Cinta, Setelah Berakhir

Cinta, Setelah Berakhir
Bab053. Kamu Lagi


__ADS_3

Matahari pagi masuk ke sela-sela gorden kamar Rahma yang terbuka. Wanita itu menggeliatkan tubuhnya saat sinar matahari mengenai wajahnya.


Rupanya waktu telah menunjukan pukul setengah tujuh pagi, setelah tadi ia terbangun untuk melaksanakan kewajibannya, ia tertidur kembali.


Lalu Rahma bangun dan segera turun dari tempat tidurnya menuju kamar mandi, hari ini ia harus pergi ke resto untuk mengecek perkembangan resto miliknya, karena cuaca yang sering di guyur hujan pagi hari membuat wanita itu malas untuk pergi ke luar.


Setengah jam berlalu, Rahma baru selesai dengan ritual mandinya itu. Segera ia merias dirinya di meja rias.


..


Pukul delapan pagi Rahma baru saja sampai di resto nya, beberapa kali ia bertegur sapa dengan karyawannya, lalu ia masuk ke ruangan pribadinya.


Tok! Tok! Tok!


"Masuk.." tuturnya.


Tak lama pintu ruangan Rahma terbuka dari sana sosok Erina terlihat dengan menyunggingkan senyumnya.


"Selamat pagi mbak cantik, apa kabar.?" sapa gadis yang bernama Erina tersebut.


"Pagi juga., Erina cantik." tutur Rahma kembali dan keduanya pun tertawa.


Setelah Erina memberikan beberapa laporan gadis itu kembali ke meja kasirnya, dan Rahma pun fokus mengecek laporan yang Erina berikan itu.


.


Satu jam berlalu Rahma selesai mengecek laporan resto nya, ia tersenyum puas, karena pengunjung semakin banyak. Senyumnya merekah lalu ia berdiri dari kursi kerjanya dan keluar ruangannya untuk melihat pengunjung hari ini.

__ADS_1


'Alhamdulillah...' gumamnya dalam hati menyaksikan resto yang sudah ramai saat ini.


"Mbak mau makan, biar saya siapkan..?" ucap salah satu karyawannya.


Rahma pun menoleh pada sumber suara itu lalu ia tersenyum sambil menganggukan kepala nya. "Boleh, nanti kamu anter di meja pojok sana aja, saya pengen ngeliat pemandangan dari sana."


Karyawan yang bernama Heru itu pun melihat pada arah yang Rahma tunjuk. "Baik mbak, mbaknya mau makan apa..?" tanya heru kembali.


"Salad aja, sama air putih ya." jawab nya sambil tersenyum.


"Ada lagi..?"


"Enggak Ru, cukup."


Semua karyawan di sana memanggil Rahma dengan sebutan mbak tak lain adalah keinginan Rahma sendiri, ia tidak mau di panggil ibu, karna fikirnya itu panggilan terlalu tua untuknya.


"Maaf nona saya duluan yang duduk di sini." ucap seseorang di sana.


"Kamu.."


Kamu..."


Keduanya berucap bersamaan sambil saling menunjuk.


"Setiap saya ketemu sama kamu kenapa ya bawaannya kesel mulu." ucap Reyhan sambil mencebikkan bibirnya.


Rahma pun tak kalah ucapan dengan pria yang kini di depannya sekarang. "Kamu fikir aku juga suka gitu ketemu sama kamu."

__ADS_1


Dan keributan keduanya pun terjadi beberapa pengunjung melihat ke arah mereks berdua.


Erina yang sedang menjaga meja kasir pun melihat aksi bos nya yang sedang adu mulut dengan pengunjung resto itu. Lalu gadis itu segera menghampiri kedua nya untuk mengelerai perdebatan di antara kedua nya.


Reyhan yang melihat Erina ke arahnya ia segera menyapa gadis itu


"Kebetulan kamu kesini, nih pendatang ini usir aja, dari tadi mulutnya nyerocos terus kaya kereta api." ucap Reyhan sambil menunjuk pada Rahma.


"Hey cowok aneh, jangan asal kalau ngomong, kalau kamu gak ngeselin aku juga males ngomong sama kamu."


"Mbaaakk udahh.. Duhh mas maaf yaaa.." ucap Erina.


"Kamu mau usir dia atau panggilkan bos kamu kesini." tutur Reyhan sambil menatap ke sembarang arah.


"Maaf mas, ini bos saya." tunjuk Erina pada Rahma.


Reyhan yang masih menatapkan mata nya ke segala penjuru kaget. "Hah..?? Ini bos kamu."


"Iya mas ini bos saya mbak Rahma.."


Rahma yang terlanjur kesal pada laki-laki di depannya ia segera beranjak dari sana. "Rin,, tolong bilang ke Heru makanannya antar aja ke ruangan saya."


"Baik mbak.." tutur Erina.


"Silahkan mas duduk kembali, mas nya mau pesen apa." ucap gadis itu sopan.


Lalu Reyhan kembali duduk dan memilih makanan di buku menu yang tersedia di meja nya.

__ADS_1


-Bersambung...


__ADS_2