
Sudah 3 hari semenjak kedatangan Christy ke markas Blue Black. Kini ia tengah menghabiskan waktu bersama Alkan dan juga Jeno.
"Cup cakenya sudah siap", ucap Christy sembari membawa sebuah nampan yang berisikan cup cake buatannya sendiri.
"Wah cup cake, Alkan mau satu mom", ucap Alkan.
Christy menaruh nampan berisikan cup cake di atas meja, Alkan pun mengambil cup cake buatan Christy begitu juga dengan Jeno.
"Wah mommy memang the best", ucap Alkan sembari memakan cup cakenya.
"Ditelan dulu Alkan, baru bicara", ucap Jeno sembari melepas kacamata bacanya.
"Maaf dad", ucap Alkan.
Mereka pun menikmati cup cake buatan Christy.
Drrtt... drrtt..
Mengetahui iphone miliknya berbunyi, ia pun mengangkat panggilan itu.
"Halo Big boss", ucap Kharan.
"Hmm", jawab Christy.
"Kabar buruk Big boss, geng Tarantula berencana menyerang kediaman Diamon hari ini Big boss", ucap Kharan.
"Siapkan semuanya, aku akan kesana 15 menit lagi", ucap Christy.
Tut...
Sambungan telpon terputus, Jeno melihat perubahan raut wajah Christy saat ia menerima panggilan itu. Ia pun memberanikan diri untuk bertanya.
"Ada apa?", tanya Jeno.
"Tarantula akan menyerang mansion Diamond", ucap Christy.
"Apa!", ucap Jeno kaget.
"Aku harus kesana", ucap Christy.
"Aku akan ikut", ucao Jeno.
"Alkan juga", ucap Alkan.
"Tidak, kalian disini saja", ucap Christy tak terbantahkan.
"Tapi mom", jawab Alkan.
"Mommy bilang tidak ya tidak, dan kau Jeno jagalah Alkan, aku akan segera kembali", ucap Christy.
Christy pun menuju kamarnya, ia pun memakai baju dan perlengkapan lainnya yang ia gunakan saat sedang menjalankan misi tak lupa ia juga memakai jubah dan topeng kebesarannya. Setelah siap ia pun bergegas turun menuju mobilnya berada, ia langsung menjalankannya menuju markas Blue Black.
__ADS_1
Tak berselang lama ia pun sampai di markas Blue Black, dengan cepat ia pun turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam markas.
"Bagaimana?", tanya Christy.
"Mereka sudah menyerang mansion Diamond Big boss", ucap Kharan.
Sementara di mansion Diamond seluruh keluarga Alexandra Adipati tengah berkumpul bersama. Entah kegiatan apa yang akan mereka lakukan, bahkan Devan dan Eva dkk juga ikut berkumpul bersama.
Tanpa mereka sadari seluruh anak buah Jhonatan sudah mengepung mansion Diamond dan melumpuhkan penjagaannya.
"Siapa kalian, berani beraninya kalian masuk ke mansionku", ucap Samuel.
"Mansionmu?, sebentar lagi mansion yang mewah ini akan menjadi milikku begitu juga dengan semua aset yang kau miliki", ucap Jhonatan.
"Jangan pernah bermimpi, sebaiknya kau keluar dari sini sebelum orang orangku yang menyeret kalian semua", ucap David.
"Sebentar lagi mimpiku akan menjadi kenyataan", ucap Jhonatan.
"Dan kau bilang apa tadi, ingin menyeretku dengan orang orang mu?, bahkan mereka sudah tewas di tangan anak buahku", ucap Jhonatan.
"Tidak mungkin", jawab Samuel.
"Bawa dia masuk", ucap Jhonatan pada anak buahnya.
Sang anak buah pun menjalankan perintah bosnya itu, ia pun membawa masuk salah satu pengawal yang sudah di lumpuhkan. Seluruh keluarga Alexandra Adipati tak terkecuali Devan dan Eva dkk menatap tak percaya.
Diam diam Devan mencoba menghubungi anak buahnya. Tak membutuhkan waktu lama anak buah Devan pun datang. Anak buah Jhonatan melemparkan bom gas yang berisikian obat bius ke arah anak buah Devan. Seketika seluruh anak buah Devan tumbang tak bersisa.
Kini keluarga Alexandra Adipati termasuk Devan dan Eva dkk sudah menjadi sandera Jhonatan.
"Bagaimana ini", ucap Eva.
"Kita tunggu saat yang tepat", ucap Devan.
Entah apa yang mereka rencanakan, yang tahu hanyalah mereka berdua dan juga tuhan. Tak berselang lama anggota BDM datang dan mencoba melawan anak buah Jhonata.
"Wah rupanya Leader BDM datang kemari, aku tak menyangka akan bisa bertemu denganmu", ucap Jhonatan.
"Lepaskan mereka", ucap Davian.
"Ohhh tidak bisa, serahkan dulu BDM padaku", ucap Jhonatan.
"Aku tidak akan menyerahkannya padamu", ucap Davian.
Pertempuran pun terjadi pihak BDM berhasil melumpuhkan anak buah Jhonatan.
"Kau kalah", ucap Davian.
"Tidak semudah itu ferguso", ucap Jhonatan sambil menyeringai.
"Lihatlah disekelilingmu, kau sudah kalah", ucap Jhonatan.
__ADS_1
Davian, Athur dan Vano melihat sekeliling mereka.
"Sayang sekali kau sudah dihianati oleh anak buahmu sendiri", ucap Jhonatan.
"Kau benar benar licik", ucap Athur.
"Oh tentu", ucap Jhonatan.
"Tangkap mereka, ikat dan kumpulkan bersama yang lain", ucap Jhonatan pada anak buahnya.
"Siap bos", ucap anak buahnya.
Davian, Athur dan Vano pun menjadi sandera.
"Lihatlah bahkan leader BDM tidak bisa mencegahku", ucap Jhonatan.
"Apa yang kau inginkan hah!", ucap Vano.
"Serahkan BDM dan juga A'X Company, dengan begitu aku bisa menguasai seluruh dunia", ucap Jhonatan.
"Aku tidak akan pernah menyerahkan BDM padamu", ucap Davian.
"Dan kami juga tidak akan pernah menyerahkan A'X Company padamu", ucap Lea.
"Hey gadis kecil, ternyata kau berani juga ya sama seperti kakakmu itu", ucap Jhonatan.
"Bagaimana kalau kau menikah denganku, aku akan menjadikanmu istri kedua ku setelah aku berhasil menikahi adikmu", ucap Jhonatan.
"Aku tidak akan pernah sudi menikah denganmu meskipun kau adalah lelaki terakhir di dunia ini, aku tetap tidak akan sudi", ucap Lea.
----
Di markas Blue Black, Christy sedang memantau kondisi mansion Diamond.
"Sudah waktunya kita melaksanakan tugas", ucap Christy.
"Kumpulkan semua anggota yang aku minta, kita berangkat sekarang, aku akan satu jeep dengan Xecal kau dan lainnya lakukan tugas sesuai rencana ", ucap Christy.
"Baik Big boss", ucap Kharan.
Christy langsung mengenakan topeng kebesarannyan, tak lupa ia membawa beberapa senjata dibalik jubahnya. Setelah dirasa cukup ia pun pergi dari ruangannya.
Sementar seluruh anggota yang ditugaskan langsung menjalankan perintah yang diberikan Kharan, sementar Christy dan Xecal langsung menuju tempat lokasi dan diikuti oleh anggota lainnya.
Tak lama mereka pun sampai di mansion Diamond, dengan cepat seluruh anggota langsung menjalankan rencana. Semua anak buah milik Jhonatan sudah berada dibawah kendali anggota Blue Black.
Dengan aura kepemimpinannya Christy berjalan masuk ke mansion dengan diikuti oleh Xecal, Kharan dan beberapa anggotanya.
Saat Christy berjalan masuk ke mansion, terdengar suara seorang pria yang sedang memerintah.
"Bos, bagaimana kalau kita langsung habisi mereka", ucap salah satu anak buah Jhonatan.
__ADS_1
"Jangan dulu, kita baru saja memulai permainannya bukan?", ucap Jhonatan sambil membelakangi pintu utama