Berlian

Berlian
Kedatangan Mentari


__ADS_3

Pagi itu Berlian sedang malas2an di kamar kostnya, hari ini Ia memang tidak memiliki jadwal kuliah. Diliriknya jam di ponselnya menunjukkan pukul 08.45 pagi, di tariknya kembali selimutnya untuk melanjutkan tidurnya.


Tok tok tok


Sontak Berlian terbangun dari tidurnya, buru2 Ia duduk dan mengambil nyawa.


"Siapa ya, apa ibu kost, apa dia nyebutin kalo kita gak bisa bangun telat. aduh gimana ini?" Gumam Berlian.


Buru2 Ia berdiri merapikan sedikit wajahnya yg masih kusut khas bangun tidur. Dibukanya pintu kostnya secara perlahan.


Creeeeekkkkkk... suara pintuπŸ€ͺ


"Ka Tari. Kirain ibu kost" Sahut Berlian saat melihat yg datang adalah Tari.


Di jewernya telinga Berlian deng lembut oleh Tari.


"Bandel kamu ya kabur dari rumah gak ngabarin ka Tari" Ucap Tari


"Eeh eeh ampun ka, maaf" Ucap Berlian seraya memanyunkan bibirnya.


"Masuk dulu yuk ka, tapi berantakan aku belum beres2 soalnya. hehe" Ucap Berlian cengengesan.


"Kamu baru bangun ya?" Tanya Tari seraya duduk di atas kasur Berlian. Maklum masuk kamar langsung ketemu kasur.


"Hehe iya ka, lagi gak kuliah soalnya" jawab Berlian ikut duduk di atas kasur.


"Kok kamu sampai nekat kabur malam2, memangnya ada apa di rumah. terus kenapa gak ngabarin ka Tari?"


"Ian terpaksa ka, Ian takut sama mama Sekar. Mama Sekar makin nekat, masa Tari mau di jual sama om2"


"Hah dijual sama om2? Keterlaluan" Kesal Tari.

__ADS_1


"Terus Gimana, kamu gak di apa2in kan" Lanjut Tari panik


Berlian menganggukkan kepalanya. "Aku gak apa2 kok, untung aja om2 yg uda bayar aku itu kebetulan mantannya ibu jadi dia ngelepasin aku" Jelas Berlian dengan ekspresi yg sedikit senang.


"Mantannya ibu?" Tanya tari


"Iya katanya dia mantannya ibu pas SMA. Yg kasi aku ide buat kabur jg om itu, dia bilang aku harus cari tempat aman yaudah aku kabur aja"


"Hmmm" Tari menghembuskan nafas lega.


"Terus kenapa gak ngabarin ka Tari?"


"Aku takut ngerepotin kakak soalnya aku kaburnya jam 10 malam, aku pikir kakak pasti uda tidur"


"Harusnya kamu kabarin kakak aja, kalo ada apa2 sama kamu malah kakak makin khawatir kan" Ucap Tari seraya menggenggam tangan Berlian lembut.


" Iya ka, maaf. Oia. Ka Tari tau dari mana Ian disini, pasti dari Ana" Selidik Berlian.


"Siapa lagi. Tadi kakak gak sengaja ketemu sama dia di Jalan, terus dia bilang sama kakak kalau kamu kost disini" Jelas Tari.


"Oh jadi kamu mau nyembunyiin terusan hal ini dari kakak. hmmm?" Di jewernya telinga Berlian dengan lembut.


" Eehh eehh ngak kak, ampun2" Rintih Berlian dengan manja.


Taripun langsung menarik Berlian dalam pelukannya.


"Ibu, Sepertinya putri kecilmu ini banar2 sudah dewasa dan semakin berani. Meski masih sedikit ceroboh, setidaknya Ia tahu apa yg sebaiknya Ia lakukan. Apa aku sudah boleh meninggalkannya?" Tari.


Tanpa sadar Tari meneteskan air matanya dan di sadari oleh Berlian. Segera Berlian melepaskan peluknya dan menatap wajah Tari.


"Ka Tari kenapa nangis, apa karena Ian uda buat kakak kecewa dengan tindakan Ian? maaf?" Berlian menundukkan kepalanya.

__ADS_1


Buru2 Tari menyeka air matanya, dengan tersenyum di angkatnya dagu Berlian untuk bertatapan dengannya.


" Kakak cuman bahagia karena adek kecil kakak ini sudah semakin dewasa sekarang. Jadi kakak bisa sedikit tenang meninggalkan kamu sekarang" Ucap Tari kemudian tersenyum.


" Memangnya ka Tari mau kemana, kenapa ka Tari mau ninggalin Ian? Apa ka Tari marah sama tindakan Ian yg kabur dari rumah dan gak ngabarin ka Tari? maaf, Ian salah. Ian janji gak akan lakuin itu lagi" Ucap Berlian penuh penyesalan.


"Ngaklah. Kenapa ka Tari marah sama kamu, ka Tari ngak marah kok. Iya sih kakak kecewa kamu gak ngabarin kakak pas kabur kemarin, tapi kakak maklumin kok dan ka Tari gak marah" Jelas Tari


"Terus ka Tari mau kemana, bilang2 mau ninggalin Ian?" Tanya Ian sedih.


"Oh itu haha.. Ka Tari ada kegitan di luar kota, jadi ka Tari akan keluar kota untuk beberapa hari" Jelas Tari.


"Maafkan ka Tari ya karena harus bohong, nanti juga kamu akan tahu semuanya" Tari


"Oh gitu, kirain ka Tari mau kemana ternyata cuman ada urusan di luar kota" Ucap Berlian sambil mangguk2 seolah mengerti. Di balas Tari dengan senyum mengiyakan.


"Ka Tari mau ke kota mana?" Tanya Berlian kemudian.


"Bali" Jawab Tari singkat.


"Wah kerennya, bisa sambil liburan gitu ya ka?" Antusias Berlian


"Iya dong, Jangan iri ya?" Ucap Tari seraya mencolek hidung Berlian manja.


"Aaaa ka Tari. Ian nungguin oleh2" Rengek Berlian dengan wajah gemes.


"Iya nanti akan ada oleh2 special khusus buat kamu" Taripun kembali memeluk Berlian dengan syg.


" Maafkan kakak Ian, Kakak janji akan mengirimkan oleh2 yg paling special buat kamu" Tari.


Bersambung.....

__ADS_1


BUAT KALIAN YG UDA MAMPIR DISINI PLEASE!! TINGGALIN JEJAK LIKE DAN KOMENNYA YA.😍😍


MASUKAN KALIAN SANGAT MEMBANTU BAGI SAYA PENULIS YG MASIH BELAJAR..😘😘


__ADS_2