Cinta Masa Lalu

Cinta Masa Lalu
pingsan


__ADS_3

Satu bulan telah berlalu warung Bu Mila tak pernah sepi karena masakannya yang begitu nikmat,sampai-sampai orang kantor mengadakan katering untuk makan siang para karyawannya. mereka senang karena masakannya yang selalu ganti menu setiap harinya dan cocok dengan lidah mereka. Sampai suatu hari Bu Mila di panggil pak direktur, Bu Mila di temani suaminya untuk menghadap pak Hendra sang direktur.


Tok....tok...tok.... setelah di persilahkan masuk mbak Sita sebagai sekertaris pak Hendra mengajak Bu Mila dan suaminya masuk.


Pak ini Bu Mila dan suaminya menghadap bapak.


Ya....ya.... mari silahkan duduk pak Bu siapanya ramah.


mbak Sita silahkan keluar dulu titah pak Hendra.


setelah kepergian sekretarisnya pak Hendra memulai pembicaraannya.


Sebelumnya saya minta maaf telah meminta bapak dan ibu untuk kemari, sebenarnya ada yang ingin saya tanyakan pada kalian.


Tidak apa-apa pak,apa yang bisa saya bantu? jawab suami Bu Mila.


Begini pak,buk saya pribadi sangat menyukai masakan yang ada di warung kalian. Sebenarnya siapakah yang memasaknya?


Em sebenarnya itu masakan seorang wanita yang menjadi anak angkat kami pak.


Dia pasti wanita yang sangat luar biasa,dia pasti cantik dan ke ibuan.


He....he....maaf pak kok bapak bisa tau ya, padahal bapak kan belum melihat orangnya?


tanya Bu Mila karena penasaran.

__ADS_1


He....he...he...dilihat dari menu masakannya yang sederhana tapi menggugah selera bu.


Ah bapak bisa saja.


Bolehkah saya bertemu dengannya?


Saya sering membayangkan wajahnya yang cantik tapi saya sangat penasaran seperti apakah wajahnya.


Maaf pak kalo boleh saya tahu apa bapak menaruh hati padanya?


Belum tau juga sih pak,,,saya baru jatuh cinta pada masakannya. makanya saya minta untuk di pertemukan barangkali dia jodoh saya. pak Hendra tersenyum malu.


Baiklah pak,tapi sebelumnya saya minta maaf pak bagaimanapun juga saya harus minta izin dulu padanya apakah bersedia bertemu dengan bapak.karena selama ini dia selalu menolak kalo saya ajak ke warung alasannya dia seorang istri yang harus menjaga diri dari pandangan laki-laki.


Dia sudah bersuami, saya jadi semakin penasaran pak. bagaimana ceritanya pak? maaf kalo saya terlalu ingin tau tentang dia.


Bu Mila memandang wajah suaminya setelah mendapat anggukan maka Bu Mila menceritakan awal mula pertemuannya dengan Cantika.


Pak Hendra yang mendengar cerita Bu Mila menghela nafas panjang, di satu sisi dia merasa kasihan karena wanita itu terpisah dari suami yang di cintai nya di sisi lain dia merasa tertarik pada sosok wanita itu meski dia belum bertemu dengannya.


Baiklah pak buk terima kasih kalian bersedia menceritakan tentang wanita Solehah yang membuat hatinya bergetar meski hanya mendengar namanya saja. setelah kepergian Bu Mila dan suaminya pak Hendra tersenyum dan menyebut nama wanita itu. Cantika.... pasti orangnya cantik seperti namanya.


Setelah dari ruangan pak Hendra Bu Mila dan suaminya segera pulang karena memang hari sudah mulai sore.


Sampai di rumah Bu Mila dan suaminya merasa heran karena rumah tampak sepi dan Cantika rak duduk di serambi untuk menyambutnya seperti biasa.

__ADS_1


Neng Cantik kemana ya buk? biasanya dia menyambut kita pulang dengan duduk di teras.


Entahlah pak,coba buka pintunya.


bapak segera membuka pintunya,dan untung pintu rumah tidak terkunci. tiba-tiba ibu menjerit melihat Cantika yang tergeletak di samping kursi. bapak memeriksa nadinya, masih hidup buk. kita bawa saja ke rumah sakit. bagaimana caranya pak?


kita coba telpon pak Hendra pak,tadi bapak kan di beri kartu nama sama pak Hendra.


Apa beliau akan bersedia menolong buk?


Di coba saja pak.


kemudian suami Bu Mila menelpon pak Hendra untuk meminta tolong,dan 10 menit kemudian pak Hendra sudah datang dengan mobilnya. Dia masuk dan terpana ketika melihat sosok wanita berjilbab yang tampak cantik tapi pucat karena sakit. Maaf pak saya sudah merepotkan bapak kata suami Bu Mila membuyarkan lamunannya. pak Hendra segera mendekat dan membopongnya ke mobil,pak Hendra segera melajukan mobilnya menuju rumah sakit terdekat dengan kecepatan tinggi.


Sampai di rumah sakit mereka langsung memanggil para medis untuk menolong Cantika. Segera Cantika di bawa ke IGD untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Bu Mila dan suaminya serta pak Hendra menunggu di luar dengan gelisah.


^^^kenapa aku ikut gelisah menunggu hasil pemeriksaan wanita cantik itu ya,padahal aku baru saja pertama kali melihatnya batin pak Hendra.^^^


Mereka segera mendekati Dokter yang keluar dari ruang pemeriksaan Cantika.


Bagaimana keadaannya Dok? tanya pak Hendra yang kebetulan berada di dekat dokter tersebut.


Dokter itu tersenyum dan mengulurkan tangannya, pak Hendra pun menyambutnya karena tak tahu apa maksud dokter tersebut. selamat pak istri anda sedang hamil. dia hanya kecapek an saja dan harus istirahat di sini paling tidak besok baru boleh pulang kata dokter panjang lebar dan pak Hendra hanya terbengong mendengarnya. dokter itu menepuk bahu pak Hendra,silahkan bapak mendaftarkan istrinya agar segera di pindahkan ke ruang perawatan. Tanpa sadar pak Hendra pun segera menuju ke ruang administrasi diikuti suami Bu Mila.


bersambung.......

__ADS_1


He....he....kenapa pak Hendra nurut aja ya mendengar perkataan pak dokter😁😁😁


terus dukung author ya dengan memberikan like,vote,komen dan hadiahnya......πŸ™πŸ™


__ADS_2