ARION The Trouble Maker

ARION The Trouble Maker
Luna dan Dinda Di culik


__ADS_3

"Sebentar lagi, aku juga mempunyai kejutan untukmu. " kata Kinara lagi dengan senyuman yang menakutkan.


"Ah... ini dia, tamu spesial yang aku tunggu sejak tadi, sudah datang. " Kinara lalu menunjukkan layar belakang untuk memperlihatkan, siapa orang yang dibawa oleh anak buahnya.


"Apa kau suka dengan kejutanku Arion? " kata Kinara yang menunjukkan dua orang wanita yang sangat berarti dalam hidup Arion.


Mata Arion langsung terbelalak saat melihat Dinda dan Luna berada di tangan Kinara .


"Apa yang kau lakukan kepada mereka tente , Kenapa kau menggunakan mereka untuk mengancamku . Mereka tidak bersalah lepaskan mereka. " Kata Arion dengan amarah yang tertahan.


Jack yang melihat reaksi Arion mengintip sedikit ke ponsel yang dipegang Arion. matanya juga ikut terbelalak saat melihat Dinda dan Luna berada dalam tawanan Arion.


"Cih... aku tidak akan melepaskan mereka, karena mereka adalah seseorang yang berharga untukmu kan. Karena itu datanglag kemari. Aku ingin melihat, siapakah yang akan kau selamat kan terlebih dulu. Adikmu, atau kekasihmu. " kata Kinara dengan tawa jahatnya.


Datanglah sendiri ke rumah ini, Jika kau membawa seseorang, baik itu polisi, atau anak buahmu, aku tidak segan-segan membunuh mereka semua yang ada di sini. " kata Kinara, dan langsung mematikan panggilan telponnya.


Dia lalu menyuruh orang suruhannya untuk mengikat kedua gadis itu bersama dengan Alex dan orang tuanya. Dia sendiri menuju meja makan, untuk makan. Karena sejak pagi dia belum makan. Dan untuk mengjadapi keponakannya sebentar lagi, Kinara butuh tenaga.


Flashback


Rombongan Sam, Leo dan kawan-kawannya saat ini sedang berhenti di sebuah rumah makan. Mereka akan istirahat sejenak dan mengisi perut mereka yang sudah lapar.


Tiba-tiba Dinda ingin buang air, dan dengan senang hati Luna mengantarkannya ke toilet yang tak jauh dari mereka duduk. Tanpa ada rasa curiga sedikitpun Luna dam Dinda masuk ke dalam toilet. Namun saat mereka keluar dari toilet, ada beberapa oran yang membekap nya dengan menggunaan Sapu tangan yang telah berisi obat bius, hingga membuat Luna dan Dinda tak sadarkan Diri. Lalu merek memasukkan tubuh Luna di dua buah tong sampah yang cukup besar dan muat untuk dimasuki tubuh Luna ataupun Dinda.


Tanpa disadari semua orang, Dinda dan Luna sudah dibawa pergi oleh mereka.


Teman-teman yang lain pun tidak merasa curiga karena mungkin toilet sedang ramai. hingga sampai lima belas menit berlalu, baik Dinda maupun Luna tidak ada yang datang. Hingga akhirnya, Tania mengajak Sam untuk melihat Luna dan Dinda di toilet. Lucas ikut bersama mereka, karena juga merasa khawatir dengan keadaan saudaranya itu.


Tania mencari Luna dan Dinda di semua toilet , tapi tidak ada satupun ruang toilet yang berisi Dinda maupun Luna . Tania keluar dengan panik karena tidak menemukan mereka berdua .

__ADS_1


Mereka tidak ada di dalam , Apa yang harus kita lakukan . Kita mendapat kepercayaan dari Aryan untuk menjaga denda . Kata Tania dengan air mata yang sudah bercucuran .


Tenanglah Tania , kita akan melihat apa yang terjadi dari CCTV yang berada di sekitar sini . Kata saya menenangkan kekasihnya itu


Lukas juga merasa khawatir karena tidak menemukan Luna di manapun , baru saja dia mengecek seluruh ruangan toilet , tapi adiknya dan adik Arion tidak ada .


Ketiga orang itu akhirnya meminta untuk bertemu dengan penanggung jawab restoran . Mereka ingin memastikan keadaan Luna dan Dinda sebelumnya . Manajer rumah makan pun mengizinkan mereka untuk mengecek CCTV untuk mengetahui kebenaran Apa yang terjadi .


Akhirnya mereka mengetahui , kalau Luna dan Dinda masuk ke dalam toilet dan tidak pernah keluar lagi . Kecuali dua orang berbadan besar yang masuk ke dalam toilet dengan membawa keranjang sampah yang sangat besar . Mungkinkah Dinda dan Luna berada di dalam tempat sampah itu .


Sam akhirnya meminta salinan CCTV tersebut , dia Lalu menghubungi Arion dan mengatakan apa yang terjadi . Selalu mengirimkan video tentang Luna dan Dinda .


Flashback off


Arion yang baru saja mendapat telepon dari Kinara , merasa terkejut karena langsung mendapatkan telepon dari Sam. Dia langsung mengangkat telepon itu dan berpura-pura tidak tahu dengan apa yang terjadi . Karena dia tidak ingin merasa bersalah .


"Arion , maafin gue . Gue nggak bisa melindungi Dinda dan Luna . Mereka berdua udah diculik ,saat pergi ke toilet gue kirim video cctv-nya ya . Sekali lagi gue minta maaf , kalau lo tau sesuatu kasih tahu ke gue , gue juga akan bertanggung jawab untuk melakukan tindakan kepada orang-orang yang sudah menculik Dinda dan Luna. "


Lukas yang mendengar kalau Arion mengetahui di mana Luna berada segera mengambil ponsel dari Sam.


"Katakan sama gue Luna ada di mana ."


"Luna dan Dinda diculik dan saat ini berada di rumah besar Abraham karena yang menculiknya adalah tante gue sendiri . Dia adalah orang yang sudah membunuh papa gue, William ABraham yang juga kakaknya.Kita harus hati-hati dalam menghadapinya, gue takut dia seorang psikopat. Jika tidak, baik Luna maupun Dinda Alex Mike dan istrinya akan dalam bahaya .Karena sekarang mereka berlima sedang disandera oleh Kinara. "Jelas Arion kepada Lucas.


Mendengar penjelasan Arion Lukas menjadi bingung sekaligus takut . Ini adalah tentang sebuah pembunuhan, pembunuh orang tua Arion yang dilakukan oleh saudaranya sendiri benar-benar menakutkan . Dan benar kata Arion mereka harus bersikap hati-hati dalam mengambil langkah ,jika tidak semua orang akan menjadi korban .


Setelah mendengar kabar dari Arion, lucas lalu menghubungi papanya dan menjelaskan semua yang terjadi. dia juga harus bersiap kalau mendapatkan hukuman dari papanya karena sudah berbohong dan bersekongkol dengan Luna.


Mendengar apa yang dikatakan Lucas tentang apa yang terjafi pada anaknya, membuat Ghavin naik pitam. Dia tidak menyangka kedua anaknya akan bersekongkol karena ingin berlibur dengan Arion. Dan apa yang terjadi sekarang. Anak kesayangannya itu, harus mengalami penculikan gara-gara Arion. Inilah yang Ghavin takutkan, jika anaknya memaksa untuk tetap berhubungan dengan Arion. Ghavin tidak menyukai Arion, karena dia berasal dari keluarga yang bermasalah.

__ADS_1


Ghavin segera menghubungi beberapa anak buahnya , untuk mengetahui apa yang terjadi di kediaman Abraham . Seperti kata Lukas , mereka harus bersikap hati-hati karena yang mereka hadapi adalah seorang pembunuh yang telah membunuh William Abraham seorang pemimpin perusahaan besar dan nomor satu pada masanya .


Sedangkan Arion sendiri mengatakan kepada Jack untuk masuk ke dalam rumahnya melewati Pintu Rahasia yang Arion tunjukkan sebelum dia masuk ke dalam rumah besar itu, beberapa orang Bodyguard Arionn berjaga di depan dan segera bertindak jika Arion dalam bahaya .


Sedangkan Ray dan Mona mengikuti Jack dari belakang. Jack memang mengetahui adanya tempat rahasia di ruang kerja Abraham, Tapi Jack tidak mengetahui kalau ada pintu rshasia yang menjorok keluar.


Arion dengan santainya memasuki rumah besar Abraham , rumah yang hampir 4 tahun tidak dia injak . Setelah beberapa tahun Ialu ia berkelahi di sini bersama dengan Alex .


Para pengawal yang disuruh oleh Kinara tidak mengerti Kalau yang datang adalah Arion. Dia menghadangnya dan bertanya mau apa dia kesini.


Arion hanya menjawabnya dengan gedikan bahu.


"Katakan kepada Kinara, kalau Arion ingin masuk." ujar Arion kepad orang yang berjaga


Mendengar nama Arion disebut , akhirnya penjaga itu menyuruhnya untuk segera masuk.


"Wah pertunjukan apa ini, kenapa mereka tante gunakan untuk mengancamku." kata Arion sambil bertepuk tangan.


"Cih, berani sekali kau mengatakan hal itu kepadaku . Aku ingin sekali bertemu denganmu Arion , dan Aku ingin tahu , seberapa besar kecerdasan dan nyalimu kemari. ." Kata Kinara sambil mengejek .


"Berapa kali pertanyaan yang akan di tanyakan kepadaku tante. Aku sudah cukup lelah menghadapai hari ini." Keluh Arion sambil memperhatikan kelima orang yang tubuhnya teriikat di kursi.


"Siapa yang akan kau pilih dan bantu jika kelima orang ini berada di tengah lautan dengan ombak yang cukup besar. " tanya Kinara dengan wajah mengejek.


"Aku akan menyelamatkan adikku , lalu aku terjun lagi , untuk menyelamatkan Kekasihku . Untuk mereka bertiga Aku tidak peduli entah mereka hidup ataupun mati , sungguh aku tidak peduli . " kata Arion dengan nada datarnya .


"Bagus sekali jawabannya kamu lebih memilih adik dan orang lain , daripada keluarga besarmu . " ketus Kinara.


Karena keluarga besarku , tak lebih hanya seorang yang serakah , Dia rela membunuh kakaknya, hanya untuk sebuah uang.

__ADS_1


Padahal Kalau dia mau minta sesuatu , papaku pasti akan memberi Karena papa adalah orang yang baik. Arion Sampai saat ini tidak percaya kalau pembunuh papanya adalah adik kandungnya sendiri yaitu kinara


note:Maaf kalau banyK typo yang bertebaran. Karena mata othor udah sepet banget. 🥱🥱🥱


__ADS_2