
Ahmad dan Bayu sampai di sungai yang telah di share lock letaknya oleh temen Ahmad IT tadi. Ahmad mendekati polisi yang berada di dekat sungai.
Maaf pak, apakah jasad orang yang berada di dalam mobil sudah diketemukan?
Anda siapanya?
Maaf pak saya suami dari orang yang ada di dalam mobil tersebut.
__ADS_1
Oh....sejauh ini kami belum bisa menemukan jasad seseorang dan kebetulan air sungai sangatlah deras.
Ahmad dan Bayu ikut menyaksikan pencarian itu dan memastikan apakah istrinya masih hidup. Sampai menjelang sore pencarian di hentikan karena memang tidak jasad di temukan pada dasar sungai. Ahmad dan Bayu segera pulang. sebenarnya istriku dimana Bay?
sabar Mad, kita harus mencarinya dan berdoa' semoga istrimu baik-baik saja. Ahmad nampak meneteskan air matanya.
Kali ini aku yang salah Bay,seandainya aku tak mengizinkan dia pergi ke kesini mesti di jemput sopir kejadian ini tak mungkin terjadi. Ahmad tampak menitikkan air mata menyesali semua yang terjadi.
__ADS_1
hari berlalu begitu saja, namun belum ada tanda-tanda keberadaan Cantika, yang membuat Ahmad semakin frustasi. Di tengah frustasinya ada seorang wanita yang berusaha mendekati dan menghibur Ahmad. Dia berusaha untuk menghilangkan nama Cantika dari ingatan Ahmad, namun Ahmad nampak tak mempedulikannya. sekeras apapun wanita itu mendekati Ahmad, namun percuma. setelah kehilangan istrinya Ahmad merasa dunianya hilang dia berubah menjadi seorang yang pendiam,jutek dan dingin. Tak ada lagi senyum di wajah Ahmad yang selalu menghiasi bibirnya. Tak ada lagi sapaan yang ramah untuk para karyawannya, membuat mereka ciut bila berhadapan dengan Ahmad. ya Ahmad benar-benar berubah menjadi orang lain yang begitu asing. Bayu dan keluarganya sudah berusaha menghibur Ahmad namun mereka tak berhasil mengembalikan senyum Ahmad. Bernad yang menyelidiki kasus teror yang di alami Cantika sebelum penculikan juga belum menemukan titik terang,karena mungkin ada campur tangan orang yang berpengaruh di kota itu. Bernad pun ikut merasa kehilangan Cantika, dia sekuat tenaga juga mencari keberadaan Cantika dari kota satu ke kota yang lain.
Sementara di suatu tempat......
Cantika mulai membuka matanya, di lihatnya dia berada di sebuah kamar yang asing. dimana aku gumamnya,dia berusaha mengingat kejadian yang menimpa dirinya. Dia melihat sekeliling dan mencari-cari hp nya,namun tak di temukan nya. Cantika turun dari tempat tidur dan membuka pintu,namun seketika dia terhuyung. Ada apa ini kenapa semua nampak bergoyang,Cantika terus melangkah meski kepalanya sedikit pening.Dia tercengang ketika di lihatnya hanya ada air yang membentang, ternyata dirinya berada di sebuah kapal. Cantika mendekati seseorang yang terdekat dengannya. maaf buk,kapal ini menuju kemana ya? ibu itu tersenyum dan menjawab, kapal ini menuju ke Sumatra nak. Seketika mata Cantika membelalak, tak pernah terfkirkan dia akan berada di atas kapal menuju ke sebuah pulau apalagi di luar pulau Jawa. seketika perut Cantika merasa mual, ibu yang berada di sebelahnya dengan sigap menangkap tubuh Cantika yang tampak oleng. lebih baik anak kembali ke tempat anak,mari saya antar. Ibu itu memapahnya menuju ke kamar yang tadi ia tinggalkan. Sesampainya di kamar Cantika langsung menangis sedih,karena dia bingung harus bagaimana. karena kasihan melihat Cantika ibu itu pun bertanya banyak pada Cantika. Saya bingung buk,nanti setibanya di sana,karena saya di culik dan di tinggalkan di kamar ini tanpa pengenal dan uang barang sepeser pun. Ibu itu merasa kasihan mendengar cerita dari Cantika. kamu gak usah bingung nak nanti begitu sampai di tujuan ikutlah dengan ibu dan tinggal di rumah ibu. nanti kamu bisa membantu ibuk berjualan untuk bertahan hidup di sana. Cantika segehra memeluk ibu itu dan mengucapkan terima kasih,dia sedikit tenang dan bersyukur telah di pertemukan dengan orang yang baik. ibuk itu pun akhirnya ikut tidur di kamar yang di tempati Cantika. meskipun di culik dan di tempatkan di kapal namun pakaian dan kebutuhan selama di kapal telah di sediakan hanya saja dia tidak di berikan uang sama sekali. namun begitu Cantika merasa bersyukur tidak mengalami kelaparan dan bisa berganti pakaian selam terombang ambing di lautan selama kurang lebih 1 Minggu lamanya.
bersambung.......
__ADS_1
terima kasih untuk para reader yang selalu setia menantikan kelanjutan cerita ini...🙏🙏
jangan lupa untuk selalu beri dukungan buat author ya, dengan memberikan like,vote,komen dan hadiahnya......😘😘