ARION The Trouble Maker

ARION The Trouble Maker
Honeymoon


__ADS_3

Selama dalam pesawat mereka, para sahabat Arion dan Luna tak henti-hentinya berdecak kagum dengan interior dalam pesawat yang sangat mewah. Mamang selama ini pesawat pribadi Arion di tempatkan di Jerman dan akan datang saat dibutuhkan. Tapi sekarang, pesawat itu sudah berada di Indonesia karena si empunya tidak akan kemana-mana lagi, Dan mungkin hanya bepergian untuk urusan bisnis saja.


Kurang dari satu jam akhirnya mereka sampai juga di Pulau Dewata yang menyuguhkan keindahan alam yang dan keramahan para pribumi yang luar biasa. Turun dari pesawat jiwa misqueen Kevin meronta-ronta. Dengan gaya noraknya dia mengambil berbagai foto mulai turun dari pesawat sampai foto di depan pesawat pribadi Arion yang bertuliskan Arion Ab.


Puas berfoto-foto Arion dan teman-temannya keluar dari bandara, disana sudah ada tiga mobil yang menunggu mereka. Satu mobil mewah khusus Arion dan Luna , dan dua mobil Alphard untuk membawa teman-temannya.


Mereka benar-benar terkagum-kagum dengan fasilitas yang Arion berikan kepada mereka. Mereka tidak menyangka kalau Arion akan memberikan fasilitas terbaik kepada para sahabatnya


"Gini ini, enaknya punya temen kaya. Kita jadi kecipratan menikmati kekayaannya. " kata Kevin yang dari tadi tak ada hentinya mengoceh sejak berada di dalam pesawat.


Leo, Roy dan Beni hanya menggelengkan kepalanya melihat Kevin yang norak. Kalau di tanya apakah mereka senang dengan perjalanan ini, tentu saja mereka senang. Dan ingin terus mengoceh seperti Kevin yang tidak bisa menyembunyikan kekagumannya. Mereka hanya lebih banyak diam dan menikmati apa yang Arion berikan kepada mereka. Jika mereka ikut mengoceh seperti Kevin. Bisa dipastikan, kesombongan Arion akan berada di atas rata-rata.


Karena mereka tau bagaiamana sifat Arion selama ini. Dia akan semakin besar kepala jika terus di sanjung. Ya, walaupun semua kesombongannya itu, sesuai dengan kenyataan.


Satu jam perjalanan mereka tempuh dari bandara menuju villa milik Arion. Villa mewah dengan beberapa kamar di sana dengan interior yang bergaya aesthetic, dan memanjakan mata. Ada kolam renang pribadi juga di bagian belakang villa. Dan jika mereka keluar, yang terlihat adalah pemandangan pantai yang indah.


"Villa lo bagus banget, Arion. lebih bagus dari yang di puncak. " kini Beni yang angkat bicara. Karena dia tidak bisa lagi menahan decak kagumnya melihat Villa yang akan mereka tempati selama beberapa hari nanti.


"Tentu saja , gue gitu loh . Lu semua akan tinggal di sini , Sedangkan gue sama Luna akan berada di sana . " tunjuk Arionn pada sebuah Cottage yang berada sekitar 10 meter dari tempat mereka berada .


"Ngapain lu pisah sendiri dari kita-kita Arion , kan Mending kumpul-kumpul bareng kita ." Kata Kevin yang tidak mengerti apapun , tentang kegiatan bulan madu Arion dan Luna .


"Ogah , ntar lo kepingin dengerin suara-suara dari kamar gue dan Luna . Jadi mending gue sama Luna misah dari kalian semua , gue pengen nikmatin bulan madu gue sama Luna . Dan lu pada nikmatin liburan kalian ."


Mendengar kata-kata bulan madu Kevin jadi meneguk salivanya dengan kasar . Entah pikiran kotor apa yang sedang dia pikirkan saat ini . Sehingga membuat wajahnya berupa aneh .


"Kenapa wajah lo kayak gitu , apa lo lagi bayangin yang enggak enggak, Kevin." Ejek Leo kepada Kevin .


"Udah deh nggak usah mikir yang aneh-aneh , sekarang kita di sini untuk menikmati liburan kita yang tertunda dulu . Dan untuk Arion , nikmatin bulan madu lo . Semoga kita cepat diberi , keponakan yang lucu ." Sam angkat bicara karena mendengarkan perdebatan tak berfaedah dari sahabat mereka .

__ADS_1


"Iya betul kata Sam , kita nikmatin aja liburan kita . Barangkali kita juga akan mendapatkan Jodoh di sini . Cewek bule kan banyak di sini hahahaha..." Roy menimpali.


Arion dan Luna segera meninggal kan Villa tempat teman-teman mereka berada, menuju penginapan mereka berdua. Terserah apa yang akan mereks lakukan di sana. Yang penting Arion sudah menyiapkan semua bahan makanan dan setumpuk cemilan untuk para sahabatnya. Dia juga menyiapkan dua orang pelayang yang akan menyiapkan makanan untuk mereka semua.


Sedangkan Luna dan Arion akan menikmati bulan madu mereka berdua sajal. Tidak akan terlewatkan sehari pun untuk mereka tanpa sebuah percintaan yang panas. Mereka hanya berhenti saat merasa lelah dan lapar. Sungguh Luna dan Arion merasakan kebahagiaan dalam pernikahan yang baru saja mereka jalani.


Senja berganti malam, di Villa suasana semakin ramai karena para teman-teman Arion sedang menikmati malam dengan udara pantai yang menenangkan.


"Eh, ngomong-ngomong mereka berdua lagi ngapain ya , kok seharian ini nggak keluar sejak tadi dari villa . " Tanya Kevin yang kepo , dia selalu ingin tau apa yang terjadi.


"Udah deh nggak usah ngurusin urusan orang , yang penting kita di sini bisa liburan dan menikmati semua fasilitas yang diberikan Arion kepada kita ." Leo.


" Kurang baik apa coba sahabat kita itu , mana ada bulan madu ngajak rame-rame kayak gini kalau bukan Arion. " kata Roy yang ikut menimpali


"Biasanya kan kalau orang bulan madu hanya berdua saja ." Maya juga ikut ngobrol


"Udah biarin aja, namanya juga pengantin baru. tar lo juga bisa ngerasain gimana rasanya jadi pengantin baru kalau sudah menikah. " Sam yang angkat bicara.


"Cie... yang mau jadi pengantin juga.... "


Akhirnya Sam kena skak omonganya sendiri. Pasalnya satu bulan lagi, Sam dan Tania akan menikah.


Di penginapan Arion .


Mereka berdua yang baru saja menyelesaikan makan malam , sedang duduk santai menikmati acara televisi , lebih tepatnya drama Korea yang disukai oleh Luna . Arion hanya mengikuti apa saja yang diinginkan oleh Luna . Dia hanya duduk , mendampingi istrinya itu tanpa memperhatikan isi dari cerita film yang mereka tonton .


"Arion , kenapa kita tidak bergabung saja dengan mereka ? Aku pengen ngumpul bareng-bareng tahu . Protes Luna kepada Arion yang sejak tadi berdiam diri di dalam penginapan .


"Besok saja kita kumpul bareng mereka , aku akan mengadakan acara Barbeque di sana . Dan sudah menyuruh beberapa pelayan untuk menyiapkan semua acara untuk besok . Hari ini aku ingin berdua saja denganmu ya dan jangan protes . Putus Arion pada akhirnya .

__ADS_1


Luna mengerti , dia tidak akan memprotes keputusan Arion. Karena Arionn tidaak suka dibalas. Sekarang ,Luna lebih patuh kepada Arion Setelah menjadi suaminya . Dia akan melakukan apapun keinginan Arion asalkan tidak membuat Arion marah ataupun kesal . Arion pasti akan memberikan apapun yang dia minta .


"Lun, kamu capek nggak ?" Tanya Arion sedikit berbisik dan menggigit telinga Luna.


Luna yang mendapat bisikan Sensual dari suaminya mulai memasang ancang-ancang dan berhati-hati , kalau suaminya menginginkannya lagi . Kalau begini Luna tidak bisa lari ataupun menolak . Karena harian pasti akan mengancamnya ,dengan sebuah kalimat .


"Jangan menjadi wanita durhaka . Yang tidak mau melayani suaminya ."


Luna sampai hafal dengan kalimat itu . Karena dia sejak tadi siang dia mendengarnya dari mulut Arion. Sampai dia hafal di luar kepala , dengan ancaman Arion itu .


Luna langsung menatap Arion dan menunjukkan wajah mengibanya .


"Istirahat dulu ya , Aku capek Arion ." Kata Luna dengan wajah sendu


"Tapi aku belum capek aku masih kuat ." kata Arion dengan santainya .


"Nanti kalau kita sudah kembali ke Jakarta , aku akan mengajakmu berolahraga setiap hari .Agar tubuhmu fit dan tidak mudah mengeluh saat melayaniku ." Kata Arion sambil menaik turunkan alisnya menggoda Luna . Dia sangat senang menggoda Luna , karena Luna akan terlihat menggemaskan jika sedang kesal atau marah .


"Ariooonn ihhhh... kenapa sekarang kamu jadi mesum sih ?"


"Mesum sama istri sendiri nggak apa-apa Luna , daripada aku mesum sama orang lain .


"Awas aja kalau kamu sampai mesum sama orang lain , akan aku potong ekornmu itu . " kata Luna yang merasa gemas kepada Arion, yang terus menggodanya.


Iya.. iya.... Luna sayang. Sekali aja yuk , Setelah itu kita tidur . Arion masih mencoba merayu Luna , untuk berolahraga malam . Tapi Luna Masih betah memandang acara televisi yang ia lihat malam ini .


"Setelah ini ya, aku janji " kata Luna mencoba menawar


Harian langsung menghembuskan nafasnya kasar , karena harus menunggu drama ini selesai .

__ADS_1


__ADS_2