
Natasha masuk ke dalam kamar Arjun dan menutupnya dengan keras. Natasha sangat kesal bukan kepalang gara-gara Nathan yang sampai saat ini masih saja tetap menolak dan tidak mau berhubungan badan dengannya sama sekali. Padahal tadi dirinya sudah membayangkan hal-hal yang menyenangkan bersama Nathan. Ketika melihat pemuda itu masuk ke dalam kamarnya dan membuka pakaiannya di depan matanya.
" Nathan sialan!" rutuk Natasha kesal.
Natasha kemudian menghubungi Arjun untuk melaporkan semua hal yang dilakukan oleh Nathan kepadanya. Tentu saja dengan bumbu-bumbu sebab untuk membuat Arjun marah kepada putranya.
Natasha tidak tahu, kalau sejak tadi Arjun sedang memperhatikan semua yang dia lakukan di dalam kediaman Prawira melalui MacBook miliknya di dalam jet pribadi milik Prawira grup.
Natasha merasa kesel sekali karena sejak tadi Arjun tidak juga mau mengangkat panggilannya.
" Heran banget!! Kenapa ayah dan anak memiliki gen menyebalkan seperti itu? Berani sekali mereka menganggapku remeh seperti ini!" Natasha kesel kemudian melepas pakaiannya dan mencari kesenangan sendiri dengan memanggil supir pribadinya yang langsung masuk ke kamar Arjun.
Arjun mengerutkan keningnya melihat Apa yang dilakukan oleh sopir pribadinya Natasha saat ini tengah bersama Natasha di atas ranjang miliknya.
" Kurang ajar sekali!! Kenapa pelacur itu mau menggunakan ranjang kesayanganku dengan Santi untuk perbuatan mesum dia?" ucap Arjun kesal sekali.
Arjun kemudian menghubungi bagian Security yang ada di rumahnya untuk segera menyeret mereka berdua agar keluar dari kamar utama dan mansion miliknya.
Arjun tidak rela kalau kamarnya, khususnya ranjang kesayangannya, bersama sang istri tercinta yang sudah meninggal lama, digunakan maksiat oleh Natasha dan supir pribadinya Natasha.
" Cepat kau bawa 3 orang rekan kamu sekarang juga dan masuk ke dalam kamarku dan seret orang yang ada di dalamnya. Langsung usir mereka dari rumahku! Aku tidak rela kalau ranjang kesayanganku bersama Santi dijadikan tempat mesum oleh pelacur itu!" perintah Arjun kepada kepala security yang bekerja di rumahnya.
Kepala security merasa kebingungan dengan perintah tersebut. Akan tetapi dia tidak mau membuang waktu dengan bengong. Karena bagaimanapun dia tahu kalau saat ini Bos besarnya sedang memperhatikan semua yang dia lakukan. Karena dia sangat tahu di rumah itu, semuanya tidak ada yang luput dari pengawasan Arjun. Dia pun langsung melaksanakan tugasnya.
Dengan membawa tiga orang rekannya, dia pun langsung berlari menuju ke kamar utama dengan menggunakan kunci cadangan yang sudah diberitahukan oleh Arjun.
__ADS_1
Natasha dan supir pribadinya terlihat gugup saat mereka sedang bercocok tanam, tiba-tiba saja tiga orang security menerobos masuk ke dalam kamar itu.
" Aih, kurang ajar kalian! Lancang sekali!! Apa kalian tahu kalau aku adalah calon istri dari pemilik mansion ini?" tanya Natasha yang terkejut karena apa yang dia lakukan bersama dengan sopirnya diketahui oleh ke-3 security yang saat ini sedang berdiri di hadapannya.
Natasha menarik selimut untuk menutupi tubuh polosnya yang tadi sedang dinikmati oleh sopirnya.
" Maafkan saya Nyonya Natasha. Saya mendapat perintah dari Tuan Arjun untuk segera menyeret anda dan juga sopir anda untuk keluar dari mension ini sekarang juga. Beliau tidak rela kalau ranjang kesayangannya bersama istrinya tercinta dijadikan tempat mesum oleh anda dan supir Anda!" Natasha tersedak sarivanya sendiri mendengar perkataan security.
Natasha kemudian mengedarkan seluruh pandangannya ke dalam ruangan itu.
Natasha lemas seketika. Ketika di empat penjuru ruangan itu, dia melihat CCTV yang sedang aktif dan merekam semua yang terjadi di dalam ruangan itu.
Pada saat Natasha kebingungan dan juga takut kepada Arjun. Tiba-tiba saja ponsel ketua security berdering.
" Ya bos! Bagaimana?" tanyanya sambil terus mengawasi Natasha dan juga sopirnya yang saat ini sedang gemetar ketakutan.
" Baik bos," Sopir itu kemudian menyerahkan ponselnya kepada Natasha.
" Bicaralah bosku ingin bicara denganmu!" Natasha menerima ponsel itu dengan tangan gemetar dan juga ketakutan.
" Ya sayang," ucap Natasha gemetar.
Supir Natasha sudah menggunakan pakaiannya kembali dan bersiap untuk meninggalkan ruangan itu.
" Segera tinggalkan rumahku dan pergilah yang jauh! Jangan pernah datang lagi dalam hidupku. Aku tidak sudi melihat wanita sepertimu berkeliaran di dalam hidupku! Kau faham?" tanya Arjun dengan suara yang begitu dingin dan mencekam hati Natasha.
__ADS_1
" Tapi sayang Aku mencintaimu!! Bagaimana mungkin aku bisa meninggalkanmu begitu saja?" tanya Natasha sambil menangis.
Natasha paling tahu kalau Arjun tidak senang kalau dia menangis gara-gara dirinya. Berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah pasti hati Arjun akan luluh dengan air mata buaya yang selalu tersedia di kelopak matanya secara melimpah.
" Pergi baik-baik dari rumahku atau aku akan menyebarkan video mesum kamu tadi bersama supir kamu yang merangkap sebagai gigolo kamu ke publik, sehingga kau tidak akan lagi mempunyai wajah untuk tampil di layar kaca sebagai gadis Innocent dan baik hati!" ancam Arjun kepada Natasha yang langsung melotot sempurna.
" Kamu jahat!" Natasha langsung membanting ponsel tersebut karena sangat marah kepada Acuh dan juga ketiga security yang saat ini sedang menatapnya dengan amarah.
" Anda harus mengganti ponsel saya nyonya atau saya akan membawa kasus ini ke kantor polisi dengan kasus perzinahan dan juga perbuatan tidak menyenangkan. Oh ya, perbuatan Anda menerobos masuk ke dalam kediaman keluarga Prawira ini juga bisa menjadi kasus yang lumayan berat bisa memasukkan Anda ke dalam penjara selama beberapa bulan!" Natasha seketika merasa pening sekali kepalanya mendengarkan apa yang dikatakan oleh Kepala security.
" Kalian semua gila!" Natasha kemudian mengambil tasnya dan mengambil uang yang ada di dalamnya lalu melemparkannya kepada security tadi yang meminta ganti rugi atas ponsel yang sudah Dia banting hingga pecah berserakan di lantai.
" Sebagai seorang artis terkenal, perilaku dan moral Anda benar-benar sangat buruk! Saya merasa kasihan kepada para penggemar Anda yang menganggap bahwa anda adalah seorang Dewi yang sempurna tanpa cacat! Cepat keluar dari ruangan ini! Sebelum Saya memanggil polisi untuk menangkap anda dan menjebloskan anda ke dalam penjara!" kepala security sudah benar-benar kehabisan kesabaran melihat tingkah laku Natasha yang terlalu belagu menurutnya.
Natasha langsung memunguti pakaiannya dan memakainya secara serampangan. Karena dia tidak mau berurusan dengan Polisi ataupun sesuatu yang akan merusak namanya di depan publik.
" Kalian semua adalah orang-orang jahat yang tidak punya perasaan!" Natasha kemudian meninggalkan kediaman keluarga Prawira dengan sejuta umpatan dan rasa kesal luar biasa.
Hatinya sangat marah karena impian dan juga rencananya untuk bisa menguasai Mansion keluarga Prawira harus gagal begitu saja. Gara-gara kecerobohan dirinya sendiri yang tidak mengetahui bahwa di dalam kediaman Prawira terdapat begitu banyak CCTV yang mengawasi setiap gerak-geriknya.
Padahal Natasha sudah sangat gembira setelah mengetahui bahwa Arjun pergi ke luar kota dan meninggalkan dirinya di mansion Prawira hanya bersama dengan Nathan.
Semua rencana yang ada di kepalanya hancur berkeping-keping karena Nathan yang mengusirnya dari kamarnya. Ditambah lagi dengan kebodohannya yang malah mengajak sopirnya untuk bercinta di dalam kamar Arjun. Siapa yang menyangka kalau dalam kamar itu terdapat CCTV yang langsung tersambung ke macbook milik Arjun.
" Hancur semua!! Menyebalkan!" Natasha terlihat begitu geram dan sangat marah.
__ADS_1
Sopirnya hanya bisa melihat Natasha dari kaca spion dalam diam. Dia tidak berani untuk mengatakan apapun pada Natasha. Karena takut menambah amarah dari bosnya yang sudah setahun lamanya selalu meminta jatah ranjang kepadanya jika sedang butuh kehangatan sangat sakit dan tidak ada yang mau memberikan untuknya.
Pemuda itu sebenarnya cukup kasihan kepada Natasha yang selama ini selalu berjuang sendiri dalam hidupnya. Padahal Natasha masih tergolong orang kaya di negeri ini. Akan tetapi orang tuanya membuangnya dan menghapus Natasha dari daftar keluarga mereka setelah mengetahui semua kelakuan buruk Natasha di luar sana.