
happy reading teman-teman,,,semoga kalian suka dengan ceritaku ini ya....
Setelah makan malam Cantika dan Ahmad duduk bercengkerama dengan kedua orang tua Cantika sambil memakan cemilan yang sudah di sediakan ibu.
Nak Ahmad, ayah sudah mempercayakan putri ayah satu-satu nya kepadamu ayah harap nak Ahmad tidak pernah menyakiti hati Cantika.
In sha Allah yah, Ahmad akan selalu membuat Cantika bahagia. Dan doa' kan kami semoga kami bisa menghadapi ujian dalam rumah tangga kami.
Aaamiiin jawab mereka semua.
Ayah ibu Cantika mohon maaf kalo belum bisa membahagiakan kalian berdua.
Sayang, kami cukup bahagia jika melihat rumah tanggamu baik-baik saja dan cepat buatkan kami cucu. ibu mengelus kepala Cantika.
Oh iya setelah ini nak Ahmad berencana mau tinggal di mana?
Ahmad akan membawa Cantika ke rumah Ahmad yang gak begitu jauh dari butik Yah. dan kami akan usahakan sering berkunjung kemari.
Ya sudah masuklah ke kamar, kita juga harus bersiap-siap untuk perjalanan ke Pekalongan besok. Ayah sama ibu juga mau beristirahat.
Kedua orang tua Cantika pergi ke kamar begitu juga dengan pengantin baru.
__ADS_1
Di dalam kamar Cantika segera mengemasi beberapa baju yang akan di bawa ke Pekalongan besok.
Sudah selesai sayang,kemari lah......
Cantika duduk di sebelah suaminya yang masih memainkan hp nya.
Mas,,,maafin aku belum bisa memberikan hak mu malam ini.
Ahmad memegang dagu istrinya,,,,hei,,,hei,,, princes jangan minta maaf ini bukan kesalahan mu. mungkin Allah masih ingin kita mengistirahatkan tubuh kita dan mempersiapkan untuk pesta besok di rumah ku.
Cantika tersenyum,,,, mas gak marah kan?
Ahmad menarik Cantika ke dalam pelukannya aku gak marah sayang. Tetaplah bersamaku dalam menghadapi badai yang pasti akan datang dalam rumah tangga kita kelak sayang. Jangan pernah tinggalkan aku.
Sekarang kita tidur, Ahmad membaringkan istrinya perlahan dengan tetap memeluk nya.
mereka tidur dengan saling berpelukan setelah Ahmad memberikan kecupan di seluruh wajah istrinya yang cantik itu.
☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️
Pagi hari datang mereka semua menyiapkan apa saja yang akan di bawa ke rumah Ahmad.
__ADS_1
Setelah semua beres mobil yang di tumpangi mereka meluncur ke Pekalongan. Perjalanan di tempuh kurang lebih 4 jam karena Ahmad melewati tol. Sampai di Pekalongan jam sudah menunjukkan jam 1 siang, Ahmad menurunkan mertuanya di rumah adik dari mertuanya. Mereka di sambut hangat oleh keluarga dari adik mertuanya. Mereka saling berpelukan,tak lupa Ahmad dan Cantika menyalami om dan Tante nya Cantika. Ahmad menurunkan tas dan beberapa oleh-oleh yang di bawa mertua nya dan menaruh nya di ruang tamu.
Wan,,,,gak nyangka kamu akan jadi ponakan ku.
Iya om Bambang, Wawan juga gak nyangka.
Di kampung itu Ahmad terkenal dengan panggilan Wawan. Setelah di rasa cukup beristirahat dan melakukan sholat dhuhur mereka menuju ke rumah Wawan dengan jalan kaki karena jarak rumah om Bambang dan Wawan hanya beberapa rumah. Mereka membawa buah tangan dengan di bantu tetangga om Bambang yang mengetahui kalo pengantin sudah datang. Mereka di sambut hangat oleh pak Wirawan dan keluarga besarnya.
Jam berapa dari rumah pak Pramu?
Jam 8 pak,tapi karena nak Ahmad lewat jalan tol maka lebih cepat.
Setelah berbincang sebentar pak Wirawan mengajak mereka semua untuk makan siang. Dan setelah makan siang pak Pramu mohon ijin untuk ke rumah om Bambang karena mereka akan menginap di sana,sedang Ahmad menggandeng tangan Cantika pergi ke kamar untuk beristirahat.
ceklek,,,,,silahkan masuk princes,,,,,,,, Cantika masuk ke dalam kamar itu,dia mengamati seluruh kamar itu dan berdecak kagum. Gimana kamarnya sayang,apa kamu suka? kata Ahmad yang memeluk Cantika dari belakang.
Iya mas aku suka,meski cowok ternyata kamar kamu bersih dan rapi. Syukurlah kalo kamu suka karena kita akan tinggal di sini selama 1 Minggu bahkan lebih. Cantika melepaskan pelukan Ahmad dan membalikkan diri,,,, Jangan lama-lama mas,kasihan Vera dan Luna kalo aku kelamaan libur. Eit..... mulai sekarang kamu gak harus pergi setiap hari ya ke butik karena sekarang kamu pemiliknya. Kamu ingatkan mahar yang kuberikan padamu ya butik itu. Tapi mas gimana mau maju butik nya kalo aku gak ke sana setiap hari. Ahmad menarik nafas berat, ya sudah lakukan apa pun yang kamu inginkan tapi satu Ku minta jangan lupa kalo kamu sekarang sudah punya suami. Aku gak akan lupa mas, Cantika memberikan ciuman di pipi Ahmad. Jangan menggodaku sayang, karena kamu belum bisa ku sentuh. mereka tertawa bersama dan membaringkan diri di kasur king size milik Ahmad dan kemudian tertidur karena lelah.
bersambung..........
Jangan lupa beri dukungan pada author ya, berikan like,vote dan juga hadiahnya.....
__ADS_1
😘😘🙏