Cinta Ku Terhalang Level

Cinta Ku Terhalang Level
episode 33 : jangan menghina ku


__ADS_3

Una berjalan sendiri setelah pulang kerja, Regan seharian ini tidak menghubunginya sama sekali bahkan cuma untuk menanyakan kabar nya, Una masih berpikir positif, mungkin Regan sedang sibuk..


meski syuting film nya sudah rampung masih banyak pekerjaan yang harus dia kerjakan...


" UNA!!"


seseorang meneriaki nya dari belakang, Una berbalik dan mendapati gina sudah ada di belakangnya dan tiba-tiba sudah melayangkan tamparan ke wajah Una, Una meringis menahan sakit, dia tak tau kenapa gina sampai seperti ini


" segera putus sama Regan!!" ucap gina marah


Una hanya menatap gina dengan tajam, dia ingin membalas, tangannya terkepal tapi masih berusaha untuk menahan diri


" kamu harus tinggalin Regan..atau hal yang sama seperti yang kamu lakukan dulu akan terulang lagi..masih belum puas kamu membuat karirnya hancur..hah!!"


" mbak gina minta kami putus, sebenarnya untuk Regan apa untuk mbak gina sendiri??"


" apa hak mu mengatakan itu??kamu tau kan bagaimana hubungan aku sama Regan sekarang??bukan kah seharusnya kamu lebih tau diri"


" mbak gina juga sudah tau kan gimana anggapan mas Regan ke mbak gina itu gimana??"


" jadi kamu memilih bertahan?? dasar wanita mata duitan..dari dulu kamu cuma mengincar uang Regan kan??heran ya kenapa Regan begitu menginginkan mum padahal kamu sudah menghancurkan hidup dia seperti itu..jangan-jangan kamu pakai pelet ya"


" aku gak seperti itu mbak..mbak bisa tanyakan sendiri ke mas Regan kenapa bisa seperti itu ke aku..dan juga..aku bukan mata duitan..aku masih bisa bekerja dan menghasilkan uang ku sendiri tanpa harus meminta kepada nya"


" alahhh..siapa yang tau..orang seperti mu sepertinya memang sudah ahli menipu daya orang lain"


" mbak aku masih bicara baik sama mbak..silahkan pergi sekarang karena mbak gak akan dapat apa-apa dengan datang ke saya..tolong segera pergi selagi saya masih bersikap baik"


" terus kalau aku gak mau pergi kamu mau apa hah??!"


gina mendorong tubuh Una, Unu hampir terjatuh tapi masih bisa bertahan


" jangan coba-coba menggertak ku..kamu tau aku ini siapa..kamu pikir kamu bisa menang sama aku..kita bahkan gak selevel..dan lagi seluruh negara tau kalau aku sama Regan adalah sepasang kekasih..kalau kamu masih mau bertahan dengan kondisi sekarang dan gak mau menyerah, siap-siap aja hidup kamu akan lebih blangsak dari sekarang..dan itu artinya kamu sudah siap melihat karir Regan hancur"


" mbak semua itu sudah ada yang ngatur..rejeki ataupun jodoh kita..jangan suka memaksakan perasaan seseorang hanya karena kita menyukai nya..selagi saya masih bisa bernafas saya gak takut dengan apapun di dunia ini..termasuk mbak"


" belagu kamu ya..karena Regan masih berpihak pada mu, kamu jadi se kurang ajar ini..lihat aja nanti..pada akhirnya kamu yang akan di buang sama Regan..aku sudah memperingatkan mu"


" terimakasih sudah mengingatkan ku MB..saya mau istirahat jadi silahkan tinggalkan tempat ini..sebelum orang-orang melihat Mbak di sini"

__ADS_1


Una berbalik berniat untuk pergi, tapi di lain dugaan sepertinya gina benar-benar marah dan kesal, seolah di remehkan oleh Una..gina meraih rambut Una dan menjambak ya dengan kuat, Una yang merasa kesakitan berusaha untuk melepaskan tangan guna tapi tak bisa..Una berhasil memegang tangan guna, kemudian memutar tubuhnya dan langsung mendorong gina hingga jatuh tersungkur..


" aku sudah berusaha sabar menghadapi mbak..tapi sepertinya mbak yang cari gara-gara..saya tidak peduli siapa mbak gina..bahkan jika itu presiden atau yang punya negara ini sekalipun..mbak gina gak berhak mengatur dengan siapa saya berhubungan" Una melangkah pergi..seperti masih ada yang mengganjal " dan perlu mbak gina tau..aku gak akan pernah ninggalin mas Regan..apapun yang terjadi"


Una pergi dengan perasaan kacau, wanita itu sudah merusak mood nya, Una sudah kesal dengan Regan sekarang malah di tambah gina yang datang dan menganiayanya


sementara gina masih duduk tersungkur, dia menangis, dia tidak terima dengan perlakuan Una terhadapnya..rasa benci nya seperti ya sudah memuncak, dia tak punya pilihan lain selain harus menghancurkan Una untuk bisa memiliki Regan seutuhnya


**


Una terbangun,,dia ingat hari ini harus pergi ke suatu tempat bersama Ranti..lebih baik begini dulu, sejenak melupakan kekesalan yang sudah dia alami di hari buruknya kemarin


saat Una keluar dia dapati Regan sudah berdiri di depan rumahnya


Una terdiam, dia masih merasa kesal


" masih kesal??"tanya Regan


Una hanya terdiam


" maaf ya..mau jalan-jalan??karena hari ini kamu libur dan aku sedang gak ada jadwal..giman kalau kita jalan-jalan??"


" aku sudah ada janji"


" temen"


" aji??"


Una menggeleng


lagian kamu kenapa tiba-tiba datang??dari kemarin kamu juga gak ada kabar sama sekali"


" aku takut semakin membuat mu marah kalau aku hubungi kamu"


" jadi bukan karena sedang sibuk??"


" kemarin aku hanya sampai siang aja"


Una mengernyitkan dahinya, bagaimana bisa dia betah tidak menghubunginya padahal ada banyak waktu, padahal Una sudah menunggunya berharap Regan mau menghubunginya

__ADS_1


" kamu juga kenapa gak menghubungi aku dulu?"


" apa itu di harapkan?" Una sambil beranjak pergi


" ayo ku antar..setelah selesai Ayi kita jalan-jalan..please jangan memikirkan lagi apa yang terjadi kemarin ya..aku memang salah jadi ayo saling memaafkan..okey" Regan memohon


" gina semalam menemui ku" Una pun mengatakan ya ke Regan


Regan yang mendengarnya langsung merubah ekspresinya, dia tidak menyangka kalau gina bisa senekat itu


" kenapa dia menemui mu??"


" kenapa lagi??tentu saja meminta ku untuk meninggalkanmu..dan lagi dia sudah memukul bahkan menjambak ku"


" benarkah??bagaiman bisa itu terjadi??"


" menurut mu?? sepertinya dia sangat menyukai mu..bukan kah lebih baik kalau kalian benar-benar bersama..oohh..iya ..setelah ku ingat ternyata kata-katan dia ada benarnya juga..akan sulit buat mu hidup bersama ku"


" kita sudah sepakat untuk melalui semua bersama..jangan di anggap serius omongannya..aku akan menemuinya dan mengatakan pada nya untuk tidak mengganggu mu"


" gak perlu..dia gak akan berani menemui ku lagi"


" oh ya?"


" aku sudah membalasnya dengan lebih kejam .dia pikir cuma dia yang hebat..aku bilang kalau aku gak akan ninggalin kamu sampai kapanpun"


Regan terlihat kagum dengan keberanian Una, benarkah gadis ini pacar nya??


" seharusnya kamu seperti ini sejak awal..dan kita pasti akan selalu bersama"


Regan meraih tangan Una, menggenggamnya kemudian memeluk Una dengan erat


" terimakasih karena mau bertahan..tolong percaya lah padaku..selama kita berpisah kemarin, aku banyak berpikir..aku memang bukan pria yang peka, aku masih banyak sekali kekurangan, aku juga takut kalau bersama ku akan membuat mu banyak terluka..karena itu aku putuskan untuk terus menjaga mu sampai kapan pun, sebisa ku..jangan pernah meninggalkan ku, bahkan saat aku meminta mu pergi, tolong tetap berada di sisi ku"


mungkin memang harus seperti ini, jangan ada lagi pertengkaran, pertengkaran yang hanya karena kesalahpahaman dan juga sifat kekanak-kanakan hanya akan membuat hubungan mereka jadi tidak stabil, meski mungkin dengan seperti itu akan semakin menguatkan mereka..


Una melepaskan pelukannya, takut jika ada orang yang melihat


" kalau begitu bisa kah hari ini aku menginap di rumah mu??"

__ADS_1


Regan yang mendengarnya langsung tercengang, benarkah ini Una?? dia yang biasanya menolak kini sedang menawarkan diri..


Regan tertegun, antara senang dan terkejut..


__ADS_2