Ardelia Christy

Ardelia Christy
4 Perusahaan


__ADS_3

Cahaya matahari seolah memaksa masuk kedalam mansion. Hari ini adalah hari Minggu, Alkan sedang berada di ruang pribadinya sementara Christy dan Jeno berada di ruang kerja Christy.


"Ini berkasnya", ucap Jeno sambil memberikan beberapa berkas.


Christy pun menandatangani berkas itu.


"Apa kau tidak kewalahan memegang 6 perusahaan sekaligus? Menurutku itu terlalu banyak", tanya Jeno pada Christy.


"Tidak", jawab Christy.


2 tahun setelah peresmian Axim Group, Christy memilih mendirikan 2 perusahaan berturut turut. Ya, meskipun 2 perusahaan itu tidak ditekan Christy untuk masuk ke nominasi perusahaan berpengaruh didunia, tetap saja mendirikan 2 perusahaan sekaligus tidaklah mudah.


2 perusahaan itu masing masing mencakup beberapa bidang, yaitu Second Group mencakup bidang perhotelan dan produksi makanan, Alzeen Group mencakup bidang pembuatan game dan pembuatan film.


Tak lupa A'r Company mencakup 4 bidang yaitu bidang pertambangan, arsitektur, brand fashion dan transportasi. Sementara Axim Group mencakup 2 bidang yaitu teknologi dan elektronik.


"Jadi bagaimana rencanamu?",tanya Jeno.


"Aku akan mengundur pembongkaran identitasku sampai disaat yang tepat", ucap Christy.


"Terserah padamu saja", jawab Jeno.


"Ayo keluar, Alkan pasti sudah menunggu kita", ucap Christy.


Jeno dan Christy pun keluar dari ruang kerja Christy. Crhisty malangkahkan kakinya menuju ruang utama, sementara Jeno memilih menuju ruang kerja miliknya yang berada di depan ruang kerja Christy untuk menaruh berkas yang ia bawa tadi. Ia pun bergegas menyusul Christy.


"Mom ayo kita markas, kau sudah berjanji mom mau mengajakku kesana", ajak Alkan.


"Iya sebentar, tunggu daddy dulu", jawab Christy.


Tak lama Jeno pun menghampiri mereka.


"Ayo dad", ajak Alkan.

__ADS_1


"Ayo", jawab Jeno.


"Reson, tolong kau jaga rumah kami akan keluar", pamit Jeno pada Reson.


"Baik tuan", jawab Reson.


Christy, Jeno dan Alkan segera menuju mobil yang sudah disiapkan oleh Reson. Mobil yang ditumpangi mereka pun berjalan keluar mansion.


"Mom, berapa lama kita tinggal disini mom?", tanya Alkan.


"Entahlah, memang kenapa boy?", tanya Christy.


"Aku ingin tinggal disini mom", ucap Alkan.


"Kenapa kau ingin tinggal disini boy?", tanya Jeno.


"Aku bosan dad berada di korea, aku ingin mencari suasana baru", jawab Alkan.


"Baiklah boya, kita akan tinggal disini", ucap Christy.


"Benar boy", jawab Christy.


"Oh ya dad, aku ingin sekolah dad", ucap Alkan.


"Sekolah?, bukankah selama ini kau homescholing boy?, kenapa kau ingin pergi ke sekolah?", tanya Jeno.


"Aku bosan dad, aku ingin pergi sekolah dad", ucap Alkan.


"Daddy akan mendaftarkanmu di sekolah milik mommy", ucap Jeno.


"Yey thanks dad", ucap Alkan sambil mencium Jeno.


"Jadi hanya daddy yang dicium, mommy tidak?", ucap Christy.

__ADS_1


Alkan pun mencium Christy.


"Terima kasih mom", ucap Akan.


"Sama sama boy", jawab Christy.


Mereka pun sampai di sebuah hutan rindang.


"Mom dimana markasnya, Alkan ngga liat tuh disini ada bangunan", tanya Alkan pada Christy.


"Coba kamu kesana boy", ucap Christy sambil menunjuk kearah hutan.


"Itu hutan mom", ucap Alkan.


"Coba sana lihat dulu", ucap Christy.


Alkan pun menuruti ucapan Christy. Dengan langkah perlahan namun pasti ia berjalan masuk kedalam hutan.


"Lihat yang jeli boy", ucap Christy.


"Eh...", beo Alkan.


"Kau menemukan apa boy", tanya Christy yang sedari tadi mengawasi Alkan.


"Mom ini.....", ucap Alkan tak percaya.


"Kau benar boy, itu hanya ilusi", ucap Christy.


"Ayo masuk", ajak Christy.


"Tapi mobilnya mom?", tanya Alkan.


"Sudah daddy urus, tenang saja", ucap Jeno.

__ADS_1


"Ayo masuk", ajak Christy.


__ADS_2