Berlian

Berlian
Kost-Kostan


__ADS_3

Berlian berdiri di depan minimarket yg tak jauh dari kompleks perumahannyanya. Terlihat Ia sedang mengutak atik ponselnya.


"Telpon siapa ya ka Tari apa Ana nih, kalo ka Tari jam segini pasti uda tidur. Kalau Ana jam segini mungkin masih nonton" Gumamnya.


Akhirnya setelah melalui beberapa pertimbangan, Berlian memutuskan untuk menelpon sahabatnya Juliana.


*Sambungan Telpon


Ana: Hoaamm.. Ada apa Ian?"


Terdengar suara Juliana yg seperti baru bangun tidur.


Ian: Eeh kamu uda tidur ya, sory2 biasanya jg jam segini kamu masih nonton.. Eh tolongin aku"


Ana: Eehh kamu kenapa?"


Ian: Aku minggat dari rumah"


Ana: Hah.. Kenapa?"


Ian: Mama Sekar mau jual aku sama Om2"


Ana: HAAAH... OM-OM?"


Suara teriakan Juliana seakan2 mampu memecahkan gendang telinga Berlian. Berlianpun Seketika menjauhkan ponselnya dari telinganya.


Ian: Apa si An teriak2. Mending kamu kesini deh, temenin aku cari kost2an"


Ana: Ini uda tengah malam Ian, nekat banget sih kabur jam segini"


Ian: hmmm


Ana: Yaudah bentar aku pinjem mobil ka Radit dulu, untung2 kalo di kasih"


Ian: Ok, cepetan.


Ana: Iya iya sabar.


*Suara di balik telpon


"Ka Radit" ucap Juliana


"Emm?" Ucap Radit kakak Juliana


"Pinjam mobil yah" ucap Juliana


"Mau kemana jam segini?" ucap Radit

__ADS_1


"Mau nemenin temen cari kost2an, sekalian ka Radit bantuin cariin kost2an yg deket kampus ya" ucap Juliana


"Apaan, Ngak2" ucap Radit


"Aaaaa Ka Radit, sekali ini aja bantulah adikmu yg manis ini" ucap Juliana.


Berlian yg mendengar pembicaraan dua beradik dalam telpon itu seketika tertawa mendengar kalimat Juliana.


"Hmmm.. Yaudah" Ucap Radit


"Yaudah apaan?" ucap Juliana.


"Yaudah nanti di cariin, bawel banget sih" ucap Radit


"Yaudah sekarang ya" Ucap Juliana.


"Sekarang? ngapain mlam2 gini cari kost2an. waah gak bener nih anak" Ucap Radit.


"Iya makanya ini jg lagi mau Otw jemput temen mau cari kost2an nya. Ayolah ka ini untuk temenku dia habis kabur dari rumah" Ucap juliana


"Ih Ana ngapain juga bilang2 aku kabur dari rumah kan kesannya jelek" Berlian.


"Kabur? wahh. Gak bener tuh temenmu. Ga usah temenan lagi sama dia gak bener tuh, kabur2an dari rumah" Ucap Radit.


"Tukan bener, penilaiannya langsung jelek. hiks" Berlian


"Ih Ana itu juga ngapain pake di bilangin segala kan malu2in" Berlian


"Hah di jual sama om2? Kasian juga"Ucap Radit.


"Makanya cariin kost deket kampus biar gampang ke kampusnya. trus itu, kuncil mobilnya mana?" Ucap Juliana.


"Itu di atas meja" Ucap Radit.


"Ok. mkasih kakaku syg. Jangan lupa kost2annya" Ucap Juliana


"Hati2 uda tengah malam ini" Suara teriakan Radit.


"Iya" Balas Juliana juga berteriak


"Enak juga ya punya kakak cowok meskipun galak tapi peduli" Berlian


*Kembali ke telpn


Ana: Iaan, kamu masih disana?"


Ian: Ia. kakakmu marah ya?"

__ADS_1


Ana: Udah tenang aja, uda biasa dia gitu. kamu dimana aku kesitu sekarang.


Ian: Minimarket dekat perempatan masih bagian kompleks ku.


Ana: Ok2. OTW.


Sambungan terputus.


*Kost-kostan


Berlian dan Juliana duduk di teras depan salah satu kamar kost, itu adalah kamar yg akan di tempati oleh Berlian.


"Ingat ya disni ada peraturannya. gak boleh sembarangan. dengar baik2 peraturannya.


Jangan pulang lewat dari pukul 10 malam!


Di larang keras membawa tamu laki2 masuk ke dalam kamar, terlebih jika berduaan. jika rame2 bisa di toleransi pada siang hari!


Bayar kost tidak boleh lewat dari 5 hari saat masuknya tempo pembayaran. Pembayaran di mulai setiap tanggal 1. Jika sampai melewati 5 hari dan belum juga membayar kost maka akan segera di usir.


Jaga kebersihan kost, terutama area kost anda.



Bla bla bla....



Begitulah pemaparan dari seorang wanita berumuran sekitar 45 tahun, berbadan gemuk dan bertubuh pendek dengan menggunakan baju daster dan rambut yg di ikat sekenanya. Wanita itu tak lain adalah pemilik kost .


Mendengar pemaparan panjang lebar dari wanita itu, Berlian dan Julianapun seketika saling pandang dan menelan salivanya sendiri.


"Apa kalian mengerti?" Tanya wanita itu


"Mengerti buk" Jawab Berlian singkat.


"Baiklah ini kunci kamarmu. Karena untuk 2 bulan kedepan sudah lunas, maka kau harus ingat membayar tepat waktu pada bulan ketiga dan seterusnya"Lanjut wanita itu


"Baik buk" Berlian menerima kunci kostnya dan wanita itupun pergi.


"Kok bisa lunas dua bulan, kamu yg bayar ya?" Berlian bertanya pada Juliana.


"Paling ka Radit kan dia yg nemuin kost ini, lagian aku mana ada uang. udalah yuk masuk" Ucap Juliana seraya mengambil kunci pada Berlian dan segera memasuki kamar kost seakan2 kost itu adalah miliknya.


"Baik juga ternyata Ka Radit itu" Gumam Berlian


Lalu ikut masuk ke kamar kostnya menyusuli Juliana.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2