Cinta Ku Terhalang Level

Cinta Ku Terhalang Level
episode 50 : saat nya bertarung


__ADS_3

gina yang panik melihat Regan dan Zein yang sedang menuju ke arahnya


" kenapa kalian bisa ada di sini??" gina langsung menoleh dengan kesal ke arah Una " kamu yang memanggil mereka??kamu sengaja menjebak ku dengan tipuan omong kosong mu??"


" jangan menyalahkan Una..ini adalah rencana ku" jawab Regan " aah..maaf..tak ada cara lain, karena kamu sangat sulit di temui..tapi tak ku sangka kamu bisa sangat mudah bertemu Dangan bang Zein dan juga Una..kenapa??karena kamu bisa mudah menyebar fitnah??"


" ini bukan fitnah..ini benar anak mu re"


" kalau begitu aku ingin tau pasti kapan kita membuatnya??gak mungkin kan aku melupakan hal enak seperti itu"


" itu karena kamu belum bisa mengingat semuanya" gina mencari alasan


" yang punya kepala aku, bukan kamu..sudah ku pastikan semua nya aku sudah mengingat nya..jika kamu ingin menghancurkan ku, carilah cara yang elegan, jangan memakai cara yang bisa berbalik menghancurkan mu..katakan sekarang..itu anak siapa??!!" Regan berteriak


gina gemetar, mendengar Regan berteriak dia terlihat sangat takut, mukanya pucat, nafasnya tersengal-sengal


" siapa ba*ingan yang sudah menghamili mu?? bukankah seharusnya dia yang bertanggung jawab"


" tidak ada orang lain"


" baiklah jika kamu bersikeras..ayo kita lakukan tes DNA , bukankah ini cara paling benar yang harus kita lakukan untuk tau siapa ayah kandung bayi itu??"


gina terdiam, wajahnya pucat pasi, dia sekarang sedang di serang, di keroyok tanpa bisa berbuat apa-apa..tiba-tiba tubuhnya limbung dan terjatuh


Una berlari dan mendapat kan gina di pangkuannya, sepertinya gina pingsan, dia pasti tidak kuat dengan tekanan yang sedang dia terima saat ini


mereka sedang menunggui gina di UGD, sementara Regan dan Zein, menemui dokter obsgyn untuk menanyakan perihal tes DNA


" apakah bisa dok??"


" bisa jika usia kandungan sudah berada di 10-12 Minggu, jika masih di bawah itu maka harus menunggu dulu..saat ini usia kehamilan nyonya gina masih berusia 7 Minggu, jadi masih belum bisa untuk melakukannya"


Regan terdiam, ini masih butuh waktu, jika di biarkan maka berita akan semakin merebak dan berkembang, orang - orang akan berpikir ini benar


" kak Zein..maaf karena sudah banyak mencurigai mu"


" gak apa-apa un..aku juga minta maaf karena tak mengatakannya kepada kalian terlebih dahulu"


jadi Zein ternyata sengaja untuk menemui gina dan memberitahukan dimana Una tinggal, semua dia lakukan untuk bisa membongkar kebohongan gina, tapi sepertinya saat ini mereka masih harus banyak menunggu dan juga mencari jalan lain


" sepertinya kamu harus ganti hotel re"

__ADS_1


" kenapa bang?"


" ada yang tau keberadaan mu dan membocorkannya ke wartawan, kamu gak bisa lagi berada di sana, sementara kamu di sini dulu, aku akan segera mencarikan hotel baru"


" bagaimana kalau mas Regan tinggal bersama ku saja..tidak banyak yang tertarik dengan ku, meski aku ada dalam skandal itu..tidak banyak yang mengenal ku juga..lagi pula mas Regan gak perlu mengeluarkan banyak uang untuk menyewa hotel kan??kamu harus banyak berhemat karena sekarang ini kamu sedang tidak bekerja" Una menggoda Regan


" uang ku banyak dan tidak akan habis meski untuk menyewa satu hotel"


" wuuiihh...sedang dalam mode sombong nih"


" sepertinya itu ide bagus..mungkin saat ini kamu memang lebih aman bersama dengan Una"


" ini kamu yang menawarkan ya."


mereka menunggu sampai gina di pindah ke ruang perawatan, setelah beberapa waktu manager gina pun tiba


Regan, Una dan Zein pergi meninggalkan rumah sakit lewat pintu belakang, di lobby sudah banyak sekali wartawan yang menunggu, tentu saja karena berita gina yang sedang di rawat sudah menyebar..


" aku akan mengurus pakaian mu yang di hotel, pergilah dengan Una menggunakan taksi"


akhirnya Regan dan Una pun pergi menggunakan taksi, seperti seorang buron, ini sangat melelahkan


sesampainya di rumah Una, mereka bergegas masuk, takut kalau ada yang melihat dan kbali tersebar ke wartawan..setelah masuk, Regan berhenti di depan pintu, di lihatnya rumah yang bukan seperti rumah, tapi lebih mirip kandang hewan, semua barang berserakan di mana-mana


Una langsung berlari, membereskan beberapa yang dia bisa


" duduk lah di sini"


" tidak bisa di biarkan..Ayi kita kerja keras"


Una tercengang melihat perilaku Regan, mereka baru sampai, setidaknya istirahat sebentar untuk menata nafas, tapi Regan malah menyuruhnya untuk segera bersih-bersih


" tidak bisa kah kita lanjutkan nanti??ini benar-benar melelahkan"


" jika tau ini akan melelahkan, kenapa kamu meninggalkan rumah seperti ini dan pergi"


" aku tak berpikir kalau akan seberantakan ini"


" bagaimana bisa seorang wanita mengurus rumah sampai seperti ini??"


" aku meninggalkannya dalam waktu yang lama..kau tau ini gara-gara siapa"

__ADS_1


" tak ada yang menyuruhmu..kau bahkan tak membayar sewa selama 2 bulan"


" waaahhh..kau ternyata perhitungan sekali ya mas..aku gak akan begini kalau bukan karena ingin menghindari mu"


" karena itu..jangan berusaha menghindari ku"


" aaahhh .menyebalkan sekali punya tuan seperti mu"


" saat ini , gedung ini lah harapan ku..jika kelak karir ku hilang, setidaknya aku masih bisa menghidupi mu serta anak-anak kita dengan uang dari hasil gedung ini"


Una yang mendengarnya langsung tersedak


" apa yang kamu bicarakan..jangan berbicara hal konyol"


" ayo segera bersihkan tempat ini lekas istirahat, jangan membuat pekerjaan ini menjadi lama"


tiba-tiba Una mengingat sesuatu


" terlalu lama jika harus menunggu 3 Minggu lagi kan??"


" apa maksud mu??kita harus membersihkannya sekarang..kenapa harus menunggu 3 Minggu lagi??"


" skandal itu..jika mbak gina melakukannya dengan cara menyebarkan artikel, bukan kah sebaik ya kita juga menggunakan cara yang sama?? tapi bukan dengan cara yang pengecut"


" apa maksud ucapan mu??"


" ayo kita buat konferensi pers"


Regan berusaha mencerna perkataan Una


" kau benar..aku harus mengakhiri ini dengan jalan bicara langsung ke pers"


" tak ada guna nya kita terus lari, seperti yang di lakukan mbak gina sekarang, tak ada yang bisa menemui nya, bukan kah dengan cara seperti itu akan memunculkan kecurigaan akan kebenarannya??jika mas Regan mengatakan bahwa itu kebohongan, serta akan menunjukkan bukti, bukankah itu akan mengulur waktu sampai tes DNA bisa di lakukan??"


Una sudah memberikan jalan, saat ini tak ada cara lain selain menghadapi pers secara langsung, jika gina memulai dengan meluncurkan artikel, maka Regan akan membalasnya dengan langsung bicara dengan pers..


berita tentang keputusan Regan untuk mengadakan konferensi pers pastilah menjadi berita utama, semua pers sudah menunggu di ruangan bersiap untuk mendengar pernyataan dari Regan, berita itupun tak luput dari telinga gina, kondisinya semakin tidak baik, dia semakin merasa takut..


Regan memasuki ruangan, dengan percaya diri dia langsung menyapa


" terimakasih kepada teman-teman yang sudah bersedia hadir..maaf karena sudah banyak menyebabkan kegaduhan, saya butuh waktu untuk berpikir, mengingat ini bukanlah masalah kecil, tentunya saya harus bisa menata hati..dan saat ini saya siap untuk kembali memberikan pernyataan..saya Regan Aditya, menyatakan bahwa tuduhan yang selama ini sudah di tuduhkan ke saya, di pastikan adalah bohong, saya berjanji akan memberikan bukti kalau hal itu tidaklah benar..."

__ADS_1


dunia sedang panas membara, pertempuran sudah di mulai..dan kedua kubu masing-masing bersikukuh dengan keputusannya, tapi seperti nya akn ada pihak yang akan hancur...


__ADS_2