ARION The Trouble Maker

ARION The Trouble Maker
Pemimpin Baru


__ADS_3

Tepat pukul sembilan pagi, Dua mobil mewah memasuki gedung perusahaan Abraham. Dengan sigap Ray membukakan pintu untuk sang tuan muda.Arion keluar dengan wajahnya yang terlihat segar dan tampak dingin. Ia melangkah masuk ke dalam gedung perusahaan di ikuti Marco dan Mona dibelakangnya.


Di lobby, Jack bersama beberapa orang kepercayaan nya sudah menunggu dan menyambut kedatangan pimpinan perusahan Abraham yang baru. Ya, hari ini genap Arion berumur dua puluh tahun. Dan dia sudah memiliki hak penuh untuk mengambil alih kursi pimpinan.


Sedangkan semua dewan direksi dan pemegang saham sudah berkumpul di ruang rapat. Mereka tidak tau kenapa mereka dikumpulkan semua hari ini. Bahkan Mike dan Kinara juga hadir, karena mereka juga memiliki saham diperusahaan ini. Walaupun tak sebanyak milk kakak mereka William. Sejauh ini, saham terbesar tetap di milik William Abraham. Entahlah siapa yang mengurus semua itu. Karena orang yang mengurus Saham William tidak pernah datang untuk menghadiri rapat bulanan. Dan hasil dari pendapatan untuk William mengalir ke rekening Arion, putra bungsu William.


"Sepertinya kita telah dipermainkan seseorang, tuan-tuan. Karena kita menunggu sampai setengah jam, tapi tidak ada yang datang. " ujar Kinara yang sebenarnya dari tadi merasa ketar ketir.


Dia sebenarnya takut hari ini akan terjadi. Hari ulang tahun Arion yang ke dua puluh tahun. Hari di mana Arion akan datang sebagai pimpinan baru perusahaan, yang telah kosong selama sepuluh tahun terakhir. Dan hanya di kelola oleh beberepa orang tak di kenal, yang bekerja dibawah orang yang memegang hak asuh Arion.


Mulai terdengar kasak kusuk dari para dewan direksi yang membenarkan ucapan Kinara. Mereka yang kesal, ada yang mulai berdiri dan mulai melangkahkan kaki keluar dari ruang rapat. Namun suara pintu yang terbuka menghentikan langkah mereka.


"Selangkah saja kalian keluar dari ruangan ini, aku pastikan kalian tidak akan bisa melangkahkan kaki kalian masuk ke perusahaan ini lagi. " Sebuah suara berat seorang pria muda memperingatkan mereka semua yang ada di sana.


Arion masuk ke dalam ruang rapat bersama Jack dan Ray di belakang nya, disusul Marco dan Mona yang membawa berkas-berkas penting dibelakang Jack dan Ray. Dan diikuti beberapa wartawan yang mendapat udangan dari Jack atas persetujuan Arion. Jadi mereka tidak akan melakukan konferensi pers setelah ini.


Semua orang terkejut melihat sosok pria muda dan tampan itu masuk ke dalam ruangan rapat, dan yang paling membuat mereka tekejut adalah kehadiran Jack, yang berada di belakangnya.


"Arion.... kaukah itu nak? " Kinara menyebutkan sebuah nama yang mereka tunggu selama ini, dan mereka semua mengalihkan pandangan mereka ke arah Arion yang sudah duduk di kursi pimpinan.


Mona dengan cekatan menggantikan nama William Abraham di meja pimpinan menjadi Arion Abraham. Arion lalu berdiri dan memberikan hormat kepada para dewan direksi dengan membungkuk kan badannya.


"Salam hormat saya kepada kalian semua. Saya Arion Abraham putra sulung William Abraham. " ujar Arion memberikan salam kepada para tetua di sana.

__ADS_1


"Jadi benar kau Arion. " Kinara dengan tak tau malunya ingin mendekati Arion namun segera dihadang Marco dan Ray.


"Maaf, nyonya anda tidak bisa mendekati tuan Arion. " Ujar Ray yang menghalangi langkah Kinara.


"Hei,beraninya kau melarang ku mendekati Arion. Kau tidak tau siapa aku? " Bentak Kinara yang merasa tak Terima langkahnya untuk menghampiri Arion di hentikan oleh orang tak dikenal.


"Sebaiknya anda duduk di kursi anda nyonya Kinara. " ujar Arion dingin kepada tante yang dulu sangat dia sayangi.


Mendengar Arion menyebutnya dengan panggilan Nyonya, Kinara langsung menghentikan ulahnya yang ingin mendekati keponakannya itu.


"Apa tadi kau bilang, Arion? Kau panggil aku dengan sebutan apa? " tanya Kinara tak percaya, atau pendengarannya saja yang salah.


"Silahkan duduk di tempat anda nyonya kinara yang terhormat." ucap Arion dengan penuh penekanan di setiap katanya.


Kinara menutup mulutnya tak percaya mendengar keponakannya memanggilnya dengan sebutan nyonya yang terhormat.


Arion mengacuhkan Kinara yang mengiba kepadanya. Dia tidak akan terpengaruh dengan tangisan palsu tantenya itu. Karena di dalam hatinya sudah tidak ada rasa iba lagi. Yang ada hanya rasa benci dan dendam pada orang yang menjadi dalang kematian papanya.


"Jack, silahkan dimulai. "


Jack lalu mulai membuka rapat hari ini. Dan mulai membacakan semua agenda rapat.


"Sebuah pernyataan dari saya. Saya mewakili tuan muda Arion menyatakan kalau, Tuan besar William Abraham sudah meninggal sepuluh tahun lalu. Beritanya tidak kami sebarkan demi menjaga privasi dan keamanan di perusahaan. Sebagian dari kalian ada yang sudah tau akan hal ini." Sebuah pengumuman yang mengejutkan sebagian orang, namun tidak dengan sebagian lainnya yang sudah mengetahui beritanya.

__ADS_1


"Dan, bagi tuan Mike, saya ucapkan terimakasih karena anda sudah mau berpura-pura menjadi Tuan William Abraham selama ini. Tuan Mike adalah saudara kembar tuan Willy. Mereka adalah kembar identik yang sulit untuk dibedakan. " Jack memberi apresiasi atas bantuan Mike yang selama sepuluh tahun ini menyamar menjadi William Abraham.


"Dan mulai sekarang, Keberadaan tuan William Abraham sudah tidak ada lagi karena memang beliau sudah meninggal sepuluh tahun yang lalu. Namun, sebelum meninggal. Tuan Willy sudah menitipkan surat wasiat kepada saya untuk putranya tuan Muda Arion. Namun setelah menitipkan surat itu, saya disuruh pergi menjauh dari beliau, demi keselamatan saya dan keluarga saya. Tapi saya juga harus menjadi bayangan tuan muda Arion hingga sampai waktu yang di tentukan. " Jack mengambil jeda sejenak sebelum membaca surat wasiatnya.


"Surat itu berisi. Jika anakku Arion sudah berumur duapuluh tahun maka, aku serahkan kursi pimpinan kepada anakku Arion Abraham. Semua saham dan seluruh harta kekayaanku, aku serahkan kepada putraku. Jika Ada yang mengambil sejengkal tanah atau sesen harta kekayaan Abraham, maka Arion berhak menuntutnya. "


" Jadi di sini sudah jelas. Tertanggal hari ini, usia Arion Abraham sudah menginjak dua puluh tahun. Dan mulai hari ini, kursi pimpinan Abraham Akan diambil alih oleh tuan muda Arion. "


Semua surat wasiat dan KTP Arion juga di tunjukkan dilayar lebar, agar mereka semua percaya bahwa tidak ada manipulasi informasi dan data.


Semua orang yang awalnya shock mulai mengangguk mengerti dan mulai bisa menerima semua yang terpampang nyata di hadapan mereka. Sebuah Fakta bukan kebohongan.


"Jadi dengan ini, saya menyatakan kalau tuan Arion Abraham adalah pemimpin dari semua kerajaan bisnis Abraham. Mulai dari perusahaan ini, Yayasan Rumah Sakit, Sekolah dan Panti asuhan yang bernaung di bawah Abraham company, semuanya akan menjadi milik tuan muda Arion dan berada dibawah kepemimpinan tuan Arion. ' ujar Jack dengan Lantang.


Dan disambut tepuk tangan oleh para peserta rapat.


Pantas saja meskipun ada Mike diperusahaan tapi dia tidak bisa masuk ke dalam ruang pimpinan atau CEO. Karena ruangna itu sudah menjadi milik Arion Abraham sekarang.


Arion berdiri dan menundukkan badannya lagi, untuk. Mengucapkan terimakasih dan memohon dukungan kepada semua orang.


Namun tidak semua orang bahagia mendengar kabar ini. Dia adalah Mike. Dengan seenaknya dia berterima kasih kepadanya karena telah menyamar menjadi William selama ini. Tapi dia tidak mendapatkan apa-apa selain sedikit saham yang berikan ayahnya dulu kepadanya.


Begitu juga dengan Kinara, Kinara langsung mengepalkan tangannya di bawah sana untuk membendung amarahnya.

__ADS_1


"Sialan kau Jack, " Lalu pandangan nya beralih pada Arion yang tetap memasang wajah dinginnya itu kepada semua orang.


"aku akan membuat perhitungan kepada kalian berdua, karena sudah mempermalukan aku. " batin Kinara dalam hatinya.


__ADS_2