Cinta Ku Terhalang Level

Cinta Ku Terhalang Level
episode 42 : ingatan yang kembali


__ADS_3

Regan mulai tak bisa mengendalikan hati nya, awalnya dia merasa sakit hati dan sangat membenci Una, tapi kemudian dia merasakan getaran-getaran aneh yang semakin membingungkan nya..dia terlihat lebih peduli,..


hatinya semakin terombang ambing antara gina atau Una..selama ini yang dia tau gina adalah kekasihnya, bahkan banyak orang yang mendukung mereka, tapi ingatan Regan sedikit demi sedikit mulai kembali, dan di ingatan itu hanya ada Una...


Regan memanggil Zein, dia ingin memastikan bahwa apa yang dia ingat itu hanyalah sebuah mimpi


" apa benar seperti itu bang??"


" jika itu ingatan mu maka itu benar, ku tau pasti bagaimana perasaan mu ke Una, re."


" tapi gina bilang..dan juga semua bukti itu"


" kalian hanyalah sedang berpura-pura..itu info yang aku dapat terakhir kali dari kalian"


" aku tidak yakin apa bisa menghadapi ini"


" kamu harus menghadapinya..jika kamu ingin semua ingatan mu kembali..dan juga..amplop hitam itu, kamu harus juga mengingatnya agar kamu tau penyebab nya"


" aahh..iya amplop hitam"


Una keluar dari kamar nya


" kak Zein.."


" hai un.."


Regan berharap dia juga di sapa, tapi seperti nya Una tidak menghiraukannya..Regan merasa kecewa


" sudah sarapan kak? ayo sarapan bareng..aku masak banyak hari ini"


"wah..kebetulan aku belum sarapan ini..ato re"


" mas Regan seperti ya gak akan makan..dia biasa membeli makan ya sendiri"


Regan sudah merasa senang karena akan makan, tapi akhirnya dia duduk lagi


" iya bang..aku akan makan sendiri nanti"


" kenapa harus makan sendiri..ini rumahmu..Una juga masak buat kamu juga kan"


" enggak kak..mas Regan menolak makanan ku"


Zein semakin tidak paham dengan sikap kedua orang ini


" ada apa dengan kalian??" selidik Zein


" kak..bisakah aku pergi lebih cepat saja..aku akan mengembalikan sisa hari nya"


" apa Regan membuat salah??"


" aku sudah tidak bisa bertahan di sini lebih lama kak..aku tidak masalah jika dia memang harus bersama gina..tapi aku gak bisa jika terus-terusan di salahkan dan di hina di saat aku berusaha. untuk melindungi dia"


" tidak bisakah kamu bertahan sedikit lagi un..dia sudah mulai mengingat banyak hal, dan juga kamu harus maklum, dia sedang sakit"


"dia pasti akan mengingat semua nya pada akhirnya kak"


" lalu kamu akan menyerah untuk merebut dia dari gina?"


" ya..aku akan menyerah..sepertinya aku memang harus pergi..demi keamanan pikiran ku".


" coba pikirkan lagi un"


" aku sudah banyak berpikir kak..dan ini adalah keputusan ku..jadi tolong ijinkan aku oergi kali ini"


Zein melihat wajah Una yang tampak sedih, Zein melihat luka di tangan Una, sepertinya ini memang sudah jadi pilihan Una


" baiklah jika kamu bersikeras..kamu berhak untuk menentukan pilihan mu"


Una merapikan semua pakaiannya, tak ada lagi yang harus dia lakukan, sedikit sedih tapi mungkin inilah yang terbaik

__ADS_1


" apa yang sudah kamu lakukan ke Una sampai dia memutuskan untuk pergi??"


Regan terdiam, dia menyesal karena sudah bersikap keras dan bahkan tak manusiawi kepada Una


" dia pasti banyak terluka"


" jadi kamu baru sadar itu??aku tau kamu sedang sakit, pikiran mu terganggu..tapi bukan berarti kamu bisa menyimpulkan semua dengan penilaian mu sendiri..uan adalah satu-satu nya orang yang sabar menghadapi mu selama ini, tapi akhirnya pun dia harus pergi"


Regan beranjak pergi, dia menuju kamar Una, di lihatnya Una sedang bersiap untuk pergi


Una menatap Regan yang masih berdiri


" kamu benar-benar akan pergi??" tanya Regan


Una mengangguk


" maaf jika aku belum bisa menjadi seperti apa yang mas Regan inginkan, maaf karena aku banyak kekurangan dan sering membuat mas Regan kesal"


Regan hanya terdiam, dia bingung dengan apa yang dia inginkan saat ini, hatinya tak ingin Una pergi


" maaf kan aku" ucap Regan lirih


Una mendongak kan kepalanya, dia tak menyangka jika Regan mengatakan itu


" maaf karena aku sudah banyak menyakiti mu..."


Una tersenyum tipis, syukurlah Regan bisa menyadari itu, tapi niatnya untuk pergi tak akan berubah


" semoga mas Regan selalu di berikan kesehatan dan kebahagiaan..semoga selalu rukun sama mbak gina"


entah kenapa hati Regan sakit mendengar ucapan Una, Regan mulai merasakan apa yang memang seharusnya dia rasakan kepada Una, tapi karena sikap dia yang spontan menjadikan Una semakin menjauh darinya


" tidak bisa kah kamu tinggal saja di sini??"


" maaf mas..aku tidak bisa"


" jika bingung maka pilihlah yang menurut mas Regan yakin..oohh..iya..mas Regan selalu meyakini kalau orang yang paling penting di hati mas itu mbak gina..jadi yakini saja itu..jangan berbelok ke yang lain"


" kenapa kamu diam saja saat aku terus bersama gina??"


" aku harus ngomong apa mas??bahkan ingatan mu sendiri saja kamu sempat tak percaya, apalagi omonganku.."


" tidak bisakah ada kesempatan buat ku un??


" aku bukan wanita yang baik buat mas Regan..aku hanya wanita yang mata duitan"


Regan langsung terdiam, sepertinya memang semua sikap nya selama ini sudah sangat menyakiti Una


" kamu pasti sangat sakit hati selama ini?"


" apa aku harus mengatakannya??"


Una menyeret kopernya keluar kamar, dia segera pergi setelah berpamitan..Zein menawarkan untuk mengantarnya, tapi Una menolak, dia tak ingin banyak memikirkan tentang keputusannya saat ini serta gak mau ada lagi yang berusaha membujuknya untuk bertahan


Regan seperti tak bisa lagi berpikir, tubuhnya seolah bergetar, dia terus memegang dadanya, terasa begitu sakit..semua berakhir sebelum dia tau semuanya, dan setelah kini Regan tau justru Una pergi meninggalkannya..perlahan matanya seperti kabur, tubuhnya lemas dan akhirnya Regan ambruk...


bau ini, bau rumah sakit..sepetinya regan tau diman dia sekarang, sudah berapa lama sejak dia pingsan..dia ingat waktu itu dia merasa lemas, kepalanya berat, dan beberapa ingatan..tidak..semua ingatan Regan kembali..


Regan menyesal begitu dalam, dia tidak berani membuka matanya meski sudah sadar, kenyataan Una sudah tak ada lagi di sampingnya dan memilih untuk pergi, begitu membuat Regan sedih...


air mata nya menetes..bagaimana caranya membuat Una kembali..


" re..kamu udah sadar??"


samar-samar ada suara yang memanggilnya..suara wanita..tapi bukan Una..


Regan membuka matanya pelan-pelan..di lihatnya gina yang sedang duduk di samping nya


" aku khawatir banget re..syukurlah kamu baik-baik saja..kata dokter itu juga cuma gejala biasa..jangan terlalu memaksakan diri"

__ADS_1


Regan tersenyum tipis kepada gina, Regan akhirnya tau semua hal yang sudah gina ceritakan hanyalah sebuah kebohongan, tapi Regan tak ingin buru-buru Gina tau..


Zein masuk, dia tampak lega setelah melihat Regan tersadar


" kamu baik-baik saja re?"


"iya bang"


"syukurlah"


**


beberapa hari setelah kepergian Una, Regan masih terus meratapi nya, dia masih menyembunyikan tentang dia yang sudah mengingat semuanya kepada Zein ataupun gina, saat ini dia masih harus menyimpannya sendiri, dia harus memberi pelajaran kepada gina karena sudah membohonginya


hari ini Regan berencana mengajak gina makan malam berdua, seperti sebuah kencan, Regan memesan semua yang di butuhkan agar terlihat begitu romantis


gina merasa begitu senang, akhirnya Regan kembali menyukai nya, sepertinya sedikit ingatan tidak akn mempengaruhinya


gina dan Regan berada di sebuah restoran mewah, dengan backsound musik romantis, dengan beberapa bunga membuat suasana sangat menyenangkan, Regan memotong kan steak buta gina


" makanlah yang ini"


gina merasa sangat tersentuh, Regan sangat perhatian


" terimakasih..ini tampak lezat sekali"


" kamu menyukai nya??"


" tentu saja..ini makan malam paling menyenangkan yang pernah aku lakukan..terutama karena itu dengan kamu"


Regan tersenyum


" katamu kita sudah berkencan lama kan??"


" tentu saja"


" kapan aku pertama kali nembak kamu??aku benar-benar melupakannya..maaf..aku ingin tau biar bisa mengingat lagi peristiwa penting itu"


" aahh..benar..kamu lupa..saat itu kamu dan aku sedang syuting drama bareng..kamu tau??banyak sekali yang berharap kita untuk berkencan karena chemistry kita yang benar-benar bagus"


" benarkah??apa itu artinya aku orang yang hebat??"


" tentu saja kamu hebat..kamu adalah artis yang banyak sekali fans nya..dan kamu juga sangat profesional"


" bukankah artinya kamu juga hebat??mereka menyukai chemistry kita"


" tentu saja." gina tertawa serasa bangga dengan ucapan Regan


" waktu itu aku tak menyangka kalau kamu akan mengatakan menyukai ku,,di hiasi dengan sinar terang bulan purnama, waktu kita sedang istirahat, kamu mengajak ku berjalan-jalan..dan di situlah kamu nembak aku"


" di mana itu tepatnya??"


" di lokasi syuting.."


" oohh..."


" aku benar-benar bahagia saat itu..tentu saja aku langsung menerimanya..karena aku memang sudah menyukai mu sejak lama" gina mengatakannya dengan tersipu-sipu


" gina...kenapa kau membohongi ku??"


gina kaget dengan ucapan Regan


" aku tau semua yang kamu katakan itu hanyalah khayalan mu sendiri..dan semua nya yang pernah kamu ceritakan adalah sebuah kebohongan"


" apa kamu sudah mengingat semuanya??"


" ya aku sudah mengingat semuanya..semuanya!!"


gina seperti sesak nafas..dia tidak tau harus bicara apa lagi, kali ini dia sudah terjebak dengan cerita yang sudah dia buat, dia tak berani melihat Regan yang terlihat begitu marah, saat romantis itu sudah tak ada lagi, yang ada hanyalah ketegangan..

__ADS_1


__ADS_2