
Pagi itu Cantika dan Ahmad sudah berada di stasiun menunggu kedatangan kereta yang akan membawa mereka untuk berangkat ke pekalongan. Cantika nampak senang ketika kereta sudah datang dan mereka segera masuk ke gerbong dan mencari kursi yang tertera pada tiket mereka. Cantika duduk di dekat jendela. Ahmad memandangi istrinya yang nampak kegirangan naik kereta.
Sayang kamu gak pa pa kan?
Aku baik-baik saja mas,tapi entahlah ketika naik ke dalam kereta aku merasa sangat senang. apa itu bawaan calon bayi kita ya mas?
Ahmad tersenyum dan mengelus perut istrinya yang sudah terlihat membuncit. Dedek di dalem seneng ya mau naik kereta, tiba-tiba saja perut Cantika terasa berkedut. Ahmad dan Cantika saling memandang dan tersenyum. Dia menjawab perkataan ku sayang....
Cantika hanya mengangguk dan tersenyum.
mereka menikmati perjalanan dengan melihat kanan kiri mereka yang tampak hiruk pikuk lalu lalang kendaraan dan terkadang mereka melewati persawahan yang nampak hijau menyejukkan mata. kurang lebih 2 jam mereka berada di atas kereta akhirnya sampai juga di stasiun tujuan. saat keluar dari dari kereta mereka sudah di sambut dengan Bernad yang tersenyum menantinya.
Bagaimana kabar nya kak ipar? dan gimana perjalanannya ?
Menyenangkan sekali Nad,,,, dan Alhamdulillah aku dan calon baby sehat.
Syukurlah ayo kita segera ke rumah.
Dih kenapa cuma istriku yang di tanyain sih dek?
Ha...ha...ha.... sorry mas,Bernad pun memeluk Ahmad.
Sampai di rumah mereka langsung di sambut ayah dan ibu Ahmad, juga om dan Tante Cantika. Mereka berkumpul di rumah pak Wira dan bercerita tentang kehilangan Cantika sampai kehamilannya.
Mamah kapan kita sarapannya nih calon anakku kan laper mau minta makan protes Ahmad. Cantika menyenggol Ahmad karena malu.
__ADS_1
Ah iya maaf mama lupa saking bahagianya karena mau mendapatkan cucu.
mereka semua menuju meja makan dan makan bersama dengan obrolan ringan serta canda tawa penuh bahagia.
Sayang kalian berdua harus bener-bener jagain calon cucu mama dan papa,kalo Cantika pengen sesuatu bilang aja ya jangan di pendam. nanti mama dan papa akan berusaha memenuhinya. satu lagi mama ingin kalian di sini selama beberapa bulan oke.
Tapi ma....
Eits gak ada protes ya,kamu kan bisa bolak-balik Mas atau kamu sementara kelola toko disini,biar mama bisa berdua sama Cantika.
tapi ma....
Sudahlah Mad turuti saja apa kata mamamu biar dia bahagia sela pak Wirawan.
Ha....ha....ha..... gak bakal bisa lawan mama mas,kan dari dulu mama nomer 1.
Selesai makan Cantika mau membantu membereskan meja dan mencuci piring seperti biasa yang ia lakukan,namun kali ini mama melarang karena dia sedang mengandung.
Ahmad ajak istrimu istirahat, jangan sampai dia kecapean.
IYa ma,kalo gitu kita ke kamar dulu. Ayo sayang, Ahmad menggandeng dan merangkul pinggang istrinya menuju ke kamarnya di lantai atas. Sedang Bernad kembali bekerja, dia memilik sebuah kafe yang banyak di minati kaum muda karena mempunyai spot foto yang bagus.
Sayup-sayup terdengar suara adzan, Cantika terbangun. di lihatnya suaminya yang sudah bersiap memakai sarung dan baju Koko.
Sudah bangun sayang,baru mau aku bangunin.
__ADS_1
segera ambil wudhu mas tunggu.
Cantika bergegas wudhu dan mengenakan mukena yang sudah di siapkan oleh suaminya.
Selesai sholat mereka punya kegiatan baru yaitu Ahmad membacakan surat-surat pendek sambil menempelkan tangannya di perut istrinya.
mas kita main ke rumah pak Lik ya,aku pengen liat Reno yang gemesin.
Iya tapi kamu mandi dulu bau acem ni goda Ahmad pada istrinya.
Ih mas Ahmad nyebelin,,,,,,
Biarin habis akhir-akhir ini kamu malas mandi cuma pake parfum aja.
Iya iya aku mandi,,,Cantika memasuki kamar mandi sambil memanyunkan bibirnya.
Hati-hati sayang jangan manyun aja nanti kumandiin lho.
Gak....gak.... buru-buru Cantika masuk kamar mandi dan mengunci pintunya.
hai ...hai....para reader semua maaf ya kalo lama up nya,,,,,author lagi nyari-nyari ide nih,.,
terima kasih buat kalian yang masih setia menanti lanjutan ceritaku ini.
tetap dukung author ya
__ADS_1
jangan lupa berikan like,vote,komen dan hadiahnya ya biar Author semangat....
😘😘😘🙏🙏