
"Hoam, jam berapa sekarang", ucap Christy sambil mengucek matanya.
"Jam 5 ternyata", ucap Christy.
Christy pun masuk ke kamar mandi dan melakukan ritual paginya. Tak lama pintu kamar pun terbuka, Christy pun menuju walk in closetnya untuk mengambil seragam sekolahnya.
5 menit pun berlalu, kini Christy sudah selesai memakai atribut nerdnya tap lupa ia mengambil tas sekolahnya.
"Cha sudah selesai", ucap Christy.
"Buka pintu", ucap Christy.
Pintu pun terbuka, Christy pun keluar dari kamarnya.
"Pagi Miss", sapa salah satu pelayan Christy.
"Pagi", ucap Christy sambil tersenyum.
"Hari ini Miss ingin sarapan apa?", tanya pelayan itu.
"Roti keju dan susu saja", ucap Christy.
"Baik Miss", ucap pelayan itu.
Tak berselang lama pelayan itu pun kembali sambil membawa makanan.
"Ini Miss", ucap pelayan itu.
"Terima kasih", ucap Christy.
Pelayan itu pun pergi dari hadapan Christy.
"Let's go to school", ucap Christy.
Christy pun menuju mobilnya, ia pun berangkat ke sekolah. Tak lama mereka pun sampai disekolah, Christy pun memarkirkan mobilnya seperti biasa. Saat ini keadaan sangat sepi hanya ada penjaga dan tukang sapu di sekolah ini.
Christy berjalan menuju ruang milikny, tak ada orang sama sekali hanya Christy saja yang berada di lorong itu.
Klek...
Ceklek...
Kini Christy berada di ruangan rahasia milik Christy. Christy pun membaringkan dirinya dikasur lalu menyalakan televisi yang ada disana sambil menunggu bel masuk.
Di Mansion Diamond, keluarga Christy tengah sarapan bersama tanpa Christy.
"Alex, dimana Christy?", tanya Samuel.
"Alex ngga tau pa", ucap Alex.
"Bi, Christy dimana ya bi?", tanya Ardel.
"Miss sudah berangkat nyonya dari jam 5 pagi", ucap Bi Rani.
"Kok tumben berangkat pagi pagi kan masuk sekolahnya jam 7.30", ucap Lea.
__ADS_1
"Maaf, saya tidak tau non", ucap Bi Rani.
Bi Rani pun pergi meninggalkan meja makan, entah sejak kapan para pelayan sudah tidak makan bersama saat tidak ada Christy.
"Ayo cepat kalian harus kesekolah", ucap Samuel.
"Iya dad", ucap Mereka bersamaan.
Kring.... kring.... kring....
Bel masuk pun berbunyi.
Christy yang sedang menonton tv pun mematikannya.
Christy pun keluar dari ruangannya dan menuju ke kelasnya. Pelajaran pun dimulai.
"Baik anak anak, pelajaran hari ini ibu akhiri, jangan lupa besok tugasnya dikumpulkan, selamat siang", ucap bu Rid ung merupakan guru bahasa indonesia.
"Siang bu", ucap murid serentak.
Christy, Eva, Regina, Milla dan Bella memilih menuju kantin. Mereka pun memilih duduk di kursi paling pojok, tak lama Devan dkk menghampiri mereka.
"Hai princess", ucap Alex.
"Hai juga prince", jawab Christy.
"Hai baby girl", sapa Regan.
"Hai daddy", jawab Christy.
"Ih princess kamu kok panggil aku daddy, apa aku setua itu", ucap Regan sambi memengangi wajahnya.
"Hahahaha, sudah sudah ayo kita pesan makanan", ucap Eva.
Mereka pun memesan beberapa makanan, tak lama makanan mereka pun datang mereka pun memakan makanannya sambil bersenda gurau.
Tak lama geng para cabe pun datang menghampiri mereka.
"Hai nerd", sapa Sisca tetapi tidak direspon oleh mereka.
"Aduh kasian deh di putusin sama Devan, eh ralat maksudnya di duain trus di putusin, emang deh ya kalo lu tu ngga cocok pakek banget kalo jadi pacarnya Devan, ya ngga guys", ucap Jesica.
"Yang pastinya", ucap para gengnya Sisca.
"Eh nerd lu kok murahan benget sih, kemarin kemarin lu deketin Devan trus sekarang lu deketin Alex ama Regan, mau lu apa sih", ucap Ratna.
Mendengar ucapan Ratna tentang hubungan Chriaty dan Devan, Bella yang sudah mengetahui kebenarannya tentang hubungan Christy dan Devan yang sebenarnya hanya bereaksi biasa saja.
"Eh emending lu semua pergi deh dari sini gw muak tau ngga liat wajah kalian kek tante tante girang", ucap Eva.
"Lu ya nerd", ucap Ratna sambil menunjuk kearah Eva.
"Eh nerd lepasin tangan lu dari rambut gw", ucap Sisca sambil menarik rambut Christy.
"Lu berani ya nerd, kalian pegangin dia", ucap Sisca.
__ADS_1
"Woi lu mau apain di woi", ucap Regan.
Sisca pun mulai melumurinya Christy dengan tepung. Sebenarnya Christy ingin membalas apa yang di lakukan mereka kepadanya tetapi ia membiarkan mereka bermain sebentar.
Bella pun mendorong tubuh Christy sampai terjatuh dan menabrak sudut meja yang membuat punggungnya terluka, Christy pun terjatuh.
"Christy", panggil Alex.
Christy mengangkat tangannya untuk memberikan tanda bahwa dia baik baik saja.
"Hahahahaha, cuman segitu kemampuan kalian", ucap Christy.
"Lu ya nerd", ucap Sisca.
"Aku akan mengurusmu terlebih dahulu", ucap Christy.
Plak...
"Ini karena kau menyakiti sahabatku", ucap
Christy.
Plak...
"Ini karena kau berani menyentuhku", ucap Christy.
"Berani beraninya lu nerd, gw akan buat lu dan keluarga lu bertekuku lutut pada gw", ucap Sisca.
"Ckckck, seharusnya kau yang akan kubuta bangkrut", ucap Christy.
Christy pun melepaskan ikatan rambutnya dan memghapus make upnya. Semua orang terpesona saat melihat wajah asli Christy, sementara wajah Sisca dkk pucat pasih saat mengetahui siapa Christy yang sebenarnya.
"ARDELIA CHRISTY ALEXANDRA ADIPATI, itulah namaku dan kau berani mengancam seseorang yang sangat berpengaruh di pasar dunia?", ucap Christy.
"Ma....maafkan kami Christy ka... kami janji kami ngga akan mengulang perbuatan kami", ucap Sisca sambil memegang kaki Christy.
"Lepasin kaki gw, kalo gw bukan orang penting mungkin lu bakal ngelakuin hal yang sama sampe gw ngga kuat", ucap Christy sambil menyingkir dari Sisca dkk.
"Ti.....tidak Christy ma...maafkan kami kami janji kami tidak mengilanginya lagi", ucap Jesica.
"Tidak, seharusnya kelakuan kalian ini diberi pelaran supaya jera", ucap Christy.
Christy pun menekan tombol di iphonenya.
"Putuskan kerja sama dengan perusahaan nomor 20, 21 dan 22", ucap Christy.
"Jangan, aku mohon Christy maafkan kami, kami janji tidak akn mengulanginya lagi", ucap Ratna.
"Aku mohon cabut kembali perkataanmu tadi, ku mohon Christy jangan buat keluargaku bangkrut, kami akan tinggal dimana Christy, jika kami bangkrut", ucap Jesica.
"Aku tidak akan mencabut keputusanku tadi, jika kalian memang menyesal atas perbuatan kalian, aku akan membantu kalian, aku sudah siapkan rumah jauh dari perkotaan dan juga sekolahan", ucap Christy.
"Terima kasih banyak Christy kami janji kami akan bertobat", ucap Sisca.
"Baiklah kalian bisa pergi", ucap Christy.
__ADS_1
Sisca dkk pun pergi dari kantin dengan perasaan malu dan juga menyesel atas apa yang mereka perbuat.