Ardelia Christy

Ardelia Christy
Pertemuan tak terduga


__ADS_3

"Pagi mom, dad", sapa Alkan.


"Pagi boy", ucap Jeno.


"Pagi juga boy", ucap Christy.


"Hari ini kau masuk sekolah boy, apa kau sudah mempersiapkannya?", tanya Christy.


"Sudah mom", jawab Alkan.


"Hari ini daddy akan mengantarmu, kebetulan daddy hari ini harus ke kantor", ucap Jeno.


"Iya dad", jawab Alkan.


Mereka pun menyantap sarapannya masing masing.


"Ayo boy kita berangkat", ucap Jeno sambil berdiri dari kursinya lalu mengambil jas dan tasnya.


"Mom, Alkan berangkat dulu", pamit Alkan.


"Ini bekal siangmu, hati hati boy", ucap Christy.


"Iya mom", jawab Alkan sembari menyusul Jeno yang sudah keluar terlebih dahulu ke mobilnya.


Suara mesin mobil terdengar dari luar mansion, mobil yang Jeno dan Alkan tumpangi pun melaju keluar area mansion.


"Huh sepinya, gabut juga", ucap Christy.


"Ngemall ae lah, pen nyalon gw dah lama kagak nyalon", ucap Christy.


"Reson, siapkan mobil hari ini aku ingin pergi ke mall", ucap Christy pada kepala pelayannya itu.


"Baik Miss", jawab Reson.


Christy pun melenggang pergi menuju kamarnya untuk bersiap siap. Tak lama ia pun keluar dari walk in closet miliknya. Ia memakai t-shirt putih dengan jaket kulit berwarna hitam, tak lupa ia memakai celana jeans hitam dan sneakers putih. Untuk bagian rambut ia hanya menggerainya saja.


Christy pergi meninggalkan kamarnya dan menuju ke pintu utama mansion. Ia memakai mobil sport hitam miliknya yang sudah dimodifikasi atas permintaannya.


"Reson, aku akan pergi tolong jaga mansion, jika ada masalah langsung hubungi aku", ucap Christy sembari masuk ke dalam mobilnya.


"Baik Miss", jawab Reson sembari menutup pintu mobil milik Christy.


Christy pun melajukan mobilnya menuju jalanan. Dengan lihai ia pun menyalip kendaraan yang ada didepannya. Ia pun sampai di sebuah mall miliknya.


Christy langsung turun dari mobilnya dan berjalan masuk ke gedung mall. Banyak pasang mata yang menatap Christy antara kagum dan juga iri. Ia pun tak memperdulikan mereka, dengan santainya ia berjalan menuju salon langganannya.


"Hai sis", sapa seorang pria yang merupakan pemilik salon itu.


"Hai Chin", jawab Christy.


"Ih, udah lama ngga ketemu deh, makin cantik aja kamu", ucap Chin tae yui.


"Bisa aja kamu Chin", jawab Christy.


"Jadi mau apa nih kesini, mau di apain nih rambut kamu, ih kok makin bagus aja rambut kamu jadi iri deh", ucap Chin tae yui.


"Diwarna kayak biasanya aja", ucap Christy.


"Oke, yuk kesana", ucap Chin tae yui.


Mereka pun menuju tempat yang sudah ditunjuk oleh Chin tae yui. Chin tae yui pun mulai mengubah rambut Christy, sesekali mereka juga membahas tentang gaya rambut yang sedang tren saat ini.


---

__ADS_1


"Ngemall kuy bosen deh aku tuh", ucap Bella.


"Yok, gw juga bosen pen ngewarnain rambut", balas Lea.


Mereka pun bersiap siap menuju mall.


"Oi, ayok", ucap Bella.


"Yok", jawab Lea.


"Naek mobil siapa nih?", tanya Bella.


"Mobil gw aja sekalian gw yang nyetir", jawab Lea.


Mereka pun masuk ke mobil milik Lea dan mobil mereka pun melesat menuju jalanan. Tak lama mereka sampai di sebuah mall. Mereka pun turun darti mobil dan mulai masuk ke dalam gedung mall.


"Kemana duli nih?", tanya Bella.


"Cari Sweater dulu aja", ajak Lea.


Bella menyetujui ajakan Lea. Mereka menuju sebuah toko yang menjual berbagai model sweater.


"Bagus yang putih apa yang item?", tanya Bella sembari mengangkat 2 sweater yang berbeda warna.


"Menurutku bagus yang putih", jawab Lea.


"Yaudah, mbak saya ambil yang putih", ucap Bella kepada pegawai toko.


"Saya ambil yang ini mbak", ucap Lea sambil memberikan sweater pink kepada pegawai toko itu.


"Ini notanya saya akan membawa sweaternya dulu, silahkan anda menuju kasir untuk mengambil sekaligus membayar barang anda", ucap pegawai itu.


Bella dan Lea langsung menuju kasir.


"Mbak, saya mau ambil sweater kami dan ini notanya", ucap Bella sambil membetikan selembar kertas.


"Ini kak", ucap Lea sambil memberikan uang seratus ribu berjumlah 3.


"Uangnya pas ya kak, ini barangnya terima kasih sudah berbelanja disini kak", ucap pegawai kasir itu sambil memberikam paper bag pada Lea.


"Iya kak sama sama", jawab Lea.


"Makan dulu yok, laper nih", ucap Bella.


"Gw juga laper, makan di restoran depan aja kan deket tuh ma salon, jadi bisa langsung kesana setelah makan", ucap Lea.


Bella menyetujui ajakan Lea, mereka berjalan menuju restoran China. Lea memesan beberapa makanan dan juga minuman. Mereka pun memakan makanan mereka sambil diselingi dengan perbincangan mereka.


Setelah membayar makanan mereka, Lea dan Bella berjalan menuju sebuah salon yang ada di depan restoran itu.


----


"Gimana hasilnya?", tanya Chin tae yui.


"Seperti biasanya, ini benar benar luar biasa", ucap Christy.


"Thanks lho ya udah mampir kesini", ucap Chin tae yui pada Christy.


"Hahaha iya, yaudah aku pamit dulu ya Chin", ucap Christy.


"Hati hati", ucap Chin tae yui.


Christy pun berjalan pergi dari salon milik Chin tae yui. Disaat yang bersamaan, Lea dan Bella berjalan dari arah berlawanan. Karena keasikan berbincang dengan Lea, tak sengaja Bella menabrak Christy hingga jatuh.

__ADS_1


Bruk....


"Eh aduh mbak saya minta maaf mbak, mbak ngga kenapa kenapa kan?", tanya Bella sambil mengulurkan tangannya.


Christy yang merasa tak asing dengan suara itu langsung mendongakkan kepalanya. Ia pun terkejut saat mengetahui siapa yang telah menabraknya tadi, begitu juga dengan Bella dan Lea saat mengaetahui seseorang yang Bella tabrak memiliki wajah yang mirip dengan seseorang yang mereka kenal.


"Christy", ucap Lea.


Dengan cepat Christy pun bangkit.


"Emm, maaf mbak saya buru buru", ucap Christy.


Christy pun melangkah pergi, dengan cepat Bella menarik tangan milik Christy.


"Tunggu", ucap Bella.


Christy menghela napas, ia pun membalikkan tubuhnya.


"Kenapa?", tanya Christy.


"Kau...., siapa namamu? Apa kita pernah bertemu sebelumnya?", tanya Bella.


"Maaf sepertinya tidak, nama saya Alexix", ucap Christy.


"Wajahmu, sepertinya tidak asing", ucap Lea.


"Wajah saya memang tidak asing, saya seorang model sudah banyak brand ternama menggunakan saya sebagai modelnya", ucap Christy.


"Maaf saya harus pergi, saya terburu buru", ucap Christy.


Dengan cepat Christy pun pergi dari hadapan Bella dan Lea.


"Kenapa aku merasa bahwa dia seperti Christy", ucap Bella.


"Aku juga, tapi tidak mungkin jika dia Christy, kau dengarkan kalau dia seorang model", ucap Lea.


"Iya", jawab Bella.


"Yasudah, yuk kesalon", ajak Lea.


Lea dan Bella masuk kedalam salon langganan mereka. Disisi lain, Christy tengah mengamati dua orang perempuan itu sebelum akhirnya mereka pergi.


"Untung saja", ucap Christy.


Christy pun bergegas pergi dari sana.


---


"Mom, Alkan pulang", ucap Alkan sembari berjalan masuk kedalam mansion.


"Mom", panggil Alkan.


"Paman, mommy dimana?", tanya Alkan pada Reson.


"Tuan muda, Miss sedang berada di mall, mungkin sebentar lagi beliau pulang", ucap Reson.


"Baiklah paman, aku akan kekamarku", ucap Alkan.


Alkan pun bergegas kekamarnya. Tak lama Jeno pun masuk kedalam mansion.


"Dimana Alkan dan juga Christy?", tanya Jeno pada Reson.


"Tuan muda sedang berada di kamarnya, sementara Miss sedang berada di mall tuan", ucap Reson.

__ADS_1


"Baiklah, aku akan kekamar ku dulu, lanjutkan pekerjaanmu", ucap Jeno.


Jeno pun melangkahkan kakinya menuju kamarnya.


__ADS_2