
kkaego buditcheoya hae (hae)
uril *** su ittorok
keuge soricheoya hae
(keuge soricheoya hae)
meolli beonjeo gadorok Oh
(meolli beonjeo gadorok)
yeorin bitteuri beonjeo ga
gin eodumeul da moranaen sungan
(bichi beonjeo ga moranaen sungan)
dashi kkaeeonaya hae (Yeah)
saeroweojin achime Oh
EXO -The eve
"Oke, gerakanmu sudah sempurna, hari ini latihanya sampai disini besok kita coba cover dance lagu Monster milik EXO", ucap Mark yang merupakan koreo Christy.
"Siap pak bos", ucap Christy.
Christy pun menuju sudut ruangan untuk mengambil barang barang miliknya. Ia pun keluar dari ruang dancenya.
Tokkek....Tokkek.... Tokkek...
Bunyi rington iphone Christy.
Ia sengaja mengubahnya menjadi suara tokek karena menurutnya suara tokek itu memiliki keunikan sendiri.
Tut...
"Hmm", ucap Christy.
"Miss, ada berkas yang perlu Anda tanda tangani", ucap Jiseok, sang sekertaris Christy di Axim Group.
"Kirimkan saja kerumahku", ucap Christy.
"Baik Miss", ucap Jiseok.
Tut...
Christy pun mematikan sambungan teleponnya, ia pun menaiki mobilnya dan menuju ke mansionnya.
__ADS_1
Di pertengahan jalan, tiba tiba seekor kucing berjalan melintas di depan mobil Christy. Christy yang terkejut langsung membanting stir kearah kanan hingga menabrak pohon yang ada di pinggir jalan.
Citttt....
Brakk......
"Sial", ucap Christy.
Dengan cepat Christy pun keluar dari mobilnya dan mengecek keadaan sang kucing. Saat ia keluar dari mobilnya ia melihat sang kucing yang sudah pergi jauh.
"Dasar kucing,", ucap Christy dengan kesal.
"Cing, besok besok kalo mau nyebrang tengok kanan tengok kiri dulu biar ngga ke tabrak!!", teriak Christy.
Christy pun mengambil iphonenya dan mengetik nomor seaeorang.
"Halo" ucap Jeno.
"Gw nabrak pohon, urus tuh mobil ntar gw share loc, gw pulang jalan kaki", ucap Christy.
Tut....
Christy pun langsung mematikan sambungan telepon.
Setelah mengirim lokasi mobilnya berada ia pun mengambil barangnya dan memilih pulang dengan berjalan kaki. Sudah 15 menit ia berjalan kaki dari lokasi kejadian. Ia pun sampai di mansionnya.
"Bi tolong buatkan aku tteokbokki pedas jangan lupa tambahin keju mozzarela yang banyak, trus aku juga mau pizza keju pedas ditambah ekstra keju, kirimkan ke ruang kerjaku Bi", ucap Christy.
"Baik Miss", ucap Bibi Kim.
Christy pun melangkahkan kakinya menuju kamarnya.
Ceklek..
Ia pun memilih mandi karena tubuhnya terasa lengket akibat keringatnya. Setelah mandi dan mengganti pakaiannya ia berjalan menuju ruang kerjanya. Disana terdapat beberapa tumpuk berkas diatas mejanya.
Setibanya di ruang kerja ia langsung menyalakan pemutar lagu miliknya. Ia memilih musik instrumen daripada lagu dari penyanyi terkenal. Tanpa berlama lama ia langsung mempelajari berkasnya.
Tok... Tok... Tok...
"Masuk", ucap Christy.
Ceklek...
"Miss, ini pesanan Anda", ucap Bibi Kim sambil membawa nampan yang berisikan makanan.
"Taruh saja disana Bi", ucap Christy sambil menunjuk meja yang berada di dekat sofa.
Bibi Kim pun menundukkan kepalanya, lalu berjalan keluar ruang kerja Christy. Christy langsung membereskan berkasnya lalu berjalan menuju makanannya berada, tak lupa ia mengambil ipadnya, ia pun memilih duduk lesehan dan langsung menyantap makanannya.
__ADS_1
-----
Di halaman mansion Christy, seorang pria dengan setelan jasnya berjalan tergesa gesa memasuki mansion Christy.
"Bi, dimana Miss?", tanya pria itu yang tak lain adalah Jeno.
"Miss, berada di ruang kerjanya tuan", jawab Bibi Kim.
Jeno langsung menuju ruang kerja Christy. Ia pun langsung masuk kedalam tanpa mengetuk pintu terlebib dahulu. Christy yang peka terhadap situasi dan kondisi, langsung mengetahui ada seseorang yeng berjalan menuju ruangnnya.
Ceklek...
"Ada apa?", ucap Christy langsung, karena ia tau kalau yang datang adalah asistennya.
"Kok bisa tau kalo gw masuk ke ruangan lu", ucap Jeno.
"Lu lupa ama gw pa gimana?", tanya Christy sambil melirik kearah Jeno.
"Hehehehe", ucap Jeno.
"Hehe hehe, dateng dateng langsung ambil pizza orang, kagak ada sopan sopannya lu ya, gw potong gaji lu tau rasa lu", ucap Christy.
"Ya jan gitu lah, eh lu kagak kenapa kenapa kan, gimana ceritanya pohon kagak bersalah lu tabrak ampe tu mobil lu ancur kek gitu?", tanya Jeno.
"Ya tinggal ditabrak apa susahnya seh, ribet amat idup lu", balas Christy.
"Ya kagak gitu juga", ucap Jeno.
Pen gw tenggelemin nih bocah lama lama, batin Jeno.
"Berani lu nenggelemin gw, gw potong punya lu", ucap Christy.
"Eh jangan dong, ntar gw kagak bisa produksi benih lagi dong", ucap Jeno ngeri.
"Produksi benih paan, orang lu sering buang buang benih pakek sabun", ucap Christy.
"Eh lu tau dari mana, lu ngintip ya?", tanya Jeno.
"Halah, orang lu ngedesah ampe kedengeran dari luar", ucap Christy.
"Ck", Jeno pun meminun matcha milik Cheisty.
"Woi curut, jan diabisin matcha gw", ucap Christy.
"Minta dikit aelah, pelit amat", ucap Jeno.
Christy pun merebut kembali gelasnya, ia pun membalikkan gelasnya sambil melotot kearah Jeno. Jeno yang tau akan terjadi sesuatu langsung berlari keluar ruang kerja Christy.
"JENOOOOOOO...... GW POTONG BENERAN PUNYA LU.......", teriak Christy.
__ADS_1
"Huwa mama, matcha pincess abis huwa", rengek Christy.
Sementara itu Jeno sudah berlari sampai kehalaman mansion, ia pun menaiki mobilnya dan menjalankannya keluar area mansion.