Cinta Ku Terhalang Level

Cinta Ku Terhalang Level
episode 51 : berpisah


__ADS_3

konferensi pers yang di adakan oleh Regan menyita banyak perhatian publik, banyak yang ingin tau kebenaran dari berita itu


dalam konferensi tersebut Regan dengan tegas mengatakan kalau artikel yang beredar adalah sebuah kebohongan, dia akn membuktikan dan juga akan mengumumkan buktinya secara live, dia mengumumkan untuk melakukan tes DNA untuk mengetahui kebenaran ayah dari anak yang di kandung gina, dan jika ternyata benar bahwa semua berita itu bohong maka Regan akan membawanya ke jalur hukum, beserta penyebar artikel nya


" saya tegaskan sekali lagi..jika saudara Una tidak ada sangkut pautnya dengan berpisahnya saya dengan gina...dan kalaupun kami pada akhirnya bersatu kembali, itu bukan karena dia penyebab dari terjadinya masalah ini, jadi saya mohon dengan sangat berhenti untuk menyangkut pautkan Una ke dalam masalah saya..terimakasih"


Regan pun bergegas pergi, tak ada sesi tanya jawab, dia tak mau dengan adanya pertanyaan akan semakin membuat semua menjadi kacau


di lain tempat, gina begitu frustasi, dia tidak menyangka kalau apa yang dia inginkan ternyata justru berbalik arah menyerangnya, tidak sedikit publik yang berbalik menyerangnya, mereka mengatakan kalau Regan tak mungkin sampai melakukan klarifikasi kepada pers jika itu memang kesalahannya...jika seperti ini maka siapa yang seharusnya di salahkan, tidak sedikit pula yang mengutuk gina seandainya apa yang sudah dia lakukan dan dia sebarkan adalah sebuah kebohongan..


*


Regan datang menemui gina, gina tampak tak ingin melihat Regan, tapi Regan tetap memaksa untuk menemui nya, tak ada pilihan lain


" sekarang kamu puas??"


" puas untuk apa??"


" puas karena sudah membuat ku seperti sekarang"


" jika memang apa yang sudah kamu lakukan benar, bukankah seharusnya kamu tidak perlu khawatir??jika kamu seperti sekarang, semakin meyakinkan ku kalau kamu sudah berbohong terlalu banyak"


" semua aku lakukan buat kamu re..kenapa kamu justru menilai ku dengan sangat buruk"


" tidak..itu bukan untuk ku..tapi itu buat dirimu sendiri..yang ada di pikiran mu hanyalah bagaiman menjadi lebih terkenal setelah bersama ku..meski itu harus kamu lakukan dengan cara yang kotor"


" bukan seperti itu re..aku tulus mencintai mu"


" lalu kamu bisa tidur dan hamil dengan pria manapun??apa itu yang di namakan cinta??"


gina terdiam, dia tidak bisa melanjutkan perbincangan ini, semakin dia menjawab semua akan semakin kacau..


" berhenti berpura-pura seolah kamu adalah korban, korban sebenarnya bukanlah kamu..ada orang lain yang tak tau apa-apa tapi menderita"


" jadi di pikiran mu hanya lah gadis udik itu"

__ADS_1


" jika yang kamu maksud adalah Una..jawaban ku iya..yang kamu bilang udik, kampungan..dia adalah orang yang aku cintai..minta maaf lah dan berlututlah padanya seperti saat kamu meminta dia meninggalkan ku"


" sampai mati pun aku tak akan melakukannya..kamu pikir aku siapa sampai mau berlutut pada orang seperti itu"


" kalau begitu bersiaplah di penjara dengan perut besar mu"


" apa maksud mu re??kamu mau aku masuk penjara??"


" apa kamu tak melihat konferensi pers nya??sudah ku katakan aku akan membawa masalah ini ke jalur hukum..jika terbukti kamu berbohong, bukan kah ini masuk ke ranah pencemaran nama baik"


"tega kamu re.."


" kalau begitu minta maaf lah, maka aku tak akan meributkan ini..cukup semua terbukti dan kembali seperti semula"


gina terdiam..nafas nya tersengal-sengal menahan emosi...


" aku sudah pernah bilang..jangan pernah macam-macam dengan ku..apalagi jika itu menyangkut orang yang ku cintai..sejak awal kita tak pernah memulai hubungan apapun..aku sudah pernah menegaskan itu padamu..tapi tetap saja sebagai seseorang yang sudah memulai dan membawa mu, aku akan mengatakannya..hubungan kita, kerja sama kita, putus sampai di sini..dan jangan pernah menunjukkan wajah mu di hadapan ku"


Regan langsung pergi meninggalkan Gian, tinggal gina yang menangis, managernya masuk dan berusaha menenangkan nya, tapi sepertinya itu tidak cukup membuat gina terdiam


" kamu harus tenang gin, ada bayi dalam kandungan mu, kalau kamu stres ini kan buruk buatnya...kenapa kamu tak bisa mengatakan siapa ayah bayi itu sebenarnya??"


" bagaiman bisa kamu tidak tau??kamu yang berhubungan dengan nya, bercinta dan akhirnya bunting"


" aku mabuk waktu itu..aku ingat dengan siapa aku pergi..tapi aku tak bisa mengingat wajahnya, semua terjadi begitu saja, dan dia pergi sebelum aku bangun dan tersadar..kamu pikir aku tidak gila??!aku sangat gila memikirkan itu..karena itu aku menjadikan Regan sebagai tameng ku"


" dasar kamu gadis b*doh!!kamu kenapa gak hati-hati..sudah ku bilang jangan suka mabuk-mabukan, jangan suka pergaulan bebas..lihat sekarang yang terjadi??karirmu baru saja menanjak dan sekarang siap-siap untuk terjun payung lagi"


gina hanya bisa menyesali apa yang sudah dia perbuat, bagaimana bisa dia hamil tanpa tau siapa yang menghamilinya


**


Regan pulang ke rumah Una, bersiap untuk kembali ke rumahnya, setelah di dalamnya konferensi pers , tidak ada lagi wartawan yang menunggu di rumahnya, semua kembali tenang, meski masih harus menunggu beberapa waktu lagi untuk bisa mendapatkan hasil, tapi sementara ini sudah cukup membuat tenang


" mas Regan mau pergi sekarang??"

__ADS_1


Regan mengangguk


" ikut lah dengan ku"


" maaf mas..aku gak bisa" Una menolak " saat ini akan lebih baik kalau kita tidak saling bertemu dulu..terlalu banyak hal yang membuat ku syok, aku ingin lebih relaks "


" kamu pasti merasa sangat tertekan saat bersama ku??"


" boleh di bilang begitu..apa aku terlalu jujur?" Una tersenyum


" begitu lebih baik..memang itulah keahlian mu..mengatakan semua yang ada di pikiran mu"


" jaga diri baik-baik..aku harap mas Regan selalu sehat dan kembali seperti semula lagi"


" kita tidak sedang akan berpisah untuk selama nya un..kenapa harus mengucapkan hal seperti itu..kamu membuat ku takut"


" kita tidak tau apa yang akan terjadi nanti kan..hadir ku tidak lah penting mas..aku senang dan terimakasih karena berkat mas Regan nama ku tak lagi jelek, aku gak harus takut dengan komentar-komentar netizen, aku tak perlu takut untuk bertemu orang lain..meski mungkin agak sulit untuk mencari kerjaan sih sekarang, hehehe"


Regan menatap Una, dia tau pasti kalau saat ini Una pastilah sedih karena sejak peristiwa itu, dia sangat sulit untuk mencari pekerjaan, padahal dia harus bekerja keras untuk ibu dan adik nya


" kembalilah bekerja dengan ku..setelah kamu selesai ber hibernasi"


" hibernasi??aku bukan beruang lho"


Regan tersenyum, masih sempat-sempatnya dia menggoda Una, padahal hatinya sendiri sedang sedih karena akan berpisah dengan Una


" jadilah lagi asisten pribadi ku..aku akan menunggu sampai kamu kembali..entah kapan pun itu, pekerjaan itu ku pastikan selalu ada buat mu"


" terimakasih mas..aku sangat menghargai itu..tapi untuk saat ini, mungkin aku harus istirahat dulu kali ya..aahh..dan untuk rumah ini aku akan segera pergi, mas Regan bisa menyewakannya ke orang lain"


" kamu juga akan pindah??"


" tentu saja..aku akan pergi dari kota ini, ke tempat yang sama sekali tak mengenal ku, setidaknya di sana aku bisa mengerjakan apapun"


" lalu ibu mu??"

__ADS_1


" aku bisa beralasan apapun.."


Regan menatap Una, ada kepedihan, ketidak relaan di matanya..tapi dia tetap harus mengikuti pilihan Una, jika memang itu yang terbaik..meski hati mereka masih saling menginginkan, tapi sepertinya keadaan lah yang mengharuskan mereka untuk berpisah...


__ADS_2