Asmara Satu Malam Bersama Istri Musuhku

Asmara Satu Malam Bersama Istri Musuhku
67. Ending


__ADS_3

Nathan merasa bahagia sekali setelah anaknya lahir. Semua terasa begitu mudah dalam hidupnya. Setelah pernikahannya bersama Delima. Hidupnya terasa begitu sempurna.


" Terima kasih karena kau sudah hadir dalam hidupku. Mewarnai dan menyempurnakannya aku benar-benar sangat beruntung." Nathan mencium kening Delima. Ketika mereka baru saja pulang dari rumah sakit setelah melahirkan.


" Sama-sama. Karena kamu sudah memberikan kebahagiaan ini untukku. Tanpamu aku tidak akan mungkin selengkap ini. Terimakasih sayang!" ucap Delima yang saat ini benar-benar sedang merasakan kebahagiaan.


Tiba-tiba telepon mereka berdering. " Arya? Tunggu sebentar Sayang. Aku akan mengangkat telepon ini dulu!" Nathan kemudian meninggalkan Delima dan mengangkat telepon dari Arya.


" Ada apa?" tanya Nathan.


" Bos Ke sinilah bantu aku untuk menyiapkan pernikahanku bersama Rebecca hanya kau yang bisa mewakili kedua orang tuaku untuk melamar wanita yang akan aku nikahi!" Arya yang saat ini sedang berada di rumah Rebecca langsung nelpon Nathan.


" Kamu ini bagaimana acara lamaran kok dibuat mainan kayak gitu?" tegur Nathan merasa jengkel dengan kelakuan Arya.


" Aku tadinya tidak berniat untuk melamar Rebecca, bos. Tapi ketika aku datang ke rumah kedua orang tuanya untuk meminta doa restu mereka. Aku malah disuruh untuk melamar Rebecca hari ini juga. Cepatlah Bos datang kemari dan tolonglah aku!" ucap Arya memaksa Nathan untuk segera datang ke rumah Rebecca.


Rebecca yang saat ini sedang melihat Nathan hanya bisa menatap laki-laki itu. Lelaki yang begitu nekat mendatangi kedua orang tuanya dan mengatakan ingin menikahinya.


Arya sadar bahwa dirinya tidak bisa hidup tanpa Rebecca. Dia telah terjatuh dalam permainannya sendiri dan akhirnya sekarang dirinya terjebak di dalam pusaran permainan itu hingga tidak bisa keluar lagi.


" Tapi aku baru saja pulang bersama dengan Delima. Aku tidak tega kau meninggalkan dia sendiri." ucap Nathan merasa bingung.


" Pergilah sayang. Tolong Arya agar bisa mendapatkan cintanya. Aku di sini tidak papa kok sendirian. Sebentar lagi Papaku juga datang untuk menjenguk cucunya." Ucap Delima sambil tersenyum kepada Nathan.


" Baiklah sayang." Nathan kemudian menghubungi Arya dan mengatakan kalau dirinya akan segera berangkat dari rumahnya bersama beberapa orang dari kantornya yang tadi secara mendadak dia panggil untuk menyiapkan seserahan yang akan dibawa ke kediaman Rebecca.

__ADS_1


Arya sampai terkesiap melihat semua yang dibawa oleh Nathan ke rumah wanita yang akan dia nikahi.


" Bos?? Kau benar-benar menyiapkan ini semua?" tanya Arya yang merasa tidak percaya dengan totalitas seorang Nathan dalam membantunya.


" Kedua orang tuamu sudah menitipkanmu kepadaku sebelum mereka meninggal. Tentu saja aku harus memberikan yang terbaik dalam acara terpenting dalam hidupmu. Aku tidak mau kalau nanti lamaranmu ditolak oleh calon mertuamu kalau kita tidak membawa apapun juga!" Nathan tersenyum kepada Arya yang langsung memeluknya dengan rasa haru yang luar biasa.


" Kau memang bos yang terbaik!" Arya sangat bangga sekali dengan kebaikan Nathan terhadapnya.


Mereka berdua pun kemudian masuk ke dalam rumah Rebecca dan mengutarakan niat mereka untuk melamar dan menikahi Rebecca. Rebecca benar-benar tidak percaya bahwa laki-laki yang dia incar untuk menjadi suaminya sekarang malah melamarkan dirinya untuk menikah dengann Arya.


' Dunia yang sungguh aneh dan penuh dengan misteri. Baiklah mungkin itu memang adalah jalan jodohku untuk bertemu dengan Arya. Aku akan lihat sejauh mana dia mencintaiku dan berjuang untuk mewujudkan cintanya padaku.' monolog Rebecca dalam hatinya.


Rebecca begitu terharu ketika melihat Arya yang meminta kepada orang tuanya untuk mengizinkan pernikahan mereka berdua.


" jJangan khawatir Pak. Arya adalah seorang laki-laki yang baik. Selama ini Arya telah menjadi Asisten saya dengan begitu sempurna. Bapak bisa tenang menyerahkan Rebecca dalam tanggung jawabnya." Nathan memberikan garansi penuh atas Arya yang pasti akan membahagiakan Rebecca.


Setelah acara lamaran diterima satu minggu kemudian mereka pun melangsungkan pernikahan dengan penuh kebahagiaan.


Semuanya merasakan kebahagiaan atas pernikahan Arya dan rebecca. Nathan bisa melihat bahwa Arya sangat mencintai Rebecca. Walaupun Nathan masih melihat kekaguman terhadap dirinya di mata Rebecca. Tetapi Nathan yakin secara perlahan Rebecca akan bisa mencintai Arya.


Apalagi Arya adalah seorang pemuda yang baik dan memiliki segalanya.


" Semoga pernikahan kalian langgeng dan semoga kalian berbahagia. Kami akan selalu mendoakan yang terbaik untuk kalian berdua!" Delima mengucapkan selamat kepada keduanya.


" Terimakasih!" ucap Rebecca yang terkesan Ketus dirasakan oleh Delima.

__ADS_1


Akan tetapi Delima tetap berpikir positif. Bahwa itu semua pasti karena sifat dasar Rebecca jadi dia tidak terlalu memperdulikan hal itu sama sekali.


Setelah pernikahan mereka selesai Arya pun kemudian langsung membawa Rebecca ke apartemen yang sudah dihadiahkan oleh Nathan untuk hadiah pernikahan mereka berdua.


Rebecca tercengang dengan apartemen yang ditempati oleh mereka tidak percaya bahwa Nathan benar-benar menghadiahkan apartemen itu untuk pernikahan mereka.


" Kau benar-benar yakin kalau Apartemen ini dihadiahkan oleh Nathan untuk kita?" tanya Rebecca seperti tidak percaya dengan apa yang ada di depannya.


" Ya. Sejak dulu Nathan itu bukan hanya sebagai atasanku. Tetapi dia juga sahabat dan juga saudaraku!" ucap Arya bercerita tentang kehidupan yang bersama Nathan selama beberapa tahun bersamanya.


Rebecca benar-benar takjub kepada Arya yang begitu diapresiasi oleh Nathan.


" Terimakasih!" Arya sangat terkejut ketika tiba-tiba saja Rebecca memeluknya dan mencium dirinya.


Walaupun Arya merasa bingung Tetapi dia mengikuti semua yang dilakukan oleh Rebecca terhadapnya.


Akhirnya malam itu mereka lewati dengan penuh kebahagiaan dan penuh cinta kasih.


" Semoga pernikahan kita akan memberikan kehidupan yang baru untuk kita berdua. Rebecca Aku harap kamu tidak berhubungan lagi dengan Bagas dan melupakan semua hubunganmu di masa lalu dengan laki-laki yang lain. Aku akan menerimamu menjadi istriku dan melupakan semua masa lalu kamu di mana aku tidak pernah ada di dalamnya! Mari kita bersama-sama untuk mengharumi rumah tangga ini menjadi rumah tangga yang sakinah mawaddah dan warohmah." ucap Arya setelah mereka selesai bercinta.


" Aku harap kamu bisa membimbingku untuk menjadi seorang istri yang baik dan memaafkanku ketika aku melakukan sebuah kesalahan!" Rebecca tampak meneteskan air matanya karena mengingat. Bagaimana kehidupannya di masa lalu yang suka gonta ganti pasangan di atas ranjang hanya untuk kesenangan sesaat.


" Semua orang pasti pernah mengalami masa yang sulit dan juga masa suram yang penting bagaimana kita berusaha untuk memperbaikinya!" ucap Arya dengan tersenyum kepada Rebecca.


TAMAT

__ADS_1


__ADS_2