
"Happy birthday Christy, apa kau bahagia hari ini?", tanya Jeno.
"Hari ini aku sangat sangat bahagia, terima kasih Jeno", ucap Christy sembari memeluk Jeno.
"Christy", panggil Ardel.
"Mom, dad", ucap Christy.
"Happy birthday sayang, maafkan kami nak selama ini kami tidak pernah membuatmu bahagia", ucap Ardel.
"Apa yang mommy katakan, Christy selalu bahagia bersama kalian semua, Christy bisa seperti ini itu karena dukungan mommy dan daddy jadi mommy dan daddy tidak perlu meminta maaf", ucap Christy.
"Happy birthday princessnya daddy, maafkan kami nak jika kami berbuat kesalahan", ucap Samuel.
"Daddy tidak perlu meminta maaf, aku sudah memaafkan kalian semua", ucap Christy.
"Kamu memang baik hati sayang", ucao Samuel.
Samuel pun memeluk Christy, begitu juga dengan Ardel.
"Sayang", ucap Ratih.
"Mama, papa", ucap Christy.
"Happy birthday sayang, maafkan mama dan papa jika kami selau menyakitimu sayang", ucap Ratih.
"Mama dan papa tidak perlu meminta maaf, aku sudah memaafkan kalian semua", ucap Christy.
"Terima kasih sayang, papa jadi sangat bersalah karena telah menyakitimu nak", ucap David.
"Sudah lah dad, kau sayang kalian semua", ucap Christy sembari memeluk Ratih dan David secara bergantian.
"Princess", panggil Alex dan Axel bersamaan.
"Bang Alex, bang Axel", ucap Christy.
"Abang kangen princess abang", ucap Alex sambil memeluk Christy.
"Christy kangen abang", ucap Christy.
"Happy birthday princesnya abang, makin dewasa aja nih", ucap Alex.
"Makasih bang Al", ucap Christy.
"Ekhmm, jadi abang ngga dikangenin nih", ucap Axel.
"Christy juga kangen bang Axel", ucap Christy yang berganti memeluk Axel.
"Maafin abang princess, abang merasa tidak becus menjadi seorang kakak laki laki", ucap Axel.
"Christy udah maafin abang kok, jadi lupakan hal itu, kalian berdua akan selalu menjadi pangerannya Christy", ucap Christy.
"Kami sayang kamu princess", ucap Alex.
"Aku sayang kalian berdua", ucap Christy.
"Lia", panggila Regan.
"Abang", ucap Christy.
"Christy kangen sama abang", ucap Christy sembari berlari memeluk Regan.
"Abang juga kengen sama kesayangannya abang", ucap Regan sembari memeluk Christy.
"Selamat ulang tahun adik kecilku", ucap Regan.
"Hiks, abang", ucap Christy.
"Jangan pernah tinggalin abang lagi", ucap Regan sembari melepas pelukannya.
"Christy janji ngga akan ninggalin abang lagi", ucap Christy.
"Yaudah abang kesana dulu", ucap Regan.
"Iya bang", ucap Christy.
"Kalian?", ucap Christy saat melihat Devan dan yang lainnya.
"Happy birthday sayang kuuu", ucap Regina sambil memeluk Christy.
"Thank you", ucap Christy.
"Happu birthday", ucap Devan.
"Thanks ucapannya", ucap Christy.
"Happy birthday Christy ku, semoga kita semua selalu jadi sahabat selamanya", ucap Milla.
"Amin", ucap Christy dan yang lainnya.
"Kakak", ucap Christy saat melihat Lea dan Bella.
"Happy birthday sohib tercinta", ucap Bella sembari memeluk Christy.
"Thanks Bella", ucap Christy.
Christy pun melepaskan pelukannya.
"Kakak, ngga mau meluk Lia nih?", ucap Christy.
Dengan menitihkan air mata, Lea berlari memeluk Christy.
"Lia, maafin kakak, kakak selalu menyakitimu tetapi kamu selalu baik pada kakak", ucap Lea.
"Apa yang kakak bicarakan, itu semua sudah berlalu kak, Christy sudah memaafkan kakak", ucap Christy.
"Tapi kakak selalu menyakitimu", ucap Lea sembari melepaskan pelukannya.
"Kakak, lupakan itu semua, itu sudah berlalu kak jadi kita buka lembaran baru lagi kak dan hidup dengan bahagia", ucap Christy.
"Sudahlah kak, hari ini adalah hari ulang tahunku jangan mengacaukannya dengan air matamu kak ", goda Christy.
"Kau ini", ucap Lea.
"Ya sudah, kakak dan Bella mau kesana dulu", ucap Lea.
"Baiklah kak", ucap Christy.
Tak lama Davian dan Athur dkk menghampiri Christy.
"Kalian", ucap Christy.
"Huwaa, sweety ku sayang, gw kangen lu", ucap Angga sembari memeluk Christy.
"Woi diliatin orang, lu jan malu maluin kita", ucap Diko.
Mendapatkan respon tidak bersahabat dari Diko, Angga pun melepaskan pekukannya sembari memasang wajah cemberut.
"Huwaa sayang ku cinta ku muah muah ku, aku kangen kamu sayangku", ucap Diko sembari memeluk Christy.
"Ye..., sama aja kang kerdus", ucap Vano dan Angga bersamaan.
"Ye, biarin", ucap Diko sembari menjulurkan lidahnya.
"Selamat ulang tahun adikku", ucap Vano sembari menepuk nepukkan dadanya.
"Lu kalo mau nangis ya nangis aja, jan sok kuat gitu", ucap Diko.
__ADS_1
"Hua princess lu kok ninggalin kita hiks, jahat lu hiks", ucap Vano sembari memeluk Christy.
Christy pun meringis saat semua orang melihat kearahnya karena ucapan Vano yang menggema.
"Eh geb, lu kali ngomong dikecilin dikit napa, malu tau diliatin orang", ucap Angga.
"Ye maap, abisnya gw kangen", ucap Vano sembari melepas pelukan Christy.
"Happy birthday princessnya abang, jangan ninggalin kita lagi, lu bikin takut kita semua princess, abang ngga bisa banyangin kalo kamu beneran ninggalin kita semua", ucap Athur.
"Terima kasih abangku, ngga usah dibayangin kan udah kejadian", ucap Christy.
"Happy birthday Christy", ucap Davian.
"Jendral", ucap Christy.
"Maaf, aku baru bisa kembali sekarang aku benar benar menyesal meninggalkanmu", ucap Davian.
"Semuanya sudah berlalu, jadi anggap saja tidak terjadi apa apa", ucap Christy sembari tersenyum hangat pada Davian.
"Oh ya dengar dengar kamu sudah mengambil alih BDM?", tanya Christy.
"Ah iya", ucap Davian.
"Jaga baik baik mereka", ucap Christy.
"Siap tuan putri", ucap Davian.
Tiba tiba saja lampu yang menghiasi taman mulai meredup dan membuat semua orang yang ada disana merasa bingung. Sementara didalam hotel Jeni dan Alkan sedang bersiap untuk penampilan mereka.
"Cincin mana cincin", ucap Jeno cemas.
"Udah disiapin dad", ucap Alkan.
"Bunganya?", tanya Jeno.
"Sudah dad", ucap Alkan.
Jeno pun membenarkan headband microphonenya.
"Tuan", panggil Lucas.
"Bagaimana persiapannya?", tanya Jeno.
"Semuanya sudah siap tuan, hanya menunggu tuan saja", ucap Lucas.
"Baiklah, ayo kita mulai", ucap Jeno.
"Semangat dad", ucap Alkan.
"Oke, doakan daddy boy", ucap Jeno.
"Siap dad", ucap Alkan.
Jeno berjalan ke sebuah stage yang terdapat sebuah piano klasik berwarna putih. Ia mengambil posisi untuk memainkan piano itu. Jari jemarinya pun mulai bermain diatas tuts piano dan menghasilkan sebuah nada yang indah. Sebuah lampu menyorot kearah Jeno.
Mendengar dentingan piano, semua orang yang berada di tempat acara mulai mencari sumber suara begitupun dengan Christy. Christy pun terpanah dengan apa yang ia lihat. Seorang lelaki yang sangat ia kenali memakai tuxedo berwarna hitam sedang memainkan sebuah piano klasik berwarna putih.
Dentingan nada yang dihasilkan Jeno seakan mampu menghipnotis semua orang ditambah lagi suasana malam yang cerah dan ditemani oleh rembulan juga bintang menambah kesan romantis pada malam ini. Dentingan piano itu pun berubah menjadi sebuah nada lagu yang indah.
Jeno pun menyanyikan sebuah lagu milik Lee Seung Gi berjudul Will You Marrid Me (cari aja di youtube).
Narang gyeorhonhae jullae
Maukah kau menikah denganku?
Sebuah kalimat keluar dari mulut Jeno. Semua orang semakin terlarut dalam pesona Jeno. Bahkan Christy pun tidak sanggup lagi untuk berkata kata.
Narang pyeongsaengeul hamkke sallae
Uri duri alkongdalkong seoro saranghamyeo
Kita berdua dapat saling mencintai dengan manisnya
Na dalmeun ai hana neo dalmeun ai hana natgo
Mempunyai seorang bayi yang mirip denganku seorang bayi yang mirip denganmu
Cheonnyeon mannyeon apeujimalgo nan salgo sipeunde
Aku ingin hidup seperti ini ratusan, ribuan tahun lagi, tanpa saling menyakiti
Suara biola mulai ikut mengiringi lagu Jeno.
Soljikhi malhaeseo naega neol deo joahae
Kukatakan sejujurnya, aku semakin menyukaimu
Namjawa yeoja saie geuge jodago hadeonde
Dalam hubungan antara pria dan wanita. Ini adalah hal yang baik untuk dilakukan
Tiba tiba beberapa orang memakai kemeja putih dan celana bahan hitam yang merupakan dancer masuk kedalam stage dan melakukan dancing. Jeno pun berhenti memainkan piano dan mulai bernyanyi sambil melakukan dancing.
Naega deo saranghalkke naega deo aggyeojulge
Aku akan lebih mencintaimun aku akan lebih menjagamu
Nunmuri nago himi deulddaemyeon ipeulddaemyeon hamkke apahalgge
Saat menangis dan kesusahan
Saat merasa sakit, kita akan rasakan bersama
Pyeongsaengeul saranghalkke pyeongsaengeul jikyeojulkke
Aku akan mencintaimu seumur hidupku
Aku akan menjagamu seumur hidupku
Neomankeun joheun saram nanmangeol gamsahae maeil neoman saranghago sipeo
Aku bersyukur karena bertemu dengan orang sebaik dirimu aku ingin rerus mencintaimu di setiap hariku
Narang gyeorhonhae jullae
Maukah kau menikah denganku?
Alkan pun naik ke stage dan melakukan bagiannya yaitu sebagai rapper untuk membantu daddynya.
[Rap]
Merry me
Menikahlah denganku
Merry me maeiri haengboke gyeowoseo
Menikah denganku, setiap hari penuh kebahagiaan
Gwaensiri naeiri gidaedwineun saram
kaulah orang yang kuharapkan esok datang
Waeiri waeiri ddeollineun geolgga
Kenapa seperti ini?, kenapa seperti ini?, aku berdebar seperti ini
__ADS_1
Bogo ddo bwado naege jeirin sarang
Semakin ku lihat, kau tetaplah cinta yang terbaik bagiku
Geomeun meori pabburi dwoilddaeggaji
Hingga saat rambutku memutih seperti salju
Uri dureui saengi ggeutnalddaeggaji
Hingga hari dimana hidup kita berakhir
Sone mureun muthyeodo nune nunmul jeoldae anmuthyeo
Meskipun kau menderita, aku tak akan pernah membuatmu menangis
Setelah melakukan rapnya Alkan pun ikut melakukan dancing bersama Jeno dan beberapa dancer. Sementara Jeno melakukan bagiannya.
Neon naeui banjjok gaseum nan neoeui banjjok gaseumdwieo
Kau adalah separu jiwaku dan aku akan menjadi separuh jiwamu
Sumeul soneun geu sungan sungan neol saranghae julgge
Setiap aku bernafas, waktu dwmi waktu aku akan mencintaimu
Sigani jinaseo jureumi neureonado
Walaupun wakty berlalu dan kita mulai keriput
GGok jigeumcheoreom neowa na yeongwonhi hamkke hamkkeya
Seperti saat, ini kau dan aku akan bersama selamanya
Naega deo saranghalkke naega deo aggyeojulge
Aku akan lebih mencintaimun aku akan lebih menjagamu
Nunmuri nago himi deulddaemyeon ipeulddaemyeon hamkke apahalgge
Saat menangis dan kesusahan
Saat merasa sakit, kita akan rasakan bersama
Pyeongsaengeul saranghalkke pyeongsaengeul jikyeojulkke
Aku akan mencintaimu seumur hidupku
Aku akan menjagamu seumur hidupku
Neomankeun joheun saram nanmangeol gamsahae maeil neoman saranghago sipeo
Aku bersyukur karena bertemu dengan orang sebaik dirimu aku ingin rerus mencintaimu di setiap hariku
Alkan pun melakukan bagiannya.
[Rap]
Neoneun machi eoduwotdeon nae salmeun balhyeojuneun bit
Kaulah cahaya yang menerangi hidupku yang gelap
Bogeulbogeul jjigaesoriro bangyeojuneun jib
Seperti ruamah yang menyambut kedatanganku dengan suara sup yang sedang di masak
Mae mallatdeon nae mame naeryeojuneun bi
Seperti hujan yang membasahi hatiku yang telah lama kering
Sarangiran cham euimiga damgyeoitdeon si
Seperti biji yang dapat menumbuhkan buah cinta
Haneuri jeonghae jun unmyeong eui ggeun
Ini adalah takdir yang telah di gariskan oleh langit
Neowa na eui mannameun cheonsaengyeonbun
Perjumpaanmu denganku ditakdirkan oleh surga
Isesangeul dajundaedo baggulsu eobneun
Aku tak akan bisa menggantikanmu dengan apapun yang diberikan di dunia ini
Nae salme ojik pyeongsaeng neobbun
Dalam hidupku hanya ada kau seorang selamanya
Setelah melakukan rapnya, Alkan berjalan menuju Christy. Alkan pun menggandeng tangan Christy dan mulai membawanya ke hadapan Jeno. Sementara Jeno menyanyikan bagiannya.
Naega deo saranghalkke naega deo aggyeojulge
Aku akan lebih mencintaimun aku akan lebih menjagamu
Nunmuri nago himi deulddaemyeon ipeulddaemyeon hamkke apahalgge
Saat menangis dan kesusahan
Saat merasa sakit, kita akan rasakan bersama
Pyeongsaengeul saranghalkke pyeongsaengeul jikyeojulkke
Aku akan mencintaimu seumur hidupku
Aku akan menjagamu seumur hidupku
Tanpa disadari oleh Christy, Jeno menempatkan kedua tangannya dibelakang tubuhnya lalu seseorang menaruh sebuah buket bunga pada tangan kiri Jeno dan menaruh kotak cincin yang terbuka pada tangan kanan Jeno.
Neomankeun joheun saram nanmangeol gamsahae maeil neoman saranghago sipeo
Aku bersyukur karena bertemu dengan orang sebaik dirimu aku ingin rerus mencintaimu di setiap hariku
Jeno mulai berlutut, ia pun menyerahkan sebuket bunga mawar berwarna biru ditangan kirinya dan sebuah kotak yang berisikan sepasang cincin di tangan kanannya sambil mengucapkan lirik terakhirnya.
Narang gyeorhonhae jullae
Maukah kau menikah denganku?
Christy menatap Jeno tak percaya, bahkan ia merasa menjadi salah satu wanita paling bahagia di hari ini.
"Mungkin aku bukan pria yang romantis, yang selalu memberikan bunga setiap hari", ucap Jeno.
"Tapi dihari ini, aku Kim Jeno mengakui bahwa aku sudah jatuh hati padamu, dan dihari ini dengan segala keberanianku. Aku Kim Jeno melamarmu Ardelia Christy untuk menjadi pasangan hidupku sampai maut memisahkan kita. Jika kau bersedia menjadi pasangan hidupku maka ambilah sepasang cincin ini, jika kau menolak maka ambillah buket bunga ini", ucap Jeno.
Christy pun tersenyum mendengar ucapan Jeno.
"Will you marrid me?", ucap Jeno.
Terima...
Terima...
Terima...
Semua orang pun bersorak pada Christy untuk menerima lamaran Jeno, sementara Jeno sudah siap untuk mendengar penolakan Christy.
__ADS_1