
sekejap dunia seperti berputar sangat lambat..entah apa yang merasuki Regan..entah apa yang saat ini ada di pikirannya...
riuh suara wartawan menanyakan perihal hubungan kami, masalah utama seperti langsung tertelan bumi..semua sibuk bertanya kapan kami mulai bersama?? pertengkaran karena apa? dan entah apalagi karena semua benar-benar membuat Una pusing..
semakin banyak pertanyaan semakin tak bisa bicara dan berpikir, Una seperti sudah di kendalikan Regan..
" maaf ya teman-teman..saya janji akan melakukan konferensi pers setelah semua kembali tenang..yang pasti saat ini semua baik-baik saja, dan seperti yang kalian lihat..kami sepasang kekasih yang sangat bahagia saat ini..iya kan sayang??" ucap Regan sambil menoleh ke arah Una..Una yang gelagapan hanya bisa mengangguk saja...
" semua yang di beritakan terlalu di lebih-lebihkan..jadi tolong untuk tidak membuat spekulasi berlebihan lagi..okey??!"
Regan menggandeng tangan Una dengan sangat mesra..sementara Una melewati aji yang sama kaget nya dengan pernyataan Regan..Una hanya bisa menatap sambil berlalu tanpa bicara apapun..
" kami adalah sepasang kekasih...sepasang kekasih ****** kau tu Regan...aaarrhgggh" Una benar-benar kesal..dia sudah terjebak dalam permainan yang Regan ciptakan..
Una berharap Regan akan membuat pernyataan yang bisa membuat dia tidak lagi berurusan dengan masalah itu lagi, tapi faktanya Regan malah semakin membawa nya terlalu dalam...
semakin Una membuka buletin di ponsel perasaaan ya semakin jengkel, dia menyalakan tivi pun hal yang sama berita tentang Regan yang kini sudah punya kekasih..kenapa semua di penuhi dengan berita Regan...
" haruskah aku pergi menyenangkan diri hari ini??"
Una pun beranjak keluar, ingin menghilangkan stress
drett..drett..ponsel bergetar, pesan dari aji
" sedang apa?"
" lagi mau jalan-jalan😁"
" lagi kencan ya??😁😁 "
" enggak kok aku sendirian aja"
" gak sama pacar artismu?"
sepintas Una ingin menjelaskan bahwa sebenarnya dia dan Regan tidak lah berpacaran, itu hanya pengalihan aja untuk kasus sebelumnya...tapi Una mengurungkan niat nya..Una memang merasa jengkel dengan sikap Regan yang tiba-tiba, tapi dia sendiri penasaran kenapa Regan harus mengambil cara itu .pasti lah ada alasan...
" dia lagi sibuk kak😁" balas Una
" mau ku temani??"
" beneran nih??boleh kalau mau🤭"
"sharelok ya aku langsung otw nih"
" siap bos ku..hehehe"
beberapa saat kemudian aji sudah bersama dengan Una..senyuman ramah pria rupawan..bagaimana bisa pria seperti ini di tinggalkan, pikir Una
" aku beneran kaget lho melihat kemarin" ucap aji
" jangankan kakak, aku aja kaget setengah mati"
" kenapa kaget?"
Una menyadari ucapannya pasti akan menimbulkan pertanyaan lagi
__ADS_1
" maksud nya kaget aja karena dia tiba-tiba mengakui hubungan kami di depan publik..tau sendiri lah kak, selebriti kebanyakan menyembunyikan hubungannya, apalagi jika wanita nya orang biasa seperti ku" ucap Una sambil menunduk
" emang kenapa kalau orang itu seperti mu..toh kalian saling menyukai..dan lagi kamu itu istimewa banget"
" istimewa?" Una merasa tersipu dengan ucapan aji
" buktinya Regan menyukaimu, berarti kamu itu istimewa.."
" aaahh..itu maksudnya, hehehe"
" kenapa??kamu berharap aku yang bilang kamu istimewa??"
Una memerah, terlihat jelas kah kalau dia berharap seperti itu
" bagiku kamu itu gak istimewa..tapi istimewa banget" bisik aji sambil sedikit mendekatkan wajahnya ke arah Una ..mendengar itu wajah Una semakin memerah..
" tapi sepertinya Regan itu sedikit pemarah ya??" tanya aji sambil menoleh ke arah Una
Una terdiam sesaat
" enggak juga sih sebenarnya"
" lalu seperti apa sebenarnya Regan, kok kamu bisa mau pacaran sama dia?? tentunya bukan karna dia artis kan?"
Una bingung bagaimana menggambarkan Regan, karena yang sebenarnya selama mereka bersama tidak banyak hal spesial yang terjadi, yang paling banyak tentu Omelan -omelan Regan yang membuat Una pusing tiap hari
" dia manis, romantis dan juga perhatian.." jelas Una " tentu nya dia ganteng dan banyak uang, hahaha" tambah Una
" walah..ternyata semua wanita sama ya..ujung-ujung nya duit" balas aji sambil tepok jidat " aku mundur alon-alon deh, gak ngatasi aku" celoteh aji sambil menelungkup tangannya ke atas tanda menyerah
" beneran gak apa-apa nih kita jalan bareng??"
" gak apa-apa lah kak, gak akan ada yang sadar aku pacar Regan..yang terkenal kan Regan bukan aku, hehehe"
mereka asyik bercengkrama sampai tak sadar waktu sudang perang, hari libur ini menyenangkan..Una bisa sedikit melupakan masalah yang sedang dia hadapi saat ini berkat aji, aji mengantar Una sampai depan rumah dan langsung berpamitan..belum juga masuk rumah..dering ponsel Una terus berbunyi..telpon dari Regan..
" sudah ku bilang jangan kemana-mana dan diam di rumah kan?"
Una bingung bagaimana Regan bisa tau dia baru saja kembali dari berpetualang bersama aji seharian
" aku gak kemana-mana kok"
" kamu pikir aku tol*l ya..kamu muncul di buletin utama hari ini"
Una langsung mematikan ponselnya dan buru-buru membuka berita..yang benar saja ada Poto dia dan aji di sana..PACAR REGAN BERSAMA PRIA LAIN, AKANKAH INI PERSELINGKUHAN??
tulisan besar itu mbuat Una lemas..bagaimana bisa orang dengan mudah mengenalnya..apa setiap orang punya Chanel untuk bisa membuat berita..
dreett..pesan masuk dari Regan
" kemasi baju mu dan tunggu di sana jangan kemana-mana"
" mau apa??"
" tunggu saja aku segera kesana"
__ADS_1
Una semakin tak mengerti dengan sikap Regan, meski begitu Una tetap menuruti perintah Regan, dengan terus bergumam jengkel Una mengumpat terus, tak tau bahkan tak faham dengan kejadian saat ini..semoga ini mimpi dan segeralah terbangun
setelah 15 menit Regan sampai di rumah Una,
" dimana ibu mu dan adik mu??kau bilang tinggal dengan mereka..aku mau minta ijin"
" mereka di kampung"
" bukan bersama mu?"
" aku sewa di sini jadi gak usah repot-repot minta ijin" jawab Una ketus" mau ngapain ini bawa-bawa baju??"
Regan terdiam..Una berpikir Regan bakalan marah seperti biasanya, mendengar suaranya di telepon saja sudah membuat pusing, tapi setelah bertemu Regan terlihat lebih lembut dan mampu mengontrol emosi, dia bahkan tidak terlihat marah sama sekali
" ayo tinggal bersama"
ada apa lagi ini..ujian apa lagi ini..kenapa bisa begini
tanpa pikir panjang Una langsung mendorong kopernya dan berniat masuk kedalam rumah, tentu dia gak mau tinggal bersama dengan orang yang bahkan tidak dia kenal dengan baik..
Regan menarik tangan Una berusaha menghentikannya
" kita harus tinggal bersama"
" buat meyakinkan orang-orang biar percaya kita pacaran??"
Regan mengangguk
" gak harus juga tinggal bersama kan?"
Regan menatap Una, berpikir Regan akan kesal tapi Una salah lagi..terlihat sekali wajah Regan yang lebih ke arah kwatir..
" media dan wartawan akan mencari mu, dan pasti akan banyak fans ku yang menyerang mu..jangankan sekarang..bahkan kemarin kita bilang sedang baik-baik saja mereka tetap mencari celah kesalahan mu...tahan sebentar saja..sampai semua kembali tenang..dan aku akan membebaskan mu..tapi untuk saat ini turuti apa kata ku" Regan seperti memohon
Una tak sanggup berkata-kata, mata Regan yang berkaca-kaca membuat hati Una luluh..
Regan membawakan koper una dan memasukkannya ke bagasi, keduanya masuk ke mobil..Regan tiba-tiba meraih Seatbelt di samping Una dan memasangkannya, wajah Regan yang mendekat ke arah Una membuat jantung Una berdegup kencang..Regan tiba-tiba berubah jadi pria yang sangat perhatian, Regan tersenyum ke arah Una..Una masih tertegun, terpesona dengan pria tampan yang ada di samping nya..alunan musik romantis mewarnai perjalanan mereka menuju kerumah Regan...meski semua terasa kaku..tapi akhirnya jadi mulai terbiasa, Una sesekali melirik ke arah Regan, Regan yang terlihat tenang, begitu membuat Una terkesima dan sekejap lupa bahwa ini hanya lah pura-pura..
" mau makan dulu?" tanya Regan seketika membuyarkan lamunan Una yang manis
" boleh" jawab Una sambil tersenyum..
mereka berhenti di sebuah cafe..Regan beranjak keluar dan membukakan pintu untuk Una, dengan pelan menggandeng tangan Una dan masuk kedalam cafe..Una yang terhanyut dengan suasana romantis ini, seperti sedang terhipnotis dengan sikap Regan yang benar-benar di luar dugaan..
mereka mengobrol santai, sesekali tangan Regan menggenggam tangan Una, bahkan mengusap bibir Una dengan tangannya..Una sudah berada di bawah kendali Regan..
setelah perjalanan romantis ini, akhirnya mereka sampai di rumah Regan..Regan membawakan masuk koper una..
gubrak..Regan melempar koper milik Una dan segera berbaring di sofa..Una kaget seketika melihat perubahan Regan yang tiba-tiba..
" kita bicara lagi besok..itu kamar mu sebelah sana" ucap Regan sambil menunjuk ke sebuah kamar kosong
" jangan berpikir kalau itu nyata..ingat hubungan ini hanya pura-pura dan apapun yang aku lakukan ke kamu tadi itu hanya acting..okey??! jadi jangan ge'er dan berharap lain" Regan pun menunjukkan hasil kiriman foto yang dikirimkan Zein, itu mereka saat tadi dalam perjalanan kesini
oh jadi itu tadi acting??pantas dia sangat lembut, jadi biar di foto terkesan bagus dan romantis..
__ADS_1
Una kesal sekali, dia sudah terbodohi dengan kelakuan Regan..bagaimana bisa dia juga terpesona..serasa patah hati Una dan juga rasa malu karena dia berpikir Regan benar-benar sudah berubah..