Ardelia Christy

Ardelia Christy
Keadaan


__ADS_3

Tok... tok... tok


"Mom, ayo kita makan siang", panggil Lea.


"Mom", ucap Lea saat tidak ada jawaban dari Ardel.


Ceklek...


"Mom", panggil Lea lagi.


Seorang wanita paruh baya tengah duduk di dekat balkon sambil melihat kearah taman dengan tatapan kosong. Lea yang melihat mommynya dibalkon ia langsung menghampirinya.


"Mom, ayo kita makan siang mom", ucap Lea.


"Apa Christy sudah makan?", tanya Ardel dengan tatapan kosong.


"Mom, Lea tau kalo mommy sangat merindukan Christy, tapi mom Christy akan kecewa saat melihat kondisi mommy seperti ini", ucap Lea sambil memegang tangan Ardel.


"Mom, ini udah 6 bulan semenjak menghilangnya Christy mom, sampai kapan mommy begini terus, Christy pasti sedih saat liat mommy kayak gini, mommy mau kalo Christy sedih liat mommy?", ucap Lea berusaha membujuk mommynya.


Ardel pun mengalihkan pandangannya kearah Lea.


"Kamu benar, Christy akan sangat sedih melihat mommy seperti ini", ucap Ardel.


Ardel pun memeluk Lea.


"Oke, sekarang mommy cuci muka terus kita kebawah oke!", ucap Lea.

__ADS_1


Ardel pun tersenyum, ia pun menuju kamar mandi untuk membasuh wajahnya. Tak lama mereka pun turun kebawah untuk makan siang bersama.


"Lea, kamu nanti kekantorkan?", tanya Samuel.


"Iya dad, kenapa?", tanya Bella.


"Nanti kamu pakai mobil Christy, mobil kamu kan dibengkel", ucap Samuel.


"Iya dad", jawab Lea.


Mereka pun meneruskan acara makan siang mereka.


"Dad, pa, ma, mom, Lea berangkat dulu ya", ucap Lea sambil mencium keempat orang tuanya.


Lea pun memasuki mobil hitam milik Christy dan segera melajukannya. Ditengah perjalanan ia berhenti di sebuah toko bunga.


"Saya ingin membeli sebuket bunga mawar biru dan hitam", ucap Lea.


"Ini nona", ucap pegawai itu sambil memberikan sebuket bunga mawar berwarna biru dan hitam.


"Berapa?", tanya Lea.


"Totalnya Rp.200,000;00 nona", ucap pegawai itu lagi.


Lea memberikan uang sejumlah Rp200,000;00. Lea pun keluar dari toko bunga itu dan memasuki mobil, ia pun menjalankannya menuju sebuah tempat.


Tak lama mobil yang ditumpangi Lea memasuki kawasan pemakaman. Ia pun keluar dari mobil sambil membawa sebuket bunga yang sudah dibelinya tadi. Ia pun menuju sebuah makam.

__ADS_1


"Hai, apa kabar? Maaf aku baru ngunjungin kamu, aku bawain bunga kesukaan kamu", ucap Lea sambil menaruh buket bunga mawar yang ia beli tadi.


"Ini udah 6 bulan semenjak kamu ninggalin kita semua, semoga kamu betah ya disana, kalo kamu ketemu orang tuaku tolong jaga mereka ya, bilang kemereka aku sayang mama dan papa", ucap Lea sambil menitihkan air mata.


"Kamu tau ngga aku sekarang mengang perusahaan daddy lho, dan aku hari ini pinjem mobil kamu soalnya mobil aku dibengkel", ucap Lea.


"Aku udah putus sama Devan 5 bulan yang lalu, tapi kita masih temenan kok, Devan itu bener bener cinta sama kamu", ucap Lea.


"Oh ya maaf aku ngga bisa lama lama disini, aku janji akan sering sering kunjungin kamu kok, kamu baik baik ya disana", ucap Lea.


Lea pun pergi dari makam Christy, ia pun melajukan mobil yang ia tumpangi menuju kantornya.


ARDELIA CHRISTY ALEXANDRA ADIPATI, aku akan menepati janjiku sebisaku, batin Lea.


KOREA~~


Seorang pria paruh bayah yang sudah berkepala tujuh tengah memandangi pemandangan dari jendela gedung.


Ceklek


"Bagaimana kondisinya", tanya Alexandra.


"Belum ada perkembangan tuan", ucap seorang dokter.


"Kau bisa kembali", ucap Alexandra.


Dokter itu pun menundukkan kepalanya dan segera keluar dari ruangan itu.

__ADS_1


"Sudah 6 bulan, apa kau tidak ingin bangun? Sampai kapan kau menutup matamu terus", guman Alexandra sambil melihat pemandangan dari jendela ruangannya.


__ADS_2