Ardelia Christy

Ardelia Christy
Pergi


__ADS_3

KOREA~~


Disebuah taman yang indah, seorang gadis yang berumur 17 tahun tengah berdiri sambil memandangi taman didepannya.


"Dimana aku?, taman ini sangat indah", ucap gadis itu.


Tak lama gadis itu melihat 2 orang yang sangat ia kenali.


"Opa, oma?", teriak gadis itu.


"Cucuku", balas kedua orang itu.


Gadis itu pun menghampiri mereka.


"Opa oma aku kangen kalian", ucap gadis itu.


"Cucuku, kenapa kamu bisa disini?", tanya pria yang merupakan kakek dari gadis itu.


"Aku tidak tau opa?, tiba tiba saja aku berada disini", ucap gadis itu.


"Cucuku kembalilah, tempatmu bukan disini, belum waktunya kamu berada disini", ucap opanya.


"Tapi opa aku ingin bersama kalian", ucap gadis itu.


"Apa kamu tidak ingin pulang nak?", tanya seorang wanita yang merupakan nenek dari gadis itu.


"Aku ingin berada disini bersama kalian, tempat ini begitu indah dan tenang", ucap gadis itu.


"Kamu harus kembali cucuku, ini bukan tempatmu", ucap opanya.


"Tapi opa", jawab gadis itu.


"Tidak nak, apa kamu tidak merindukan keluargamu, mereka sangat merindukanmu, bahkan kakekmu selalu menunggumu", ucap omanya.


"Opa tau kamu ingin disini, tetapi keluargamu membutuhkan kamu cucumu", ucap opanya.


"Tapi opa mereka telah jahat kepadaku", ucap gadis itu.


"Tidak nak, mereka telah menyesali perbuatan mereka, apa kamu tidak merindukan mommy mu nak?", ucap omanya.


"Aku sangat merindukan mereka, tapi aku ingin bersama kalian", ucap gadis itu lagi.


"Cucuku masih banyak yang harus kamu lakukan, masih banyak tanggung jawab yang kamu bawa, banyak orang yang membutuhkan mu nak, kembalilah cucuku", ucap seorang wanita yang entah darimana datangnya.


"Nenek?", ucap gadis itu.


"Iya cucuku ini nenek, kembalilah sayang", ucap wanita itu.

__ADS_1


"Tapi bagaimana aku bisa kembali?", tanya gadis itu lagi.


"Tutuplah matamu nak", ucap opanya.


"Bolehkah aku memeluk kalian untuk terakhir kali?", ucap gadis itu.


Mereka pun hanya mengangguk, gadis itu langsung memeluk mereka satu persatu, setelah memeluk orang yang ia sayangi gadis itu pun menutup matanya.


Disebuah ruangan seorang gadis tengah terbaring lemah di sebuah kasur dengan alat alat medis yang masih menempel pada tubuhnya. Seorang pria paruh baya masih setia menemani gadis kecil itu.


Tiba tiba gadis itu mulai mengeluarkan busa putih dari mulutnya, tubuhnya pun kejang kejang. Pria yang bersamanya langsung memanggil dokter. Tak lama dokter dan beberapa suster memasuki ruangan.


"Maaf tuan, Anda bisa keluar", ucap salah satu suster itu.


Dengan terpaksa pria itu pun keluara dari ruangan cucunya.


"Tuhan lindungilah cucuku", ucap pria itu.


Ceklek...


Dokter yang menangani cucunya pun keluar dari ruangan itu. Pria itu pun langsung menanyai dokter yang kuar dari ruangan cucunya.


"Bagaimana keadaan cucuku?", ucap pria itu.


"Selamat tuan Alexandra, cucu anda sudah sadar dari komanya", ucap dokter itu.


"Apa?, cucuku sudah sadar, bolehkah aku melihatnya?", ucap Alexandra.


Alexandra pun masuk kedalam ruangan cucunya. Seorang gadis tengah terbaring terbaring dikasurnya sambil melihat kearahnya


.


"Cucuku, syukurlah kamu sadar nak, kakek sangat khawatir nak, kau tidur terlalu lama", ucap Alexandra.


"Berapa lama aku tertidur kek?", tanya gadis itu.


"Tak lama, sekitar 6 bulan saja", ucap Alxendra.


"6 bulan?", ucap gadis itu lagi.


"Iya", jawab Alexandra.


"Tapi dimana daddy mommy dan yang lainnya?", tanya gadis itu.


"Nanti kakek ceritakan, sekarang kamu istirahat dulu kakek akan membawakan makanan untukmu", ucap alexandra.


Gadis itu pun hanya mengangguk, Alexandra pun keluar dari ruangan cucunya.

__ADS_1


MANSION DIAMOND~~


"Kak kalian beneran mau kuliah di luar negeri?", tanya Bella pada ketiga abangnya.


"Iya dek, kita beneran", ucap Regan.


"Emang kapan berangkatnya?", tanya Bella.


"Besok", jawab Alex.


"Kok Bella ngga tau", ucap Bella.


"Lu kagak nanya sih, jadi kagak tau lah", ucap Axel.


Bella pun hanya mendengus kesal.


"Kalian mau kuliah dimana?", tanya Lea.


"Di london", jawab Regan.


"Di Amerika", jawab Alex.


"Gw di Australia", ucap Axel.


"Jauh amat, aku sendirian dong", ucap Bella.


"Kan kita juga megang perusahaan daddy dan papa", ucap Regan.


"Kagak, kan ada Lea", ucap Axel.


"Kan sepi", ucap Bella.


"Lu pen rame?, tonton Rambo aja, disitu ada tembak tembakan, ada bom, ada tinju tinjuan, jadi rame kan?", ucap Axel.


"Sa ae lu tong", ucap Regan.


"Mati ae sono", ucap Lea.


"Ye awas lu kalo kangen gw", ucap Axel.


"Abang gw kagak lu doang piyik", ucap Lea.


"Dih ganteng ganteng gini dikatain piyik", ucap Axel.


"Diem ae lu", ucap Bella dan Lea serempak.


"Perasaan gw dinistain mulu", ucap Axel.

__ADS_1


"BODO AMAT", ucap mereka serempak.


Axel yang mendengar jawaban dari saudara saudaranya hanya diam saja. Orang tua yang melihat tingkah laku anak mereka hanya bisa tersenyum sambil geleng geleng kepala.


__ADS_2