
Una menatap gina yang masih bersimpuh di hadapannya, dia terus memohon kepada Una untuk tidak lagi bersama dengan Regan
" tolong berdiri lah mbak"
" berjanji lah kamu gak akan bersama dengan Regan lagi..aku mohon un..aku akan tetap seperti ini sebelum kamu berjanji pada ku"
kenapa semua orang meminta janji darinya
" jika memang anak itu adalah anak dari mas Regan, tak ada alasan bagi ku untuk kembali lagi dengan nya"
Una pergi dengan perasaan yang begitu hancur, ketika semua orang mencoba untuk meminta pengertiannya, tak ada satupun yang bisa mengerti posisinya..
*
Regan merasa sangat putus asa dengan apa yang terjadi pada nya saat ini, semua orang sepertinya tidak lagi mempercayainya, sementara gina sama sekali tak bisa dia hubungi..satu-satunya harapan Regan adalah Una, tapi sepertinya Una juga tidak lagi bisa mempercayainya..
dia bahkan tak bisa kembali ke rumahnya karena begitu banyak wartawan yang menunggunya, dia tidak bisa banyak bergerak atau pergi kemana pun, karena dia adalah orang paling di cari wartawan saat ini..
Una meminta ijin untuk keluar, hari ini dia harus melakukan sesuatu, dia tak bisa hanya berdiam diri dengan keadaan seperti ini, ada nama dia dalam skandal itu, dan dia harus bisa meluruskan apa yang sebenarnya telah terjadi..
semakin Una memikirkan semakin semua seperti tak masuk akal, selama Regan dalam kondisi sakit, selalu ada Una di sana, meski pun ada gina, tapi Una tak pergi jauh dari mereka, bahkan gina ataupun Regan tak pernah saling menginap ataupun bermalam bersama,,,apakah mungkin gina sedang berbohong??jika benar begitu lalu anak siapa yang sudah di kandung nya??
Una pergi menemui Zein, tak ada pilihan lain, hanya Zein lah yang saat ini yang sangat paham situasinya..
" maaf sudah membuat kak Zein datang jauh-jauh kesini saat sedang sibuk"
" seharusnya kamu minta aku saja yang menemui mu..aku bisa datang ke panti , tak perlu repot-repot kamu datang kemari..bisa saja tiba-tiba wartawan mengejar mu"
jadi Zein juga tau kalau dia selama ini tinggal di panti??tapi apa mungkin Zein yang memberitahu ke gina??tak mungkin..Zein adalah orang yang paling menentang hubungan Regan dan gina
" gak apa-apa kak..tidak banyak yang tau kalau itu aku"
" apakah ada yang bisa aku bantu?"
" bisa kah aku kembali bekerja sebagai asisten mas Regan??" permintaan Una yang tiba-tiba membuat Zein kaget, ada apa dengan Una, bukankah dia sudah menolak Regan dan tak ingin lagi melihat nya, kenapa sekarang justru menawarkan diri
" kenapa tiba-tiba kamu berubah pikiran??"
" ada nama ku dalam skandal itu..aku tak bisa membiarkan ini berlarut-larut dan merugikan ku..aku ingin membersihkan nama ku..tapi aku tak bisa jika bekerja sendiri, karena itu aku butuh bantuan kak Zein dan mungkin juga bantuan mas Regan..tapi biarkan ini jadi rahasia kita..aku gak mau mas Regan salah paham, cukup dia tau aku sedang butuh pekerjaan"
__ADS_1
" lalu apa rencana mu??"
" aku akan memberitahukannya nanti kalau semua itu sudah mulai ku jalan kan, untuk saat ini tolong kak Zein membantu ku untuk kembali masuk ke rumah mas Regan terlebih dahulu"
" kamu yakin itu gak akan merugikan siapapun??"
" tentu saja..aku sudah banyak berpikir tentang ini"
Zein terdiam sebentar, dia mungkin sedikit ragu dengan permintaan Una, tapi dia mencoba untuk memahami
" oke..jika menurutmu ini akan baik, aku akan bantu kamu"
" terimakasih kak" Una senang mendengar Zein mau membantunya, meski begitu, Una tak bisa terbuka semuanya kepada Zein, entah kenapa pikirannya sedikit curiga dengan Zein..tapi jika Zein sampai berbuat kotor, memang apa motifnya, selama ini Zein lah yang selalu mendukung Regan dalam setiap karirnya seperti saudara kandung..
esoknya Una datang ke hotel Regan tinggal saat ini, Zein menjelaskan alasan kenapa Regan harus tinggal di hotel, tentu saja Una mengerti..
Regan yang melihat Una datang seperti tidak percaya, benarkah yang dia lihat saat ini, atau ini hanya khayalannya saja..tanpa banyak bicara Una langsung masuk ke dalam, membawa koper miliknya..Regan berusaha meyakinkan dirinya, dia memukul mukanya sendiri, dan itu sakit..artinya ini nyata dan bukan mimpi.regan berlari kecil ke arah Una, dia mengikuti setiap langkah una..
" kenapa kamu bisa ada di sini??" tanya Regan..dia benar-benar heran, kenapa Una bisa berada di sini sekarang
" aku bisa berada di mana saja..bukan kah mas Regan juga begitu kemarin..mas Regan bisa di mana aja, termasuk datang ke panti asuhan"
" apa yang akan kamu lakukan di sini???kenapa bisa tau aku di sini??apa kamu sudah gak marah lagi??"
" haruskah aku jawab satu-satu??"
" aku hanya sangat penasaran..bagaiman bisa kamu tiba-tiba datang dan menemui ku .bukan kah waktu itu kamu bilang gak mau lagi melihat ku??"
" Tak ada pilihan lain..sama seperti mu..aku juga di incar banyak wartawan..tak ada tempat yang aman buat ku sekarang..jika aku harus menyewa hotel sendiri, itu terlalu mahal buatku, jika aku pulang ke rumah ibu ku , itu akan membuatnya khawatir..jadi akan lebih baik jika kita bersama-sama..bukan kah begitu??"
" jadi sekarang kamu sudah mempercayai ku??" Regan tertawa bahagia dan berusaha untuk memeluk Una, tapi Una lebih cepat bergerak dan menghindar
" aku tidak mengatakan itu..kita mungkin tinggal bersama sekarang, tapi jangan pernah punya pikiran macam-macam..kita punya batasan masing-masing"
" iya..aku mengerti" Regan mengucapkannya dengan sangat antusias, baginya tak apa meski Una bersikap dingin padanya, asalkan dia masih bisa melihat Una setiap hari, itu sudah bisa memberinya semangat lagi..
kamar hotel ini begitu luas, tentu saja Una dan Regan tidak tidur di kamar yang sama..Una masuk ke kamarnya sendiri, dia membuka kopernya dan meletakkannya di lemari, baru pertama kali baginya tidur di hotel semewah ini..
Una mulai memikirkan apa yang seharusnya dia lakukan untuk bisa meloloskan diri dari skandal ini..Una merasa kalau skandal itu sangatlah berlebihan..bagaimana bisa di situ tertulis Regan kembali dengannya..sejak Regan kecelakaan dan hilang ingatan hingga ingatannya kembali lagi, mereka bahkan sudah tidak lagi mengikrarkan rasa cinta nya, meski Regan mengejarnya sekalipun...apa yang pertama harus dia lakukan sekarang..
__ADS_1
di saat Una sedang asyik dengan pikirannya, pintu kamarnya di ketuk..
Una pun membuka pintu dan d dapati nya Regan sedang berdiri di sana
" ayo kita bicara sebentar"
" kita gak harus bicara mas..karena tujuan ku sudah aku utarakan di awal tadi"
" aku tau..tapi kita harus memperjelas semuanya..bukankah kamu juga masih butuh bantuan ku??kamu gak bisa melakukan ini sendiri"
iya juga ya..Una pun keluar mengikuti Regan, Una duduk di sofa, kemudian di ikuti Regan yang tiba-tiba duduk mendekat padanya, Una berusaha menjauh, tapi Regan kembali merapat
" sepertinya karena sikap yang seperti ini yang membuat gina jadi hamil"
Regan pun segera menjauh
" kamu masih berpikir anak itu anak ku??"
" tak ada yang tau selain kalian berdua"
" percayalah un..aku gak pernah macam-macam dengannya..hanya dengan mu aku.." Una buru-buru menutup mulut Regan, Una tau keman arah perkataan Regan
" apa Amas Regan punya rencana??"
" jika niat mu ingin tidak lagi masuk dalam skandal ini, makan artinya kita harus mencari tau kebenarannya, itu juga yang sedang aku selidiki sekarang..aku sangat yakin itu bukan anak ku, dan aku akn mencari tau dan buktiin ke semua kalau apa yang di beritakan itu tidak benar"
Una melihat Regan, sepertinya apa yang di bicarakan Regan itu tulus,
" semangati aku un..hanya kamu satu-satunya yang aku harapkan sekarang"
" ku punya kak Zein juga, jadi aku bukan satu-satunya"
" dia pun sepertinya sudah tak lagi mempercayai ku..lihat saja sekarang..dia lebih sibuk Dangan artis lain yang tentunya bisa menghasilkan uang..aku sudah tak berguna, karena itu aku di buang"
" jika cuma itu di pikiran mu, hanya prasangka dan prasangka, lebih baik aku tak ada di sini, lebih baik aku kerjakan semua rencana sendiri..aku tak suka pria dengan banyak keluhan"
Regan menatap Una, mata mereka saling bertemu, seperti tertarik magnet, Una merasa kalau tatapan Regan sudah membuatnya kembali berdebar..Regan mulai mendekat..dia berusaha meyakinkan Una kalau apa yang terjadi saat ini adalah ujian..
" akan aku tunjukkan seperti apa cinta yang sebenarnya"..
__ADS_1