
Pagi-pagi sekali Cantika sudah bangun dia segera sholat subuh dan membantu Bu Mila menyiapkan sarapan hanya roti bakar dan susu,setelah itu mereka pergi ke pasar untuk membeli bahan makanan dan juga stok untuk di warung. Bu Mila memilih dan menawar sayur mayur dan juga bahan sembako lainnya. Tak berapa lama keranjang yang tadi di bawa Bu Mila sudah penuh dengan belanjaan dan juga Cantika masih membawa beberapa kantong kresek,mereka pulang. Sampai di rumah Bu Mila memisahkan barang yang untuk persediaan di rumah dan untuk persediaan di warung. Nak Cantik ibu harus segera ke warung nemenin bapak,kamu gak keberatan kan tinggal di rumah atau mau ikut ibuk ke warung?
Maaf buk,kalo boleh tau ibuk sama bapak jualan apa di warung?
Ibuk jual rokok,mie rebus,mie goreng sama minuman,juga jajan cemilan.
Oh....kenapa ibu gak jualan nasi rames?
Ibu gak pinter masak nak.
Kalo begitu boleh saya bantu masak nanti ibu yang jualin.
Emang nak Cantik bisa masak? maaf Lo nak bukan maksud ibu menghina nak Cantik,tapi biasanya kalo cantik itu gak bisa masak.he...he
Cantika tersenyum,,,sekarang ibu ke warung dulu nanti sore Cantika akan siapkan nasi dan sayur dan lauknya.
Setelah kepergian Bu Mila Cantika membersihkan rumah dan mencuci baju kemudian menonton tv. Ketika adzan dhuhur Cantika segera sholat dan membuat makanan untuk makan siangnya, karena tadi pagi hanya makan roti bakar dan susu.
Sementara di warung Bu Mila,,,,
__ADS_1
bapak yang melihat kedatangan ibu nampak menyipitkan matanya.
Lo buk kenapa neng Cantik gak di ajak kesini? kan di rumah gak ada temennya.
Iya pak, neng Cantik mau di rumah aja katanya mau beres-beres rumah dan membuat masakan buat kita. dan nanti kalo kita sudah makan hasil masakannya,kalo memang cocok besok kita juga akan menjual nasi rames.
Oh ya,,,,, bagus dong biar orang-orang yang makan di sini juga gak bosen setiap makan ketemunya mi terus.
Mereka tersenyum,,,,,, neng Cantika adalah anugrah buat kita buk,lihat saja baru kemarin dia datang sudah membuat suasana jadi bahagia.
Iya pak,ibuk juga senang ada yang bantu beres-beres rumah jawab Bu Mila sambil tersenyum.
seperti biasa warung Bu Mila selalu ramai di kunjungi para pekerja tambang. Memang kebetulan warung Bu Mila terletak di area pertambangan emas dan logam mulia. di sana Bu Mila dan suaminya terkenal orang yang ramah dan santun,jadi banyak yang menyukai untuk makan dan berlama-lama di warung Bu Mila ketika beristirahat. Tak terasa hari sudah sore, Bu Mila dan suaminya membersihkan warung dan bersiap-siap untuk pulang.
Wah-wah baunya harum sekali membuat perut bapak lapar nak.
Silahkan duduk dan makan pak, Cantika mengajak bapak untuk duduk dan makan. Namun Bu Mila langsung menarik tangan suaminya.
eit.....gak boleh ayo bapak harus mandi dulu baru nanti kita makan.
__ADS_1
Tapi buk,itu makanannya sudah melambai-lambai.
Gak kita mandi dulu pak, ibu menggeret tangan bapak agar mandi terlebih dahulu.
Cantika hanya menggeleng melihat tingkah mereka berdua,mengingatkannya akan kedua orang tuanya. Cantika menitikkan air matanya...
Ayah ibu Cantika kangen gumamnya. Cantika menunggu Bu Mila dan suaminya sambil melihat tv.
Tak berapa lama mereka sudah berada di meja makan, Cantika mengambilkan makan untuk bapak dan ibu. Suapan pertama bapak menghentikan makannya.
Ada apa pak? apakah makanannya gak enak?
Bapak tersenyum,,,,ini enak sekali nak. gimana buk?
Iya pak enak sekali,kalo besok kita jadi menyediakan nasi rames pasti akan laris sekali.
Cantika tersenyum,,,,Alhamdulillah kalo bapak dan ibu suka dengan masakan ku. mereka melanjutkan makan dengan tenang sampai bapak nambah makannya.....
bersambung........
__ADS_1
terima kasih untuk para reader semua yang masih setia menunggu kelanjutan cerita ini.
Jangan lupa untuk selalu mendukung author dengan cara memberikan like,vote,komen dan juga hadiahnya ya....,🙏