
Hari itu hari pertama mereka bekerja di butik, dengan membaca basmalah Cantika membuka pintu butik di bantu dengan Vera dan Luna. Semoga kedepannya butik ini akan terkenal doa' Luna yang di amin kan Cantika dan Vera. mereka mulai membersihkan butik dan membereskan sisa-sisa perjamuan kemarin. setelah semua rapi Cantika pergi ke ruang atas untuk memulai desain nya,sedang Vera mempersiapkan pembukuan butik.
Bos aku ke bawah ya bantu Luna dan jaga kasir.
Ih Vera siapa yang suruh panggil bos sih,kan kita sama-sama kerja di sini.
Kan sebentar lagi isu nya mau jadi istri si bos, goda Vera.
Isu dari mana itu? Cantika mengernyitkan alis nya.
Tanyakan saja pada rumput yang bergoyang.... he... he.... he....
ish kamu ini ada-ada aja,jangan nyebarin gosip yang gak bener Lo. nanti jadi nya fitnah.
Siap Bu bos,,,,,kata Vera sambil berlalu meninggalkan Cantika yang masih bingung dengan perkataan Vera. Dia meletakkan pensil nya sejenak mencerna kata-kata Vera dan dia juga mengingat perkataan om Aji yang mengatakannya kalo aku adalah calon menantu pak Wirawan gumamnya. Maksud nya apa sih? Ah bodo amat yang penting aku kerja selesai kata nya berbicara sendiri. Cantika melanjutkan gambarnya,tak berapa lama tanda motif hp nya berbunyi. Cantika hanya meliriknya,dan tetap melanjutkan gambar nya. Kembali hp nya berbunyi kali ini bukan pesan lagi melainkan panggilan wa. Di lihatnya nama Ahmad yang muncul dengan malas dia menjawabnya, karena dia malas kalo saat sedang kerja dia di ganggu.
Assalamu 'alaikum....kenapa pesanku gak di jawab sih?
Wa'alaikumussalam, maaf aku lagi gambar jadi malas kalo harus membaca wa.
Jangan begitu Can, mulai sekarang kamu harus rajin-rajin membuka hp mu saat kerja. karena kerjaan mu sekarang kan menerima pelanggan juga.
Iya mas,oh iya ada perlu apa mas meneleponku?
Nanti makan siang aku jemput,ada relasiku yang ingin meminta bantuanmu untuk membuatkan baju untuk pernikahannya. Kalo dia suka dengan gambarmu dia akan membelinya darimu.
Benarkah mas, tampak sekali Cantika begitu gembira.
__ADS_1
Iya jadi jangan malas lagi ya untuk melihat hp saat kerja,siapa tahu rezeki datang dari sana. Sekarang aku mau siap-siap meeting, nanti jam setengah 12 aku jemput.
Iya mas aku tunggu, Cantika menutup telponnya setelah menjawab salam dari Ahmad.
Cantika membereskan peralatannya dan menyangklong tas slempangnya untuk segera turun menunggu kedatangan Ahmad di bawah.
Kalian belum pada laper? udah saat nya makan siang lho.
Sebentar lagi mbak,ini masih ada customer jawab Luna.
Kamu mau keluar Can?
Iya Ver, katanya pak Ahmad sudah di jalan.
Cie....cie.... yang mau jalan, kita nitip kamu aja ya.
Wew.... udah di ajak ketemu relasi segala.
Beneran Ver mau ketemu relasi nya yang mau minta tolong di buatin gambar baju buat pernikahannya.
Iya... iya Bu bos percaya kata Vera sambil cekikikan.
Kamu ya Ver udah aku bilang jangan buat gosip yang enggak-enggak.
Iya iya jangan marah-marah Napa, tuh yang di tunggu udah datang.
Ada apa sih kok kayak nya seru, oh iya nih Ver aku bawakan makan siang buat kamu dan Luna.
__ADS_1
Makasih pak, jadi ngrepotin. Vera segera menerima makan siang dari pak Ahmad.
Kamu udah siap kan Can? ayo kita pergi sekarang. Vera aku sama Cantika pergi dulu ya, kalo ada apa-apa kabari.
Siap pak Ahmad yang tampan.
mendapat jawaban seperti itu Ahmad hanya tersenyum dan segera pergi dengan Cantika ke restoran tempat janjian mau ketemu dengan relasinya. kurang lebih 30 menit mereka sampai di tempat tujuan. mereka segera turun dan memasuki kafe,Ahmad melihat relasi nya yang melambaikan tangan padanya dan segera mereka menuju ke sana.
Maaf kami telat bung Ridwan kata Ahmad sambil menjabat tangan relasi nya itu. sedang Cantika hanya mengucap salam dan menangkupkan kedua tangan di dadanya.
Ah gak kok brow, aku aja yang terlalu cepat dari jam janjian kita.
Kenalkan ini Cantika yang akan mencoba membuatkan desain seperti yang kalian inginkan.
Ah iya,, ternyata cantik juga ya seperti namanya. mari silahkan duduk.
mereka duduk dan memesan makanan,sambil menunggu makanan datang mereka membicarakan tema baju yang di inginkan untuk pernikahan mereka. Ridwan dan Cantika pun bertukar no hp untuk mempermudah komunikasi mereka. Tak lama makanan datang, mereka makan dengan diam.
Setelah selesai Ridwan berpamitan terlebih dahulu,karena dia harus meeting. namun Ahmad dan Cantika masih menikmati duduk di sana sambil mengobrol ringan.
bersambung..........
Jangan lupa terus berikan semangat buat author ya,,,,,.
dengan memberikan like,vote dan komen nya.
🙏🙏😘
__ADS_1