ucap Christy.
"Tapi Miss", ucap Riko.
"Tenang saja", ucap Christy lagi.
Christy pun memasuki halaman dengan cara mengendap endap, setelah dirasa aman ia pun melumpuhkan beberapa anggota yang sedang patroli di halaman markas.
"Tim A, Tim C masuk", kode Christy saat ia berhasil melumpuhkan anggota musuh.
Christy pun memasuki markas lebih dalam lagi. Setelah dirasa aman ia pun menyuruh anak buahnya masuk kedalam markas.
Christy pun melanjutkan perjalanannya, ia menuju ruangan dimana sandera ditahan.
Saat menuju ruangan itu, dari arah berlawanan Viko yang merupakan tangan kanan dari ketua cabang King Kobra di Negara J berjalan ke arahnya. Christy yang mengetahui itu langsung bersembunyi dibalik dinding.Dengan telinga tajamnya ia bisa mendengar ucapan Viko.
"Baik tuan, saya akan membawa sandera keruangan Anda", ucap Viko.
"Oh shit", guman Christy.
"Siapa disana", ucap Viko.
Viko pun berjalan kearah Christy.
"Siapa?", ucap Viko lagi.
Duk...
Bruk...
"Katakan, dimana ruangan ketuamu?", ucap Christy sambil mengunci pergerakan lawan.
"Aku tidak akan memberitahumu", ucap Viko.
Akhhh...
Viko pun mengerang kesakitan saat lukanya ditekan oleh Christy dengan keras.
"Baik, baik aku akan memberitahumu. Dia diruangannya di lantai 3", ucap Viko.
Christy pun melepaskan kunciannya, ia pun menembak Viko tepat di jantungnya.
Jika kalian bertanya apakah di markas musuh terdapat CCTV, jawabanya adalah iya. Christy sudah menyuruh anggotanya untuk menyabotasenya.
Ia pun memberikan informasi kepada timnya bahwa sandera berada di ruang ketuanya.
"Tim E laksanakan", ucap Christy.
Christy pun melanjutkan perjalanannya menuju lantai 3.
Brak...
__ADS_1
Christy membuka secara paksa pintu ruangan itu. Terdapat sang ketua cabang dan para sandera.
"Wah, sebuah kejutan", ucap ketua itu yang bernama Rain.
"Kenapa?, Kau terkejut?", tanya Christy.
"Hahahaha, aku pikir aku takut denganmu?", ucap Rain.
"Lepaskan sandera", ucao Christy.
"Tak semudah itu sayang, kau harus menghabiskan 1 malam denganku, baru aku akan melepaskan mereka", ucap Rain.
"Benarkah?", jawab Christy sambil berpura pura kaget.
"Jadi?", ucap Rain yang berjalan mendekat kearah Christy.
"Hmmm, sepertinya boleh juga", ucap Christy sambil menggodanya.
"Kalau begitu...", ucap Rain sambil menarik tubuh Christy mendekat.
Christy pun mengalungkan tanganya dileher Rain. Rain pun mencoba mencium Christy, tapi sebelum itu Christy sudah menyiapkan sebuah jarum yang berisikan racun mematikan yang ia sembunyikan di tangannya. Ia pun menusukan jarum itu keleher bagian belakang, seketika Rain terjatuh lalu ia mengeluarkan busa hitam dari mulutnya.
"Ck, ternyata semudah itu", ucap Christy tersenyum tipis.
"Kalian amankan sandera, bawa mereka ketempat yang aman", ucap Christy lagi.
"Baik Miss", ucap Anak buahnya.
Setelah dirasa aman, Christy pun mengambil bom yang ia bawa. Ia pun melepas kuncinya, lalu melemparkannya kesembarang tempat. Bom itu memiliki waktu 1 menit untuk meledak. Ia pun turun dari gedung itu dengan loncat dari lantai 3.
Hap...
Christy pun mendarat dengan sempurna di tanah, ia pun berlari menjauh.
Sementara itu...
"Aduh, dimana princess", ucap Athur khawatir.
"Kenapa kalian tidak membawa leader bersama kalian, hah?", bentak Riko.
"Maaf, ketua tapi beliau menyuruh kami untuk keluar dari gedung itu secepatnya", ucap Anggotanya.
Duarr......
"CHRISTY", teriak Athur.
Athur berteriak saat markas musuh meledak, tetapi ia tidak melihat tanda tanda kehadiram princesnya.
Christy pun berlari menjauh dari markas itu. Markas itu meledak dengan sangat hebat.
"Finish", ucap Christy tersenyum miring sambil melompat ke dahan.
"Dan sekarang, gw harus putar gitu, gegara salah keluar", ucap Christy yang sedang berbicara dengan Mawar yang merupakan salah satu kepribadiannya.
"Ya maap", ucap Mawar sambil nyengir.
"Hmm", jawab Christy.
Ia pun pergi dari sana dengan meloncati dahan ke dahan. Sesampainya di tempat mereka berkumpul tadi, Christy mendengar keributan disana.
"Woi paan dah, ribut kagak ajak ajak gw ", ucap Christy santai kek dipantai.
"Christy", ucap Athur terkejut.
Semua orang menghela nafas melihat tingkas sang pemimpinnya.
"Hmm", ucap Christy.
Chtisty pun turun dari pohon.
"Lu nggak kenapa kenapa kan?", ucap Athur sambil memutar mutar tubuhnya.
"Woi, pusing pala gw", ucap Christy.
"Hehehe maap", ucap Athur.
"Yok kita pulang, Tim E pulangkan mereka ke keluarganya", ucap Christy.
"Baik Miss", ucap salah satu anggota Tim E.
Mereka pun menaiki kendaraan masing masing, dan kembali ke markas, terkecuali Tim E yang di tugaskan untuk memulangkan para sandera.
__ADS_1