Cinta Masa Lalu

Cinta Masa Lalu
kehamilan cantika2


__ADS_3

salam sehat dari author ya.......


semoga kita semua terhindar dari firus Corona d9


3 bulan sudah kehamilan cantika dan perutnya sudah terlihat membuncit. Cantika tampak terlihat lebih cantik di Bu masa kehamilannya. Hendra benar-benar menepati ucapannya, dia selalu datang ke rumah Bu Mila untuk makan siang berdua bersama Cantika meski di rumah hanya ada Cantika saja. Hendra mengerti batasannya dan menghormati Cantika sebagai wanita yang di cintai nya meski cinta itu bertepuk sebelah tangan. Hendra benar-benar menjaga Cantika dan kehamilannya yang masih muda. Dengan telaten Hendra membawakan buah,salad,kue apa saja yang penting bisa di terima dengan perut Cantika. Cantika merasa tak enak karena selalu merepotkan Hendra namun Hendra selalu bisa membuat Cantika merasa nyaman. Tak banyak yang Cantika inginkan selama hamil mudanya dan setelah 3 bulan kehamilannya Cantika sudah tak muntah-muntah lagi dan sudah bisa makan nasi.


Pagij itu Cantika ikut Bu Mila ke warung dan membantu sedikit Bu Mila untuk menyiapkan makanan di warung. Cantika merasa bosan di rumah dan kebetulan hari itu Cantika ada kunjungan ke dokter kandungan pada jam 11 siang. Jam 10 Hendra sudah berada di warung Bu Mila untuk menjemput dan mengantar Cantika ke dokter. Sebenarnya Cantika sudah menolak di antar sama Handra namun Hendra tak menerima penolakan,sehingga Cantika hanya pasrah saja. Namun kadang ada perasaan tak enak kala dokter menganggap Hendra adalah suaminya dan tak ada penolakan dari Hendra ketika mendapat anggapan seperti itu justru dia merasa senang kalo banyak orang mengira kalo Cantika adalah istrinya namun sayang dia hanya bisa berjalan di samping Cantika tanpa menyentuhnya.


Sayang pergilah ke dokter mas Hendra sudah menjemputmu.


Cantika menoleh dan melihat Hendra yang baru saja datang dan duduk di kursi sambil tersenyum. sebentar ya mas tanggung.


Mas Hendra mau ngopi dulu? tanya Bu Mila menyambut ke datangan Hendra.


Boleh Bu sambil menunggu Cantika menyelesaikan kegiatannya.

__ADS_1


Bu Mila segera membuatkan kopi untuk Hendra, sedang Cantika menyelesaikan pekerjaannya dan segera merapikan baju dan mencuci tangan juga mukanya.


Tak berapa lama Hendra dan Cantika berpamitan pada Bu Mila untuk pergi ke dokter.


Dari warung Bu Mila menuju ke rumah sakit memakan waktu kurang lebih 1 jam akhirnya mereka sampai di rumah sakit yang di tuju. Hendra dan Cantika menunggu di kursi tunggu menanti giliran untuk di periksa.


Bagaimana perasaanmu saat ini Cantika?


Alhamdulillah sudah baik mas,ada mas Hendra yang selalu menjaga dan memperhatikan kehamilanku jawab Cantika sambil mengelus perut buncitnya.


Syukurlah kalo begitu(sebenarnya ingin sekali aku mengelus perutmu dan memelukmu Can, aku mencintaimu Can. tapi tak apa aku akan bahagia dengan melihatmu selalu tersenyum, dan semoga takdir ada di fihakku dengan menyatukan kita kelak.batin Hendra dengan memandang Cantika )


mas Hendra gak nunggu di luar saja? tanya Cantika dengan heran.


Aku pengen tau perkembangan baby nya.

__ADS_1


Maaf mas kan mau USG,jadi mas gak boleh ikut lihat. bukan muhrim Cantika menurunkan nada bicaranya.


Hendra tersenyum menggaruk kepalanya yang tak gatal. he....he....he.... kalo gitu aku tunggu di kursi sini saja deh.


Cantika memberikan acungan jempol pada Hendra dan tersenyum. kemudian dia masuk ke ruangan.


dokter Arumi yang akan memeriksa Cantika menanyakan keberadaan Hendra.


Dia di depan Dok....


Tumben gak ikut masuk seperti biasanya?


Kita kan mau USG Dok jadi malu jika dia.disini, jawab Cantika. dengan malu-malu.


Baiklah kita mulai USG nya,silahkan ibu naik ke bed. dokter Arumi mulai mengoleskan gel pada perut Cantika dan memulai menggerakkan navigasi untuk memberi tahukan letak dan keberadaan janin Cantika.

__ADS_1


bersambung..........


jangan lupa terus dukung author ya dengan memberikan like,vote,komen serta hadiahnya untuk author ya....🙏


__ADS_2