Cinta Ku Terhalang Level

Cinta Ku Terhalang Level
episode 19 : apa kamu baik-baik saja??


__ADS_3

waktu berlalu begitu cepat..semua sudah kembali lagi ke asalnya..Regan yang seorang super star, semakin bersinar, bahkan tidak mudah untuk melihat gambarnya dimanapun itu..hampir di semua baliho besar terpampang wajahnya..sementara Una kembali menjadi gadis biasa, yang harus loncat sana sini mencari pekerjaan demi menyambung hidup nya..


awalnya begitu berat, karena berita yang menyebar dan mengatakan dia adalah seorang wanita yang sudah berkhianat karena memanfaatkan lelaki..iya..berita itu cukup menyita waktu dan pikiran Una..pekerjaan begitu sulit dia dapatkan, dan seandainya dapat pun itu tak pernah lama, beberapa orang bahkan sempat protes karena kehadirannya..seiring berlalunya waktu syukurlah perlahan Una bisa kembali berdiri..dia tidak segan melakukan banyak pekerjaan paruh waktu..apapun itu...menjadi penjaga minimarket, binatu, pandu wisata, foto copy, apapun selama itu menghasilkan uang...


di sela-sela waktu istirahatnya tidak jarang dia memikirkan Regan, hanya saja itu tidaklah harus terus dia lakukan, dia sadar jika calon Cinderella ini sudah gagal audisi...


terkadang hatinya begitu rindu, dia tahan semua rindu itu dan memendamnya seorang diri...saat dia melihat gambar Regan, dia selalu berharap Regan selalu baik-baik saja..


" sepertinya dia memang sudah baik-baik saja" ucapnya lirih


bekerja adalah cara terbaik bagi Una untuk melarikan diri dari masalahnya, dia mampu sejenak melupakan kerinduannya, tetapi saat malam tiba ingatan indah itu kembali hadir...


ini adalah musim panas terberat bagi Una, dia bahkan tak bisa berbuat banyak dengan dirinya sendiri, bersyukur ada orang-orang baik yang mengelilinginya..salah satu nya Ranti, temannya yang waktu itu dia gantikan bekerja di tempat Regan bernaung, kadang Una masih suka bertanya tentang Regan, tapi sepertinya Regan sudah benar-benar move on


bahkan beberapa berita gosip memberitakan dia sedang berkencan dengan selebritis wanita..mendengarnya membuat Una sedih..tapi apa haknya


" jangan sedih..itu hanya rumor un" hibur Ranti" setauku Regan bahkan tak punya waktu untuk hal begini, di pikirannya cuma bekerja, seolah dia ingin sekali melahap semua kerjaan di dunia hiburan"


Una terdiam


" jadi kamu gak usah mikir macam-macam lagi"


" enggak kok ran..jika memang benar pun itu tak masalah buatku..sudah sepantasnya dia dapat wanita seperti itu, bukan wanita seperti ku"


Ranti merasa kasian melihat Una, sepertinya temannya ini sedang krisis percaya diri banget..


" aku yang mencampakkannya, jadi sudah sepatutnya aku dapat karma ku" imbuhnya


ini adalah waktunya dia jadi pemandu wisata, tidak setiap saat tapi hanya saat dia di butuhkan saja, lihat tempat wisata akan menghubungi nya jika di butuhkan..seperti hal nya hari ini, dia di hubungi untuk segera datang karena akan ada rombongan yang sedang observasi..benar saja pukul 8 pagi Una sudah sampai di tempat..


" kamu harus menerangkan semua nya lebih detail ya un..karena mereka rombongan dari kru film..mereka akan mendokumentasikan serta mengobservasi tempat kita terlebih dahulu sebelum memulai proses syuting"


" baik pak"

__ADS_1


" mereka akan datang jam 9 an, jadi kamu bisa siap- siap dulu"


" apakah para pemain juga ikut datang pak??"


" entahlah aku juga kurang tau..infonya hanya kru saja"


sebenarnya Una tidak peduli siapapun yang datang, selama dia bisa menghasilkan uang, hanya saja dia khawatir jika ternyata salah satu yang datang ternyata adalah Regan..jelas akan membuat Una canggung, tapi Una pun juga tidak tau apakah film itu nantinya di bintangi Regan atau bukan, dia hanya takut saja..


jam 9 lebih para kru film tersebut baru sampai, Una langsung menyambutnya, Una mulai menjelaskan tentang semua yang sudah dia pelajari, begitu detail..dari depan, sampai ke belakang..Una adalah orang yang sangat mudah akrab, cara bicara dia juga sangat baik sehingga sangat mudah di mengerti saat dia menjelaskan


" maaf..pemeran filmnya siapa ya?" tanya Una menyelidik


" kami belum bisa memberitaukannya karena ini bersikap rahasia" jawab salah satu kru


Una mengangguk mengerti, sepertinya memang ini masih di rahasiakan


hari ini dia begitu lelah, dia kembali ke rumah, dia rebahkan tubuhnya di kasur, dia ambil ponsel..ada sebuah berita, ini tentang Regan, dia di digosipkan berkencan dengan wanita lawan mainnya di drama yang dia bintangi, bahkan sempat terciduk kamera mereka sedang jalan berdua


" haruskah aku juga mengikutinya??menemukan pria lain" pikirnya " tapi sepertinya itu tidak mungkin" pikirnya lagi seraya menutup wajahnya dengan bantal..bagaimana dia bisa mikir tentang kencan, saat ini bahkan dia tak ada waktu meski hanya sekedar nongkrong dengan reman-temannya..hidupnya begitu sibuk mencari uang ...


dari arah mobil yang sedang parkir ada Regan yang sudah melihatnya, terlihat raut muka senang tapi juga sedih..apa yang dilakukannya sekarang, pikir Regan


" sepertinya dia baik-baik saja" gumamnya


mobil Regan segera melaju kencang


Una pun sampai di tempat yang di tuju dan segera mengambilnya.


Una kembali ke tempat binatu, dia segera bergegas untuk bekerja paruh waktu di sana, bos nya begitu baik, dia senang dengan kerja Una, berharap dia bisa full membantu di situ, tapi Una tidak bisa terikat karena jadwal di tempat lain pun juga ada..


setiap hari Una berlari kesana kemari seperti tak kenal lelah, ada yang diam memperhatikannya, mengkhawatirkannya..sesekali Regan datang ke wilayah Una tinggal, hanya sekedar melihat rumah Una, atau sekedar melihat Una kembali dengan selamat, tak jarang di waktu senggang nya dia datang ke tempat kerja Una, dan memandangi nya dari jauh..meski yang Una lakukan begitu membuatnya sakit, tapi di hatinya Una masih belum bisa tergantikan..Regan masih percaya kalau Una tidak benar-benar ingin melakukannya...


aji datang dengan membawa beberapa makanan, dia datang untuk melihat Una, tapi karena Una harus bekerja maka dia pun harus menyewa jasanya menjadi pemandu wisata, alih-alih ingin menemuinya..

__ADS_1


" jadi sekarang apa kamu sudah lebih bahagia?" tanya aji


" sepertinya begitu" jawab Una


" sudah ku duga ini pasti akan terjadi"


" aku yang mencampakkannya"


" kau bertindak benar..seharusnya kau lakukan itu dari awal"


" meski begitu bukan berarti aku akan menerimamu lho" ucap Una sambil tertawa lirih


" aku gak minta kamu buat Nerima aku kok..kau pikir aku selicik itu..memanfaatkan kesedihanmu"


Una tertawa..mereka berjalan beriringan..


dari jauh tampak Regan sedang mengawasi, hatinya seperti terbakar, dia berpikir sepertinya Una benar meninggalkannya karena orang lain, hatinya di penuhi kecemburuan, prasangka demi prasangka seolah menumpuk di kepalanya..


tidak ada lagi perasaan untuk Una, Regan seolah mendendam..


setelah lama berkeliling, Una dan aji pun sudah kbali ke pintu awal, mereka bercengkrama dan saling melempar senyum, tak jarang aji yang melindungi Una dari beberapa orang yang ingin menabraknya, suasana ini sungguh membuat Regan semakin panas


Una tak bisa berkedip saat melihat Regan dari kejauhan, dia sedang bersama dengan kepala manager tempat dia bekerja, di sampingnya ada seorang wanita cantik..tidak..sangat cantik..tinggi, putih, hidung mancung..dambaan setiap pria..


" Una sini sebentar" panggil pak kepala


Una datang mendekat


Regan tampak acuh tak acuh, aji yang melihat nya dari jauh seolah sadar dengan apa yang terjadi dan langsung menghampiri ke arah Una, Una yang terlihat canggung dan salah tingkah


" ini mas Regan, yang nanti nya akan jadi pemeran utama di film yang akan syuting di sini, dan ini mbak gina..yang akan jadi lawan mainnya"


" pacar saya juga" ucap Regan tiba-tiba

__ADS_1


entah apa maksud Regan mengatakan itu, yang pasti perkataan Regan sudah membuat hati Una hancur berkeping-keping, sementara gina merasa sangat senang, hanya aji yang merasa kalau sepertinya Regan tidak yakin dengan perkataannya sendiri...


__ADS_2