
Juno tengah disibukkan dengan beberapa pekerjaan di kantor. Setelah membereskan beberapa pekerjaan itu, Ia melirik layar ponselnya dan tertera jam yg menunjukkan pukul 12:50.
Pantas uda lapar.
Juno: "Keruangan saya sekarang". Panggilnya pada seseorang di balik telpon. Tidak membutuhkan waktu lama Rissa sekertarisnya memasuki ruangan.
Rissa:" Iya Tuan, ada yg bisa saya bantu?"
Juno:"Apa siang ini saya ada jadwal meeting?"
Rissa:" Iya Tuan. Anda ada pertemuan dengan Taiger grup jam dua siang ini" jelas Rissa
Juno:" Ok"
Rissa: "Apa anda ingin saya menyiapkan makan siang untuk anda?" Tawar Rissa seperti biasa.
Hal ini karena Juno selalu meminta Rissa untuk menyiapkan dirinya makan siang, karena Juno jarang sekali bahkan hampir tidak pernah makan siang dirumah dan Juno selalu enggan untuk makan siang di luar kecuali untuk urusan kerjaan.
Juno:"Boleh" balasnya singkat.
Setelah menerima arahan dari Juno, Rissa segera berlalu untuk memesankan Juno menu makan siang.
***
Juno menyambar ponselnya lalu dengan cepat menghubungi seseorang.
"Halo Tuan" Sahut seseorang di balik telpon.
Juno:" Buk mega, apa dia ada di rumah?"
"Maksud tuan, nona Berlian? Nona baru saja pulang tuan, nona ada di kamar" jawab buk Mega.
Junopun tersenyum, entah apa yg Ia pikirkan. Namun saat mengetahui istrinya itu ada dirumah Ia tiba2 merasa ingin makan di rumah siang ini.
Juno:" Saya akan pulang dan makan siang di rumah" Ucapnya setelah diam beberapa saat.
"Baik tuan, apa kami perlu menyiapkan sesuatu untuk anda?"
Juno:" Tidak perlu buk, saya akan makan apa yg ada" Balasnya. Merekapun mengakhiri telpon mereka.
Rissa tiba di ruangan Juno dengan mengantarkan senampan menu makan siang untuk Juno.
Juno:" Kau boleh membawanya keluar, hari ini aku akan makan siang di rumah" sahut Juno pada Rissa.
Hah...Kenapa enggak bilang dari tadi sih tuan, lagian tumben2nya tuan Juno makan siang di ruamh. batin Rissa.
Rissa:" Baik Tuan" tidak bisa menolak, Rissapun kembali membawa nampan itu keluar dari ruangan Juno.
Radit:" Kenapa di bawa keluar?" heran Radit saat menemui Rissa di depan ruangan Juno.
Rissa:" Perintah Tuan Juno, katanya mau makan siang dirumah" jelas Rissa.
Radit:" Oh" balas Radit singkat dan sedikit heran.
Tumben2nya Juno makan siang di rumah, apa mungkin ada hubungannya dengan Berlian?. batin Radit.
***
__ADS_1
Buk Mega:" Siang ini Tuan akan makan siang di rumah, siapkan menu yg baik dan yg tuan sukai" Jelas Buk mega pada pelayan yg bertugas untuk memasak.
pelayan:" Baik buk"
Berlian:" Selamat siang buk mega, selamat siang bik" Tiba2 suara Berlian terdengar di dapur dan menyapa pelayan dengan ramah.
" Selamat siang nona" balas mereka kompak seraya menunduk sopan.
"Ada yg bisa kami bantu nona?" tanya salah seorang pelayan
Berlian:" Aku mau makan ceker ayam bumbu mercon bik" balas Berlian.
pelayan: "Baik non, kami akan siapkan"
Berlian:" Enggak bik, aku mau masak sendiri. Bolehkan?" Pinta Berlian dengan sedikit memohon.
Pelayan saling beradu pandang, hal yg dipikirkan mereka seketika kompak.
Apa nona sedang hamil, mungkin nona sedang mengidam. pikir pelayan itu.
Sedangkan Buk Mega yg sedari tadi hanya berdiri tersenyum senang melihat Berlian.
Tuan ingin makan siang dirumah hari ini, pasti karena nona Berlian. Semoga lambat laun Tuan akan benar2 menerima dan mencintai nona Berlian. batin buk Mega.
Pelayan:" Tapi nona, Tuan akan makan siang dirumah hari ini, kalau tuan liat nona di dapur lagi nanti tuan akan marah"
Juno makan siang di rumah, setelah beberapa nulan kami menikah, ini pertama kalinya Juno makan siang dirumah.
Tiba2 ada rasa degdegan di hati Berlian saat tahu kalau suaminya itu akan makan siang di rumah. Namun hal itu membuatnya tambah semangat untuk memasak.
pelayan:" Tapi nona"
Buk Mega:" Tidak apa biarkan saja, nona silahkan memasak menu yg nona inginkan. Tapi tuan Juno tidak begitu menyukai makanan yg pedas, jadi nona jgn membuat yg tidak bisa di makan oleh tuan Juno" jelas buk Mega.
Berlian" Siap buk" balas Berlian semakin antusias.
Berlianpun mulai merakit menu ceker merconnya, sedangkan para pelayan tetap menyiapkan menu makanan yg lain.
***
"Tumben jam segini kamu kelihatan di rumah?" sahut Martha pada Juno saat melihat adiknya itu.
"Aku ingin makan siang disini, ada yg salah?" balasnya kesal karena Martha yg akhir2 ini semakin bawel pikirnya.
"Bilang aja kangen sama Berlian" goda Martha.
Seketika pipi Juno memerah saat mendengar ucapan kakaknya itu.
"Aku meninggalkan berkas penting di rumah, aku datang untuk mengambilnya dan sekalian makan siang" balasnya akhirnya.
"Masa, biasanya juga kamu minta orang yg ambilin" balas Martha lagi tak mau kalah
"Hais" kesal Juno dan berlalu meninggalkan Martha.
Juno memang orang yg tegas saat berhadapan dengan orang lain, namun saat berhadapan dengan Martha Ia tetaplah adik kecil bagi Martha yg selalu digodanya.
"Haha pipimu jadi merah No" Teriak Martha pada adiknya itu.
__ADS_1
Mendengar teriakan Martha, Juno semakin kesal Iapun berbalik untuk membalas kakaknya itu.
"Ka, sebaiknya kau mulai untuk mencari jodoh, aku bisa melihat kerutan di wajahmu saat kamu tertawa" Ucap Juno seraya kembali meninggalkan Martha di ruang tengah.
"Eh dasar kau ya, aku masih cantik" Teriaknya. Namun segera Ia berlari dan menemukan cermin untuk melihat wajahnya.
"Masa sih ada kerutan" gumamnya saat melihat wajahnya di cermin.
***
"Menu makan siang sudah siap" Ucap Berlian saat membawa menu makanan buatannya untuk di sajikan di atas meja.
Seketika Juno membelalakkan matanya saat melihat ceker ayam sedang terpajang di meja. Juno melirik ke arah pelayan yg bertugas untuk memasak. Pelayan hanya tersenyum takut2 lalu kembali menunduk. Mereka takut jika Tuannya itu akan marah.
"Apa ini, kenapa kaki ayam yg dimasak memangnya tidak ada dagingnya?" sahut Juno masih merasa aneh dengan menu yg dilihatnya.
"Bik, apa di dapur kehabisan bahan makanan?" lanjutnya
"Tidak tuan, tapi nona Berlian yg ingin makan menu ceker ayam" jelas pelayan semakin takut.
Aku memang bilang akan makan apa saja, tapi tidak kaki ayam juga kan. batin Juno.
"Ini namanya ceker ayam bumbu mercon, rasanya pedas mantap" Sahut Berlian seraya mengangkat salah satu ceker itu dan menggoyang2kannya tepat di depan wajah Juno.
Melihat kelakuan Berlian para pelayan saling tatap, takut kalau2 Tuan Juno akan marah dan berimbas pada mereka. Sedangkan Martha hanya tersenyum gemes pada iparnya.
"Aku sering liat orang makan ceker kelihatannya enak, tapi aku belum pernah makan. Sekarang aku akan makan yg banyak" sahut Martha dengan mulai meletakkan beberapa ceker dipiringnya.
Juno masih menatap pada makanan itu, Ia masih memikirkan apakah kaki ayam bisa di makan. Melihat suaminya yg belum bereaksi untuk memulai makannya, Berlian mengambil inisiatif untuk menyiapkan makanan di piring suaminya itu. Tak lupa memberikan beberapa ceker buatannya juga.
"Setelah makan ini, nanti kamu pasti akan lebih suka makan ceker ketimbang dagingnya" Ucap Berlian.
"Jika aku memakannya hari ini, maka ini untuk pertama dan terakhir kalinya" balas Juno. Sedangkan Berlian hanya tersenyum tidak menanggapi.
Kamu belum tau aja sensasinya. batin Berlian.
Merekapun memulai makannya, Berlian terlihat sangat lahap menyantap ceker buatannya. Begitu juga dengan Martha, meski ini pertama kali baginya memakan ceker namun Ia sangat menikmati ceker mercon buatan Berlian.
Melihat kedua orang itu yg dengan lahap menyantap ceker di piringnya, dengan ragu2 akhirnya Junopun mulai mengambil satu buah ceker dan memasukkannya ke dalam mulutnya. Terlihat Ia sedikit jijik saat pertama kali mendaratkan ceker pada mulutnya.
Ini enak. pikirnya saat mulai memakan ceker itu.
Tidak, ini sangat enak. pikirnya kemudian.
Iapun terlihat menikmati menu itu bahkan terlihat lebih nafsu ketimbang yg lainnya.
Saat melihat Juno yg sangat menikmati menu itu, Buk mega dan para pelayan tersenyum senang. Ternyata nona muda mereka kembali berhasil merebut hati Tuan muda mereka dengan masakannya.
"Kau suka?" tanya Berlian dengan tersenyum puas saat melihat tulang ceker yg hampir memenuhi piring Juno.
"Aku hanya lapar" balas Juno seraya meninggalkan meja makan.
BERSAMBUNG....
Hallo kakak2 sekalian, selamat membaca. Semoga kalian suka dengan ceritanya😊
Jangan lupa tetap jaga kesehatan kalian😘
__ADS_1