Ardelia Christy

Ardelia Christy
Ruang Xaviorus


__ADS_3

"Cepat", ucap Christy yang terkesan dingin.


"I...iya nyai", jawab Xecal sambil berlari keluar kamarnya.


"Dasar cecenguk sialan, jika saja bukan big boss dah gw cincang tuh emak emak", gerutu Xecal.


"Oh tuhan bantu gw", rengek Xecal sambil berjalan menuju kandang peliharaan Christy.


---


"Bagaimana rencanamu selanjutnya?", tanya Jeno pada Christy.


"Entahlah, lihat saja kedepannya", ucap Christy.


"Kapan rapatnya dimulai?", tanya Jeno.


"15 menit lagi", jawab Christy.


Tiba tiba sebuah suara auman menggelegar dan mengagetkan seluruh isi markas.


"Apa itu?", tanya Jeno.


"Seperti tidak tahu saja apa yang terjadi", ucap Christy sambil melenggang pergi menuju sumber suara.


Christy pun tiba di tempat asal mulanya suara auman yang menggelegar. Ia melihat Xecal tengah berada di atas dahan pohon sementara peliharaannya yang tak lain adalah harimau jantan tengah menatap kearah Xecal. Tak lama Jeno pun berhasil menyusul Christy.


"Huwa siapa saja tolong aku....", ucap Xecal dari atas pohon.


Xecal yang mengetahui kehadiran Christy langsung meminta pertolongan kepadanya agar membebaskan dirinya dari kucing liar itu.


"Big boss, help me!!", ucap Xecal memohon.

__ADS_1


"Hais, dasar menyusahkan saja", guman Christy.


Dengan cepat Christy melangkahkan kakinya menuju peliharaannya sebelum hal yang tak diinginkan terjadi.


"Hussss, stop King stop", ucap Christy sambil mengelus kepala harimau jantan itu.


"Kemarikan", ucap Christy kepada salah satu anak buahnya yang sedari tadi membawa kalung hewan.


Sang anak buah pun melemparkan kalung hewan itu kearah Christy, dan Christy pun menangkapnya.


Dengan cepat kalung itu sudah berada di leher harimau jantan kesayangannya itu.


"Kemari King", ucap Christy sambil menuntun harimaunya pergi dari lokasi.


Ia pun memasukan King kedalam kandangnya dan melepas kalung yang telah ia pasangkan tadi lalu menguncinya kembali kandangnya


Ya, memang benar jika tidak ada yang sanggup menangani harimau jantan itu kecuali Christy seorang. Sebenarnya harimau jantan itu tidak sebuas yang mereka kira, hanya saja sifat yang jahil dan senang bermain main itulah yang menyebabkan semua orang beranggapan bahwa harimau jantan itu buas.


Dengan cepat Xecal pun turun dari atas dahan pohon dan menghampiri Christy yang tengah melihat kucing besar itu dari luar kandang. Xecal pun hanya bergidik ngeri saat membayangkan kejadian yang menimpanya tadi.


Christy pun pergi menuju ruang rapat dan diikuti oleh Jeno dan juga Xecal. Sementara semua orang mulai melanjutkan aktivitas mereka kembali.


"Ayo kita mulai rapatnya", ucap Christy sembari duduk dikursinya.


Rapat pun dimulai, dalam rapat ini mereka membahas tentang strategi strategi baru dan juga kemungkinan adanya musuh musuh baru yang harus mereka hadapi. Selain itu mereka juga membahas tentang perekrutan anggota baru, penambahan senjata dan kelengkapan lainnya, membahas ancaman yang sekiranya mengancam 6 perusahaan milik Christy. Karena pada dasarnya gangster ini dibuat untuk melindungi 6 perusahaan milik Christy dari ancaman rival bisnis yang mencoba bermain kotor.


"Rapat hari ini kita akhiri, jika ada masalah ataupun perkembangan lebih lanjut segere melapor", ucap Christy.


"Siap Big boss", jawab semua orang yang ada di ruang rapat.


"Kalian bisa membali", ucap Christy.

__ADS_1


Satu persatu dari mereka pun memberi hormat dan segera pergi meninggalkan ruang rapat dan menyisakan Christy dan Jeno. Christy melihat jam yang ada di tangan kanannya. Jam itu pun menunjukkan pukul 16.45.


"Ayo kita temui Alkan, sudah waktunya kita pulang", ucap Jeno.


Christy menyetujui ajakan Jeno, mereka langsung keluar dari ruang rapat dan menuju ke Ruang Xaviorus dimana ruangan ini digunakan untuk para hacker handal milik Blue Black bekerja, selain itu di ruangan itu juga digunakan untuk tempat pelatihan anggota hacker Blue Black yang baru direkrut.


Ruang Xaviorus merupakan satu ruangan luas dan kedap suara yang bisa menjadi 2 ruangan berbeda dan memiliki fungsi yang berbeda juga, Ruang Xaviorus A yang digunakan untuk para hacker handal bekerja dan Ruang Xaviorus B yang digunakan untuk tempat pelatihan para hacker muda atau pemula. Selain itu ruangan ini bisa menjadi 1 ruangan luas jika sedang dibutuhkan, dengan hanya menurunkan tembok pembatas antara Ruang Xaviorus A dan Ruang Xaviorus B ruangan ini bisa menjadi 1 ruangan yang luas.


"Mom", panggil Alkan yang baru saja keluar dari Ruang Xaviorus dan diikuti oleh Kharan.


"Apa kau sudah selesai boy?", tanya Christy.


"Sudah mom", jawab Alkan.


"Aku tak menyangka kemampuannya sungguh diluar dugaanku", ucap Kharan.


"Benar benar menakjubkan", puji Kharan.


Christy menanggapinya dengan senyuman.


"Tuan muda Alkan sungguh berbakat, jika kau terus berlatih kau bisa menyaingi mommymu", ucap Kharan.


"Aku akan berlatih lebih giat lagi, tetapi aku tidak akan bisa menyaingin mommyku yang hebat ini", ucap Alkan.


"Kau benar boy mommymu itu sungguh hebat", ucap Jeno.


"Sudah sudah, jangan terlalu memujiku sekarang ayo kita pulang, besok kau sekolah boy", ucap Christy.


"Iya mom", jawab Alkan.


"Kita balik dulu", pamit Jeno.

__ADS_1


"Iya, tiati", ucap Kharan.


Christy, Jeno dan Alkan pun bergegas pulang karena hari semakin gelap.


__ADS_2