Cinta Masa Lalu

Cinta Masa Lalu
ultah Cantika 2


__ADS_3

Pagi datang Cantika membuka matanya perlahan,dia terkejut karena mendapati dirinya tidur di kamar suaminya. Dia tersenyum melihat suaminya masih terlelap di sampingnya. Perlahan dia mengusap wajah suaminya yang damai dalam tidurnya.


Mas bangun,sudah jam 5 kita sholat dulu.


Ahmad memegang tangan istrinya dan mengecupnya,kemudian bangun.


Mas kok kita tidur di kamar,bukankah semalam kita di tenda Deket sungai ya?


Iya aku menggendongmu pulang sayang karena tak baik untuk calon anak kita kalo kamu tidur di tenda yang hanya beralaskan tikar.


Tapi kan aku berat mas,berat badanku saja sudah naik 3 kg.


Kamu meremehkan ku sayang? kata Ahmad sambil mengeringkan mata pada istrinya.


Enggak bukan begitu mas.


Ya sudah ayo kita ambil wudhu dan segera sholat sebelum kita kehabisan waktu subuh.


Mereka berjalan ke kamar mandi untuk membasuh muka dan wudhu untuk kemudian melaksanakan sholat subuh.


Mas, apa pagi ini mereka akan segera pulang ke rumah masing-masing?


Gak sayang mereka masih ada kegiatan mancing bareng dan juga mandi bareng di sungai.


Wah kayaknya seru,boleh ikut mancing gak mas?


Gak bahaya,nanti kalo kamu jatuh gimana? mas ajak ke mol aja ya?


Gak mau ah,kalo mas gak mau antar aku mau minta di temani Bernad aja deh. Cantika mengeluarkan hp nya dan bersiap mau menelpon Bernad.

__ADS_1


Baiklah....baiklah... tapi janji ya hanya liat aja, jangan deket-deket ke sungainya.


Iya....janji jawab Cantika sambil tersenyum manis membuat Ahmad tak bisa lagi menolaknya.


Kita sarapan dulu.


Ahmad menggandeng Cantika mengajaknya menuju ke meja makan untuk sarapan.


Pagi ma pagi pa,,,,,Ahmad mengecup kedua pipi mama dan papanya.


Pagi,,,,ayo sini sayang sarapan dulu biar calon cucu mama sehat.


Minum susunya dulu sebelum makan sayang, Ahmad menyodorkan susu hamil pada istrinya.


Cantika segera meminumnya habis dan mulai sarapan bersama kedua mertuanya dan juga suaminya.


Iya pa,,,pagi ini mereka akan mancing dan mandi bersama di sungai. menantu papa juga mau lihat kegiatan mancing mereka.


pak Wirawan dan istri saling pandang dan tersenyum.


Sebaiknya gak usah ke sana sayang,licin nanti kalo kamu tergelincir gimana. kita ke toko aja yuk liat ada model baru gak,kalo ada nanti kita ambil. bujuk mama pada Cantika.


Cantika hanya menggeleng,aku pengen liat temen-temen mancing ma. aku janji mau liat dari jauh dan akan selalu di sisi mas Ahmad.


mama menarik nafas panjang,ia tau kalo keinginan orang hamil pasti macem-macem dan di luar nalar. dan satu lagi keinginan ibu hamil tidak bisa di cegah.


Ya sudah pergilah, Mad jaga menantu mama sama calon cucu mama ya.


Iya mah siap,,,,,,

__ADS_1


setelah selesai makan mereka segera menuju ke sungai.


Nad, udah dapet ikan apa belum teriak Cantika begitu sampai di tepi sungai dan melihat semua sudah turun untuk memancing.


Stop,,,,stop di situ saja princes jangan ke sini licin. Nanti kalo aku udah dapet kita bakar bareng, kamu duduk di sana saja.


Oke,,,,,semangat Nad, dapatkan ikan yang besar ya.


Bernad hanya tertawa mendengar teriakan Cantika,,,,di sungai mana ada ikan yang besar.


Ahmad melihat istrinya yang begitu senang dia pun tersenyum sendiri.


Mas kita mendekat ke Bernad yuk, Cantika menarik tangan Ahmad. Dia terpeleset dan hampir saja jatuh,namun dengan sigap Bernad berlari menangkap tubuh Cantika karena sedari tadi Bernad memandangi setiap gerak-gerik Cantika.


Tuh kan jatuh,untung Bernad bisa menangkap mu. makasih ya Nad, Ahmad menepuk bahu Bernad.


Nad, pancing mu kayaknya bergerak. cepet kamu tarik siapa tau dapet ikan.


Bernad segera berlari dan mengangkat pancingnya. Dia pun berteriak kegirangan.


Aku dapet ikan princes teriak Bernad sambil menarik pancingnya mendekat. Semua mata tertuju pada Bernad.


Wah besar sesuai keinginanmu princes.


Cantika bertepuk tangan,ayo yang lain mana nie ikannya?akhirnya pagi itu mereka mendapatkan 10 ikan. Cantika berserta temen-temen ceweknya membakar ikan itu dan para laki-laki pergi ke sungai untuk mandi dan berenang sejenak mengenang masa kecil mereka.


Mas,terima kasih ya di hari ultahku ini kita bisa berkumpul dengan teman-teman masa kecil kita.


Iya sayang apapun untukmu jawab Ahmad sambil menangkup pipi istrinya.

__ADS_1


__ADS_2