
Hari yang di tunggu pun tiba, di rumah kedua orang tua Cantika untuk yang kedua kali nya diadakan acara ijab qobul. Para tetangga berdatangan untuk menyaksikan pernikahan Cantika yang kedua kali nya, mereka tampak berbisik melihat siapa keluarga mempelai karena di sana terlihat mantan suami Cantika. Cery pun tak kalah cantik, oma dan opa nya mendandaninya dengan pakaian yang cantik hingga bayi itu tampak cantik dan menggemaskan. Cery berada dalam pangkuan Oma dan opa nya, sementara Cantika menunggu ucapan sah dari para hadirin dengan hati yang semakin berdebar. kenapa jantung ku bisa berdegup lebih keras dari biasa nya ya batin Cantika.
Setelah Yusuf dengan lantang menjawab ijab dari sang penghulu dan kata sah terucap menggema di ruangan yang tak begitu besar itu, tanpa terasa air mata nya menetes begitu saja. Ibu masuk dan kemudian menuntun nya keluar untuk di pertemukan dengan suami nya sekarang. Semua mata memandang kearah sang mempelai wanita yang tampak begitu anggun dalam balutan kebaya yang sederhana, Ahmad pun tampak tak berkedip melihat mantan istrinya yang semakin terlihat cantik itu. Istri Ahmad yang melihat wajah suaminya tampak berseri melihat Cantika tampak memukul lengan suaminya yang menyadarkan lamunan Ahmad. Mas kamu masih cinta ya sama dia, bisik istri nya. Meski aku mencintainya aku jelas sudah tak dapat memilikinya gumam Ahmad. Mas sadar mas sebentar lagi kita akan punya bayi kamu seharusnya tak memikirkan wanita lain bisik nya kembali namun Ahmad tetap saja diam. Cantika duduk di samping Yusuf, kemudian Yusuf memakaikan cincin pernikahan ke jari manis mereka begitu pun Cantika juga memakaikan cincin pada jari Yusuf. Cantika mengecup punggung tangan Yusuf yang di balas dengan kecupan di dahi nya, Yusuf tampak begitu bahagia dan merasa lega karena akhir nya dia bisa memiliki kekasih hatinya kekasih masa kecil nya meski kisah cinta mereka berliku. Semoga kita akan bahagia selamanya bisik Yusuf pada istri nya. Pak penghulu memberikan doa' pada mempelai dan memberikan buku nikah pada kedua nya. Setelah prosesi akad nikah selesai para hadirin menyalami nya untuk mendoa' kan kedua mempelai itu. Semoga kalian bahagia kata Ahmad begitu dia dan istrinya berdiri di depan kedua mempelai, sedang kan istri nya berkata yang kurang menyenangkan.
Selamat datang kembali di keluarga lama mu kata nya sambil berlalu dari kedua mempelai. Cantika tak begitu memperdulikan perkataan istri Ahmad yang juga sahabat yang telah menikam nya dari belakang. Para hadirin pun menikmati makanan dan minuman yang telah disajikan untuk mereka dan setelah para tamu pulang, kedua keluarga makan bersama di meja makan.
__ADS_1
Pak Wirawan kali ini saya kembali menyerahkan putri kami untuk keluarga bapak, saya mohon dengan sangat agar bapak dan keluarga menerima putri kami dengan baik. Pak Pramu meneteskan air matanya karena merasa sedih dan juga bahagia karena putri nya kembali menjadi menantu di keluarga yang sama. Ibu yang berada di sebelahnya mengelus punggung suami nya itu.
Baik pak kami juga merasa bahagia menerima kembali Cantika dan juga anak nya, maafkan kami kalo sempat terjadi hal-hal yang tidak mengenakkan pada putri bapak. Tapi bapak tak perlu khawatir karena kali ini kami akan benar-benar menjaga menantu kami dengan baik.
Doa' kan saja pak agar kami menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah sampai ajak memisahkan kami, jawab Yusuf dengan mengecup punggung tangan Cantika.
__ADS_1
Mereka kembali menyantap hidangan yang ada dan keluarga pak Wirawan segera berpamitan setelah selesai makan. Kedua mempelai pun masuk ke dalam kamar yang sudah di hias dengan cantik, dan memberikan Cery untuk di susui ibu nya karena sudah hampir setengah hari ini Cery minum susu dari botol.
bersambung......
gimana ya kira-kira cerita selanjutnya?
__ADS_1