Cinta Ku Terhalang Level

Cinta Ku Terhalang Level
episode 36 : mencoba mengingat


__ADS_3

semua tampak kaget..Regan hilang ingatan??dia bahkan tak mengenali siapa yang ada di depan nya..terlihat wajah polos Regan yang tak mengenali Una dan Zein..


" kalian siapa??"


Una jatuh terduduk, kakinya lemas..Una senang karena Regan akhirnya sadar dan baik-baik saja, tapi ini juga membuat Una merasa sangat tak terima karena Regan yang tak mengenalinya..


dokter masuk ke ruangan, memeriksa Regan..


" kenapa dia jadi tak mengenal kami dok?" tanya Zein


" sepertinya benturan keras membuat masalah di kepalanya, kami akan segera melakukan CT scan ulang untuk memastikan penyebab gejala nya..jangan khawatir..biasanya hal ini wajar tejadi dan sementara..semoga tidak menyebabkan hal yang lebih berbahaya"


" kamu benar tak ingat siapa aku??"


Regan menggeleng, dia yang masih tampak lemah berusaha untuk mengingat-ingat tapi seperti ya tidak berhasil..hanya menyakiti kepalanya..


Zein tiba-tiba ekspresinya berubah, dia tampak marah dan kesal


" bagaimana bisa kamu tak bisa mengingat semua nya!!" teriak nya kepada Regan


Una pun segera menerangkan Zein, dengan sikap Zein yang seperti ini, itu akan membuat Regan semakin lemah dan takut


" tenan kak..biarkan dia istirahat..dokter tadi kan udah bilang kalau bisa saja itu cuma gejala sesaat"


" dia gak bisa melupakan apapun meski cuma sedetik pun..dia harus mengingat semuanya" Zein masih berteriak


amarah Zein yang tiba-tiba membuat Una merasa takut, kenapa Zein sampai seperti ini?bukankah seharusnya dia senang karna melihat Regan sudah kembali sadar..Una masih tidak mengerti dengan sikap Zein yang tiba-tiba berubah...


Una memutuskan untuk kembali pulang, sepertinya kehadirannya tidak akan membantu banyak dan justru akan memperburuk keadaan jika Samapi ada yang melihat


perasaan sedih yang menyelimutinya, Una berharap itu hanya gejala sesaat, sangat tidak ingin Regan melupakannya..mereka baru saja merasakan rasa bahagia, kenapa justru ada hal seperti ini..


**


gina datang mengunjungi Regan, kabar tentang Regan telah hilang ingatan sudah sampai kepadanya..itu akan menjadi sebuah rahasia, tapi karena status gina adalah kekasih Regan, itu yang orang-orang tau, jadi agensi Regan memutuskan untuk memberi tau gina


" Regan..kamu baik-baik saja kak" gina berusaha untuk membuat dirinya sesedih mungkin, dia datang dan memeluk tubuh Regan, sementara Regan merasa kebingungan dengan adanya guna yang tiba-tiba saja memeluknya


"siapa wanita cantik ini??" pikir Regan


Gina mencium tangan Regan, mengelus pipinya


" kamu benar- benar tak mengenal ku??benar??"


Regan menggeleng


" aku gina re..pacar kamu"


" pacar??"


" iya benar..pacar kamu...kita adalah pasangan ideal sepanjang masa..semua orang sangat mengagumi kita"


" kenapa bisa semua orang??"

__ADS_1


" kamu belum tau??apa Zein belum memberitahu mu??"


" tentang apa??"


" kalau kamu adalah bintang top..bintang paling bersinar..dan kita adalah pasangan bintang yang bersinar itu"


Regan masih kebingungan dengan pernyataan guna, pikiran nya seolah kosong, dia tak paham dengan apa yanga di maksud oleh gina, seperti sudah tau, gina pun mengeluarkan ponselnya, masuk ke pencarian..


" lihat ini..ini kamu..Regan Aditya..si bintang terkenal..dan ini kita..lihatlah semua berita ini mengarah pada mu"


Regan melihat nya, benar..semua pencarian mengarah padanya...


" jadi apa sekarang kamu sudah ingat"


Regan menggeleng


" ya sudah..tak apa..yang penting kamu sudah tau kalau kita ini adalah pasangan..aku akan selalu berada di samping mu..jadi kamu harus segera sembuh ya..dan ayo kita kembali membuat dunia bersinar lagi " gina mengatakan semuanya dengan ekspresi yang terlihat begitu bahagia


akhirnya gina bisa membuat Regan tidak lagi mengingat Una, bagaimana pun caranya Regan tak boleh mengingat lagi, saat ini Regan seperti ya sudah percaya pada gina..di tambah banyak nya berita mengenai mereka...


di lain sisi ada Zein yang tidak senang dengan situasi ini, dia terus berusaha meyakinkan Regan untuk mengingat semua nya, dia terlihat tidak rela dengan apa yang Regan alami saat ini


" re..apa ada yang kamu ingat??"


Regan menggeleng, tidak banyak kata yang Regan ucapkan, mungkin karena ingatannya yang terganggu sehingga membuat dia lebih pendiam


" apa sedikit pun tak ada yang kamu ingat??"


Regan terdiam


" kamu bahkan tak ingat dengan ibu mu??"


Regan kembali menggeleng


" ah ya amplop hitam..apa kamu juga tidak mengingatnya??"


"amplop hitam??"


" iya..benar..amplop hitam"


Regan berusaha mengingat, tapi itu tak berhasil


semakin Regan tak bisa, Zein semakin marah, tapi dia berusaha untuk menyembunyikan itu..


Regan merasakan sakit yang sangat di kepalanya, sepertinya Zein sudah meminta banyak berpikir untuk Regan...


" lalu Una, apa kamu juga tak mengingat nya??"


" Una??"


" iya..gadis ya g kemarin ada di sini bersama ku..kau tak mengingatnya??"


Regan menggeleng

__ADS_1


Zein pun mulai menyerah, oke memang sebaiknya mengikuti saja perintah dokter..


*


" bagaimana keadaan mas Regan, kak?"


" masih sama..tak ada apapun yang dia ingat"


" oh begitu"


" un..bisa kah hari ini kamu datang ke rumah sakit??sepertinya dengan adanya kamu bisa membuat Regan mengingat sesuatu..setidaknya kamu adalah orang yang di sayanginya"


Una menutup telponnya, Una mengikuti apa yang Zein katakan..mungkin benar dengan adanya dia, Regan bisa mengingat sedikit demi sedikit..Una tidak rela jika dia di lupakan oleh Regan, dia harus melakukan banyak cara agar Regan bisa mengingat nya kembali..


Zein membawa Una lewat pintu belakang, lebih baik berhati-hati..tapi saat mereka masuk, di dapati nya gina sudah ada di dalam sedang mengupas buah apel untuk Regan


" kenapa kamu ada di sini??" tanya Zein


" aku datang berkunjung..kenapa??gak boleh??Regan yang meminta ku datang"


" benar kamu meminta nya re?" tanya Zein


" iya bang"


" oh ya maaf karena tidak memberi tau mu Zein..aku memberikan Regan ponsel agar dia bisa menghubungi ku setiap saat, karena aku dengar kamu tidak memberinya ponsel..dia harus memiliki itu, bagaimana bisa kamu tidak memberinya"


" bukan tidak memberinya..butuh waktu untuk memulihkan kembali ponselnya..dia tidak bisa sembarangan memegang nomer ponsel baru..jadi silahkan itu di ambil lagi"


" gak apa-apa bang..aku gak masalah..aku merasa lebih baik dengan memiliki ini..aku juga harus menghubungi mu kan"


" aku akan memberi kan mu yang lain"


" kenapa kamu terus memaksa??Regan bilang ingin yang ini saja" sepertinya gina merasa kalau saat ini dia lah pemenang nya..Una melihat itu merasa begitu kecewa, sakit hati dan cemburu..sepertinya situasi ini membuat gina memanfaatkan Regan, dia berusaha meyakinkan Regan dengan berita-berita mengenai mereka berdua, dan mengatakan kalau mereka adalah pasangan..sedangkan Una, apa yang dia miliki??dia bahkan tak punya kenangan lain dengan Regan..


Regan melihat ke arah Una


" oh dia??"


" dia Una" jawab Zein


Una tersenyum, Regan menatap nya, seperti ada sesuatu, seperti kenal tapi Regan justru tidak yakin dengan semuanya


"bukan siapa-siapa re..dia hanya orang biasa .dulu dia pernah jadi staff mu jua, tapi udah berhenti karena menimbulkan masalah..iya kan Zein" seolah sedang memprovokasi, gina terus memaksa regan mengingat bahwa dia satu-satunya yang di cintai Regan saat ini


" dia asisten pribadi mu sekarang re" ucap zein


Una pun tak percaya dengan yang dia dengar, apa artinya sekarang dia kembali berada di samping Regan


gina yang mendengarnya merasa tidak puas, dia menolak dengan tegas apa yang di katakan Zein


"aku gak setuju!!" ucap gina


" gak apa-apa gin..aku gak masalah..dengan begitu Una bisa banyak membantu ku..bukan kah kamu bilang dulu dia adalah asisten ku juga..gak peduli seperti apa dulu sampai dia berhenti..aku harap itu bukan kesalahan yang buruk kan"

__ADS_1


Una merasa bahagia, ini bisa jadi tanda yang baik, dengan begitu dia bisa dekat dengan Regan..dia akan membuat Regan menjauh dari si nenek lampir gina itu..


__ADS_2