Ardelia Christy

Ardelia Christy
Kejutan


__ADS_3

Kring... kring... kring...


Bunyi alaram membangunkan Christy.


"Hoam", ucap Christy sembari merenggangkan otot ototnya.


"Jam berapa sekarang", ucapnya sambil melihat kearah jam dinding.


"Udah jam 3, lama banget gw tidur, gw juga belum makan siang", ucap Christy.


Ia pun langsung bangkit dari kasurnya dan menuju kamar mandi. Tak lama ia keluar dengan wajah yang lebih fresh dari sebelumnya. Christy pun mengambil iphonenya untuk melihat pesan pesan yang belum ia terima.


Ia pun membaca pesan ari Alkan.


Alkan♡ :


Mom, jangan lupa untuk menghadiri ulang tahun temanku mom, daddy sudah menyiapkan gaun untuk mommy di walk in closet. Aku dan daddy akan langsung ke tempat acara kami juga sudah membawa pakaian kami mom. Jangan lupa mom acaranya jam 8 malam. See you mom😍😘😍😘😍


Christy pun tersenyum melihat pesan Alkan, ia langsung berjalan menuju walk in closetnya untuk melihat gaun mana yang Alkan maksud. Sesampainya di walk in closet ia dibuat tercengang dengan sebuah gaun berwarna biru gelap yang sudah terpasang pada sebuah manekin, disamping manekin itu terdapat sebuah meja yang diatasnya terdapat sepasang sepatu berwarna hitam dan beberapa perhisan seperti gelang dan kalung yang berwarna silver. Ia juga menemukan sebuah mahkota yang dilapisi dengan berlian asli.


Saat melihat mahkota itu, ia menemukan secarik kertas pada tempat tiara, ia pun membukanya.


***Jangan lupa dipakai mom, kau harus terlihat cantik malam ini


See you


Alkan♡***


Christy pun tersenyum saat membaca surat dari Alkan.


Kruyuk...


Tiba tiba perut Christy berbunyi, meronta ronta seakan minta untuk segera diisi. Christy oun menaruh kembali secarik kertas yabg ia pegang dan kemudian ia keluar menuju dapur untuk mengisi perutnya.


"Miss sudah bangun, apa Miss ingin makan sesuatu?", tanya Reson yang sedang berada di ruang makan.


"Iya, tolong buatkan aku nasi goreng seafood sama salad buah", ucap Christy.


"Oh ya kejunya tolong dibanyakin ya", ucap Christy.


"Baik Miss", ucap Reson.


Reson pun segera menuju dapur dan meminta para koki untuk memasak makanan yang Christy minta.


Tak lama Reson kembali sambil membawa makanan yang Chriaty minta.


"Ini Miss", ucap Reson.


"Terima kasih", ucap Christy.


"Apakah ada lagi yang Miss inginkan?", tanya Reson.


"Ah tidak, kau bisa kembali bekerja lagi", ucap Christy.


"Baik Miss", ucap Reson.


Reson pun meninggalkan Christy yang sedang menikmati makanannya.


---


Waktu berjalan begitu cepat, sekarang sudah hampir jam 7 malam itu artinya kurang 1 jam lagi untuk acara kejutan yang dibuat Alkan, Jeno dan dibantu oleh keluarga serta orang terdekat Christy dimulai.


Kini semua orang yang terlibat dalam rencana ini sudah mulai berdatangan semua. Para penjaga pun sudah berjaga jaga di depan pintu masuk agar acara bisa berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan taupun serangan dari pihak lain.


Jeno terlihat mondar mandir di balkon kamar pribadinya sembari mulutnya berkomat kamit mengucapkan setiap kata yang membentuk sebuah lagu. Sedangkan Alkan terlihat sedang memainkan iPadnya sembari berbaring di sofa yang ada di dekat pintu balkon.


"Kenapa rasanya waktu berjalan begitu lambat", ucap Jeno.


"Kenapa kau tidak menghapalkan bagianmu?", tanya Jeno pada Alkan.


"Aku sudah menghapalkannya dad, daddy saja yang terlalu gugup padahalkan bagianku yang paling susah", ucap Alkan.


"Ayo dad kita turun", ucap Alkan sembari menaruh iPadnya.


"Ayo", ucap Jeno.


Alkan dan Jeno pun keluar dari kamar pribadi Jeno dan langsung menuju tempat acara.


Sementara di mansion, Christy tengah bersiap siap. Ia memakai gaun, high heel hingga perhiasan yang sudah disiapkan oleh Alkan dan Jeno. Tak lupa ia menyangul rambutnya lalu memakai mahkota.

__ADS_1


Ia pun memoles tipis make up di wajahnya. Setelah selesai Christy pun memasukkan iphone, kartu atm dan sejumlah uang ke dalam tas. Ia pun keluar dari kamarnya dan segera turun ke lantai utama.


"Reson, aku akan keluar, kau jaga rumah", ucap Christy.


"Baik Miss", ucap Reson.


Christy pun menuju mobilnya yang sudah terparkir di depan pintu utama. Mobilnya pun melaju keluar area mansion.


15 menit kemudian Christy pun sampai di sebuah hotel yang bernama Chienta White Hotel. Ia pun langsung memarkirkan mobilnya dan berjalan masuk ke tempat acara.


"Kenapa dekornya seperti acara bertunangan?", guman Christy.


"Dimana 2 lelaki itu?", guman Christy sembari mencari Jeno dan Alkan.


Tiba tiba seseorang menepuk pundak Christy dari belakang, Christy pun membalikkan badannya.


"Hai", sapa Devan sembari menggandeng tangan Bella.


"Emmm..., halo", ucap Christy canggung.


"Hai Christy", sapa Bella.


"Hai juga", ucap Christy.


"Gimana kabarmu?", tanya Devan.


"Em, baik", ucap Christy.


"Selamat ya atas pernikahanmu dengan kalian berdua", ucap Christy.


"Iya sama sama", jawab Bella.


"Apa kamu mencari seseorang?", tanya Devan.


"Em, iya sepertinya mereka belum kemari", jawab Christy.


"Apakah kamu ingin ikut dengan kami kesana?", tanya Devan sembari menunjukkan Eva dan yang lainnya.


"Em, sepertinya tidak", ucap Christy.


"Ayo kesana", ucap Bella.


"Eh Van lu abis dari mana?", tanya Arga.


"Ambil minuman sama Bella", ucap Devan.


"Gw bawa seseorang lho", ucap Bella.


"Disiapa?, dimana?", tanya Regina yang tak melihat seseorang yang dimaksud Devan.


"Nih", ucap Bella dan Devan bersamaan sembari menggeserkan tubuh mereka.


"CHRISTY", ucap Eva dan yang lainnya bersamaan.


"Em, hai", sapa Christy.


"Huwa gw kangen sama lu", ucap Milla yang langsung memeluk Christy.


Milla pun melepas pelukannya.


"Gw juga", ucap Regina yang bergantian memeluk Christy.


Regina pun melepas pelukannya. Christy pun melihat ke arah Eva.


"Apa kamu tidak ingin memelukku desainer Eva?", ucap Christy sembari tersenyum dan merentangkan kedua tangannya.


"Gw kangen banget sama lu", ucap Eva sembari berlari memeluk Christy.


"Lu kok tau gw jadi desainer?", ucap Eva sembari melepaskan pelukannya.


"Apa sih yang ngga gw tau dari kalian semua?", ucap Christy.


"Bagaimana kabarmu direktur Arga?", ucap Christy.


"Kabarku baik sekali nona Christy", ucap Arga sambil tersenyum.


Tiba tiba seseorang memanggil nama Christy dari arah belakang.


"Christy...", panggil seseorang.

__ADS_1


Christy pun membalikkan tubuhnya.


"Hai nona CEO", sapa Christy sembari terseyum.


"Apa kau tidak ingin memelukku?", tanya Christy.


Lea pun berlari kearah Christy dan lngsung memeluknya.


"Adik...., aku merindukanmu, maafkan aku", ucap Lea sembari menitihkan air matanya.


Christy pun melepaskan pelukannya.


"Hey kenapa kau menangis? Bukankan nona Lea sudah menjadi CEO?", goda Christy.


"Aku tidak menginginkannya, aku menginginkanmu adik, maafkan aku kakak aku sudah banyak melakukan kesalahan padamu", ucap Lea.


"Stt, aku sudah memaafkanmu, jadi berhentilah menangis", ucap Christy sembari menghapus air mata Lea.


"Hey kenapa kalian menangis juga?", ucap Christy saat melihat semua temannya menitihkan air mata.


"Hua, aku terhura", ucap Milla.


"Terharu woi bukan terhura", ucap Regina.


"Nah itu maksudku", ucap Milla.


Ctak...


Tiba tiba saja semua lampu yang ada ada di tempat acara padam.


"Lho kok mati lampu", ucap Christy sembari kelihat kearah lampu yang mati.


Berkat matanya yang tajam, Christy bisa melihat sekeliling meski dalam keadaan gelap gulita.


"Lho dimana semua orang?", ucap Christy sembari melihat sekeliling.


Dengan segera ia pun membuka tasnya dan mencari iphonenya berada. Saat Christy tengah mencari iphonenya, dari arah belakang Jeno, Alkan dan yang lainnya berjalan kearah Christy sembari membawa kue ulang tahun.


Jeno pun memberikan aba aba dengan tangannya.


1...


2...


3...


HAPPY BIRTHDAY TO YOU...


Christy yang mendengar itu langsung terlonjak kaget, ia langsung membalikkan badannya. Betapa terkejutnya dirinya saat melihat keluarga dan orang yang ia sayangi sedang memberikan kejutan kepadanya.


Matanya langsung tertuju pada kue ulang tahun yang dibawa oleh Alkan dan Jeno. Kue itu dihiasi dengan lilin berbentuk sebuah angka yaitu angka 22 yang merupakan umurnya sekarang.


HAPPY BIRTHDAY TO YOU...


HAPPY BIRTHDAY TO YOU...


HAPPY BIRTHDAY, HAPPY BIRTHDAY...


HAPPY BIRTHDAY TO YOU....


YEY...


HAPPY BIRTHDAY CHRISTY...


Melihat itu, Christy pun merasa bahagia sekaligus terharu dimana semua orang yang ia sayangi memeberikannya kejutan di hari ulang tahunnya yang ke 22.


TIUP LILINYA, TIUP LILINYA


TIUP LILINYA SEKARANG JUGA


SEKARANG JUGA SEKARANG JUGA....


"Make a wish dulu mom lalu tiup lilinnya", ucap Alkan.


Christy pun melakukan make a wish setelah itu ia pun meniup lilinnya.


"Yey, happy birthday mom", ucap Alkan.


"Terima kasih sayang", ucap Christy.

__ADS_1


__ADS_2