ARION The Trouble Maker

ARION The Trouble Maker
Perubahan Sikap Alex


__ADS_3

Rapat akhirnya selesai dan semua orang keluar dari ruang rapat, kecuali Arion, Jack dan para sahabatnya. Juga ada Kinara dan Mike yang berada disana.


"Apa ada yang ingin anda tanyakan kepada saya nyonya Kinara? " tanya Arion dengan tatapan tajamnya kepada tantenya itu.


"Arion, kenapa kau bersikap dingin kepada tante? Apa tante ada salah sama kamu, nak? " ujar tante Kinara dengan memelas.


Arion menyunggingkan senyum devilnya kepada tantenya. Sungguh wanita di depannya ini tidak tau diri.


"Apa benar, tante merasa tidak memiliki kesalahan kepadaku atau kepada keluargaku? " tanya Arion dengan alis terangkat.


"Kau ini bicara apa Arion. Tante kan selama ini yang sudah merawat dan membesarkan kamu selama ini. Mana mungkin tante bisa melakukan kesalahan kepadamu. " ujar tante Kinara masih dengan rasa tidak bersalah nya.


"Kita lihat nanti saja tante. " Arion berdiri dan akan meninggalkan ruangan rapat, tapi langkahnya terhenti kemudian menoleh ke arah Mike.


"Om, terimakasih karena om sudah sudi mengisi kekosongan tempat papaku. Tapi sayang sekali, anda tidak pernah bisa menduduki kursi nya. Dan aku harap, mulai sekarang kalian berdua tidak perlu menginjakkan kaki di sini. Cukup santai di rumah, mengurus rumah tangga sebagai istri yang baik. Dan mengurus ibuku yang tergila-gila padamu. Aku tidak akan pernah lupa mentransfer uang kepada kalian setiap bulannya sesuai besarnya saham kalian disini. " Ujar Arion dengan sikap arogannya kepada kedua orang yang tidak tau diri itu.


"Oh, ya. Untuk anak kesayangan om, Alex. Aku akan membiarkannya tetap bekerja disini, sebagai perbandingan ku saja mana yang lebih hebat apakah Alex atau aku. "


Tanpa menoleh lagi, Arion pergi meninggalkan dua orang yang masih duduk disana.


"Dasar, Arion sialan. " umpat Mike kepada keponakannya itu.


'Kita tidak bisa tinggal diam Mike. Kenapa sikap Arion bisa berubah seperti itu kepadaku, padahal dulu dia sangat menyayangi ku. Apakah dia tau perbuatan ku? " kata Kinara dengan segala kebingungan nya.


"Memangnya apa yang kau lakukan pada Arion, Kinara? Jangan sok suci kamu Mike. Bukankah kita yang bekerja sama melenyapkan William. " ujar Kinara dengan tangan yang terkepal, karena merasa dipermainkan oleh Mike.


"Cih, aku tidak pernah melakukan pembunuhan itu, hanya kau yang membunuh saudara kembarku, Willy. Sedangkan aku sama sekali tidak menyentuhnya. Aku sudah mendapatkan kekasihku kembali, Kanaya. Jadi aku tidak peduli denganmu. " Mike langsung meninggalkan Kinara yang seperti orang gila di ruangan itu.


Tanpa mereka sadari ada kamera cctv tersembunyi yang merekam semua ucapan mereka berdua yang dipasang oleh anak buah Jack.

__ADS_1


Arion yang berada di ruangan nya, dan memperhatikan cctv itu mengepalkan tangannya erat setelah mendengar pernyataan langsung dari mereka berdua. Sungguh, orang-orang gila itu, mereka harus Arion beri pelajaran.


"Mona, aku minta kepadamu untuk meretas cctv dirumahku dan dirumah Kinara. Aku ingin melihat apa saja yang mereka lakukan selama ini. "


" Baik, Tuan Akan aku lakukan sebaik mungkin."


"Bagus.Aku tau kau bisa. "


Arion menempatkan Mona disebuah ruangan rahasia di dalam ruangan Arion bersama Marco, di sebuah ruangan yang sangat luas dan sudah diisi beberapa komputer canggih yang disediakan Arion untuk sahabatnya melambainya itu. "


Sedangkan Ray dia tempatkan di ruangan khusus asisten pribadi. Semua itu disiapkan sebaik mungkin oleh Jack.


Tanpa mereka sadari, diluar sana sudah di gemparkan oleh berita yang beredar. Tentang kematian William Abraham sejak sepuluh tahun lalu. Dan kini, Yang menduduki tahta tertinggi di Abraham Comp adalah sang pewaris, yaitu Arion.


Wajah Arion yang tampan itu kini mulai berseliweran di media sosial. Mulai dari saat dia memasuki perusahaan sampai memasuki ruangan rapat dan memimpin rapat. Semua kejadian di ruang rapat itu sudah tersebar dimana-mana.


Termasuk melewati beranda sosial media teman-temannya dan juga Luna. Luna yang sejak tadi tidak semangat, kini berubah bersemangat saat melihat wajah pria yang dicintainya itu berseliweran dimana-mana.


Tanpa diketahui Luna, apa yang dilakukannya tertangkap mata Lucas. Saudara kembar Luna yang kuliah di tempat yang sama dengan Luna. Dia yang selama ini menyimpan rahasia kenapa Arion menjauhi Luna.


"Lo kenapa nyium-nyium ponsel, Lun. Kurang kerjaan aja. " celetuk Lucas yang sudah duduk di sebelah Luna.


"Lihat... " Luna memperlihatkan foto dan berita Arion yang beredar luas di internet.


"Ini beneran Arion? " tanya Lucas tak percaya.


"Lo bisa baca kan, Lucas? " ujar Luna denga ketus.


Lucas lalu membaca dengan detail semua berita yang beredar. Dan dia berdecak kagum dengan apa yang dilakukan Arion. Sungguh sangat mengejutkan.

__ADS_1


"Hebat banget dia. Lulus sekolah dengan menggemparkan satu sekolahan Dan sekarang dia kembali dengan menggemparkan media sosial di satu negara. Gue jadi pengen melihat reaksi papa. " kata Lucas dengan berdecak kagum dengan apa yang dilakukan Arion selama ini. Arion yang penuh rahasia dan kejutan.


"Papa? apa hubungannya dengan papa?" tanya Luna tak mengerti .


"Tidak apa-apa. Lo mau balik bareng nggak? " tanya Lucas pada Luna.


"Enggak deh, gue kan bawa mobil sendiri. Nanti gue mau mampir ke SMA dulu. "


"Ya udah kalau begitu. Hati-hati yah, gue cabut dulu. "


Lucas pun segera pergi melangkah meninggalkan Luna yang masih duduk sendiri di taman kampus. Namun tak lama, ada seseorang yang duduk di samping Luna, menggantikan Lucas.


"Selamat ya, akhirnya orang yang lo tunggu datang juga. " ucap Alex tanpa menoleh kepada Luna.


Luna hanya membalas ucapan Alex dengan tersenyum.


"Gue nggak nyangka, dia bakal balik lagi. Dan gue harap penantian gue selama tiga tahun ini nggak sia-sia. " ungkapnya pada Alex, tanpa ada rasa bersalah sedikitpun.


"Segera temui dia, Lun. Jangan sampe lo di tikung cewek diluar sana. Lo liat sendiri kan, Arion sekarang seperti apa, dan kekuasaannya seperti apa. Pasti banyak cewek diluar sana yang ngejar dia, dan banyak para pengusaha yang akan menyodorkan anak mereka untuk menikahkannya dengan Arion. Hanya untuk memperluas bisnis mereka. " kata Alex memperingatkan.


"Thanks ya, Lex udah peringatin gue. Gue sangat berterima kasih. Gue juga mau berterimakasih karena lo, nggak benci gue. Dan minta maaf karena gue udah mutusin hubungan kita. "


Alex tersenyum mendengar ucapan terimakasih dan maaf dari Luna.


"Lebih baik putus Lun, jika itu bisa melegakan hati kita, daripada kita lanjut tapi udah nggak ada rasa lagi di antara kita. " ucap Alex dengan berbesar hati.


"Semoga lo bisa dapetin hati Arion. Gue do'ain yang terbaik buat lo. " kata Alex sebelum dia pergi meninggalkan Luna di sana.


"Thanks Ya, Lex. "

__ADS_1


Alex hanya melambaikan satu tangannya, tanpa menoleh lagi kepada Luna.


Sungguh Alex telah berubah tapi entah karena apa dia berubah. Dulu dia yang sangat membenci Arion karena dia anggap Arion telah merebut papanya dari keluarganya sehingga membuat ibunya meninggal dan keluarganya hancur. Tapi sekarang, dia tau apa yang harus dia lakukan. Arion lebih menderita dari pada dirinya, dan dia mengetahui faktanya secara tidak langsung.


__ADS_2