Cinta Masa Lalu

Cinta Masa Lalu
bertemu Bernad


__ADS_3

Siang itu seperti biasa Cantika sibuk mendesain baju untuk customer, dan dia juga membuat gambar baju untuk pernikahannya yang kurang 1 bulan lagi. Sedang untuk persiapan yang lain semua sudah di persiapkan calon mertua dan juga orang tuanya.


Cantika menarik nafas panjang dan bersandar di kursinya, Vera yang kebetulan ada di sana memperhatikan sahabatnya.


Kenapa Can?


Hem...... gak ada apa-apa kok Ver cuma kayak nya aku butuh refreshing, otakku lagi buntu buat nyelesain desain baju customer.


Gak biasanya kamu kayak gitu Can,biasanya selalu semangat.


Entahlah Ver, aku juga sedikit stres kayak nya.


Vera mendekati Cantika,,,,,,, kenapa stres? apa karena kamu mau menikah 1 bulan lagi. apa perlu ku temani jalan-jalan habis makan siang nanti? atau minta di temani liburan sama babang Aan?


Cantika mengernyitkan dahi nya,,,,,, siapa. babang Aan?


He...he... he itu babang Antonius mu alias babang Ahmad,kata Vera sambil cengengesan.


Gak ah..... kayak nya dia lagi sibuk akhir-akhir ini, katanya mau buka toko mas di kota ini.


ckckck..... calon idaman ni ye, goda Vera.


Hp Cantika berbunyi di tengah keseruan obrolan mereka.


Aku angkat telpon dulu ya Ver,,,,,,


Kalo gitu aku mau turun ke bawah dulu ya, Vera segera keluar dari ruangannya setelah mendapat anggukan dari Cantika.


☎️ "Cantika"


Selamat siang,,,dengan ACA butik di sini bisa saya bantu?


☎️ "Mr X"


Selamat siang, apa benar saya bicara dengan ibu Cantika?


☎️ "Cantika"

__ADS_1


Ya ,saya sendiri....maaf dengan siapa saya bicara? dan panggil saja mbak jangan ibu.


☎️ " Mr X"


Baiklah mbak em....saya Wawan, bisakah siang ini kita bertemu di Oti kafe? saya mau pesen desain baju dengan anda.


☎️ "Cantika"


Bisa,jam berapa kira-kira ya?


☎️ "Mr X"


Kalo begitu bagaimana kalo sekarang saja saya tunggu di meja no. 5.


☎️ "Cantika"


Baiklah,saya segera ke sana.


Cantika menutup telponnya kemudian berangkat ke kafe Oti yang tak jauh letaknya dari butiknya.


Ver,maaf ya aku tinggal keluar ketemu klien baru. Tanpa menunggu jawaban dari Vera, segera Cantika keluar karena taxi online yang di pesan nya sudah datang.


Vera menggelengkan kepalanya,melihat tingkat sahabatnya itu.


kurang lebih 15 menit perjalanan Cantika sudah sampai di Oti kafe,dia segera mencari meja yang di maksud dengan bertanya pada salah satu karyawan kafe yang kebetulan melewati nya. Cantika segera mendekati seorang lelaki yang memakai kemeja hijau army yang duduk membelakanginya.


Maaf telah menunggu lama,kata Cantika yang sudah berdiri di depan Wawan.


Wawan tersenyum dan mempersilahkan tamunya untuk duduk tanpa menoleh, dan ketika Cantika menarik kursi hendak duduk dia sangat terkejut karena pandangan mereka saling bertemu. Dia melihat wajah laki-laki di depannya yang mirip dengan calon suaminya.


Kamu.....


Gak usah kaget gitu kali princes,duduklah. Ya ini aku Bernad Wirawan adik dari Antonius Wirawan. Apa kabar princes,senyum Bernad pada Cantika.


Cantika tersenyum dan duduk,,kenapa kamu gak bilang dari awal?


Aku mau Surprice sin kamu,he...he....he.... karena kebetulan aku datang ke Semarang ketemu sahabatku sekalian aja ketemu kamu.

__ADS_1


Darimana kamu dapetin nomer ku?


Dari Dewi kata Bernad santai,Cantika menganggukkan kepalanya.


Lama gak ketemu kamu tambah cantik princes, kita makan dulu ya aku udah laper. maaf aku udah pesenin kamu tanpa persetujuanmu.


Cantika melihat makanan yang ada di depannya dengan senyum karena makanan yang di pesan Bernad adalah makanan kesukaannya.


Kamu tahu makanan ke sukaanku Bernad?


Benarkah makanan ini kesukaanmu, kebetulan sekali dong.mungkin kita jodoh,goda nya.


Kamu gak masih Bernad yang dulu gak berubah.mereka berdua tertawa.


Princes,,,aku mencintaimu kata Bernad tiba-tiba membuat Cantika tersedak dengan sigap Bernad memberikan air putih pada Cantika.


Kamu jangan bercanda Bernad,kamu tau aku dan kakak mu sebentar lagi akan menikah.


Aku tau,,,tapi maaf aku hanya ingin sekedar mengungkapkan apa yang ada di hatiku, dan aku terlambat untuk menemukan mu untuk menyatakannya.


Cantika terdiam sejenak,,,maaf Bernad meskipun kamu menemukanku lebih dulu dari kakakmu, aku tak mungkin menerima pernyataan mu karena keyakinan kita berbeda.


Bernad tersenyum..... udah gak usah di pikirin anggap saja aku tak pernah menyatakan perasaanku padamu. Aku sudah cukup bahagia melihatmu bahagia dengan kakakku. Sekarang senyum dong calon kakak ipar,kata Bernad berusaha mencairkan suasana meski hatinya terasa sakit melihat wanita yang di cintai nya akan segera menjadi istri kakak nya.


Cantika tersenyum,,,,,kamu gak berubah selalu bisa mencairkan suasana dan membuatku tersenyum.


Ya,karena aku ingin selalu melihat senyummu apalagi tawamu, princes.


Setelah selesai makan dan berbincang dengan Cantika, Bernad pun akhirnya pamit.


(semoga kamu selalu tersenyum my princes, aku akan menjagamu dari jauh.batin Bernad yang belum bisa melupakan cinta nya pada Cantika)


bersambung..........


selalu dukung author ya,,, dengan memberikan like, vote dan komen yang membangun.


😘😘🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2