Cinta Masa Lalu

Cinta Masa Lalu
Pertemuan kembali


__ADS_3

kluuk kluuk kluuk


suara sepatu khas laki laki kian mendekat dan itu justru membuat sofi yang mendengar semakin gugup.


Cekleekk


suara pintu nampak terbuka dari luar dan seseorang masuk. sofi masih menunduk . gugup.


seperdetik selanjutnya memberanikan diri mendongakkan wajahnya karena merasa dipandangi. bagaimana tidak , sepatu itu ada didepan mata .


laki laki berparas tampan , putih dan berkarisma berdiri di depan sofia.


bagaikan tersambar petir tapi tak hujan.keduanya kaget dan terkejut.


"ka-kamuu..." terbata sofia mengucapkan. sekarang sudah menjatuhkan berkas yang dia pegang dari tadi . belum menyadari dan masih mematung menatap laki laki itu.


"kamu ngapain disini?." sekarang giliran laki laki itu yang sama halnya kaget. yaa . dialah bagus wijaya . eksekutif muda yang berprestasi. melanjutkan kuliah magister di kota sambil bekerja. diusia mudanya sekarang , dia sudah menduduki jabatan tinggi diperusahaan tersebut.


Tunggu , ini benar kan alamat kantor tante yuli? tapi tadi jelas jelas resepsionis menyebutkan nama tante. tapii hei mengapa ada dia disini . apa ! tunggu ! jangan jangan dia???


sofia sudah tak ingin memikirkan apa selanjutnya. ketika itu pula bagus menegur kembali.


"jawab pertanyaanku . kenapa disini? kamu sama siapa?" bagus menatap sofia lekat .ada desiran hangat didada ketika melihat gadis itu. kerinduan dikalahkan oleh kesibukan dia selama ini. berkuliah dan bekerja sudah menguasai delapan puluh persen dihidupnya.


masih bisa menguasai diri agar tidak terlihat rona wajah senangnya dimata gadis itu .


bersikap dingin seperti biasa yang dia tunjukan pada karyawan terutama kaum wanita yang sudah menjadi fans tak dianggap olehnya.


"Sa-saya melamar kerja disini pak . diberi tahu katanya hari ini interviu sama atasan lansgung dan say diminta menunggu disini." sofia menjawab terbata lagi. lihat. tengkuk dan dahi sofi sudah berkeringat .padahal kurang sejuk apa ruangan si bos itu .

__ADS_1


Apa ! jadi dia pengganti meli. oh ya Tuhan mimpi apa aku ini.baiklah karena melihat muka cemberutnya semakin menggemaskan. jadi aku akan bermain sedikit tidak apa apakan.


senyum tipisnya bagus mucul beserta ide dikepalanya. Baik ayo kita mulai gadisku . batin bagus.


"memang kau disuruh apa bekerja disini?." lihat dia mulai bingungkan. bagus menyeringai lagi.


"katanya saya akan menggantikan sekertaris yang sudah rigsen menikah pak. apa bapak mengenal calon bos saya?" . baiklah pura pura tidak kenal dan acuh saja sofia. toh dia juga begitu . sofia bergumam dalam hati.


"aku calon bosmu !."


duarrrrr . lagi lagi kilatan petir tak terlihat menyambar sofia cepat. gadis itu mendelik tak percaya . Bagaimana mungkin? .


"kenapa? kau tak percaya?." lihat pembalasanku cantik , sudah berani mengabaikanku selama ini. seringai bibir itu mucul lagi . secepat kilat berubah tegas.


"bu-kan begitu pak , maksud saya apakah bapak yakin mau menerima saya?." ucap sofia ragu . menatap bagus langsung sperti ini membuat jangtungnya tidak nyaman didalam sana.


"Maaf sebelumnya , tapi bu yuli kemarin bilang saya menggantikan skertaris yang rigsen. tapi baiklah jika saya tidak diterima kerja disini.saya pamit pulang." ujar sofia .dia sudah ingin membereskan berkasnya yang tadi jatuh karena kaget.


"yakin kamu gak mau kerja disini?? kamu tau gaji disini berapa?." balas bagus kemudian menyebutkan gaji yang nominalnya membuat sofia merinding. gilaa . buang harga dirimu demi gaji sof. begitu hatinya bersorak.


"baiklah terserah bapak mau menerima saya atau tidak disini." ucap sofia berAkting pasrah. padahal ya dia berharap sekali diterima .


"aku akan mengetesmu dulu. sekarang buatkan aku kopi . jangan terlalu manis." bagus tersenyum penuh makna.


apa ! sial kenapa dia seenaknya begitu.memang ini perusahaan milikmu apa!!


"baiklah pak , tapi dimana letak dapurnya yah?" tersenyum semanis mungkin .


"apa kamu tidak punya mulut untuk bertanya?". geerrrrr geram sofia langsung melangkah keluar ruangan .

__ADS_1


"ha ha ha . kenapa dia manis begitu kalo lagi marah yah. tapi tunggu ! mbak yuli jangan jangan saudaraan sama dia. huh kalo benar itu akan semakin mempermudahku rupanya." gumam gumam kecil bagus.


dia berjalan kearah meja kerjanya. sepagi ini sudah mendapatkan energi lebih untuk bekerja. yaa , energi bertemu gadis pujaan hatinya setelah sekian lama.


tak perlu mencari lagi . toh dia sudah datang sendiri. dibawah kendaliku pula. pikirnya bagus.


**


tok tok . "maaf pak , ini kopinya mau saya taruh dimana ya?." sofia datang membawa nampan dengan gugup.


"letakan saja disini".menujuk meja dengan dagunya tanpa melirik wanita didepannya. "duduk kamu disofa , saya mau menyelesaikan berkas dulu." lagi lagi bicara tanpa melihat sofia. geram rasanyaa. batin sofia.


"baik pak." sofi berbalik menuju sofa besar itu.mengunggu gelisah. apakah pekerjaannya ditrima atau tidak. persetan dengan masa lalu mereka. yang penting sekarnag gaji besar. itu tujuan sofia sekarang.


***


Dua jam menunggu pak bos bekerja rasanya bosan dengan hanua duduk tegak saja. sofia mencoba menyandarkan punggungnya disofa besar itu . baru sekitar sepuluh menit dia membuka sosial medianya tiba tiba sudah ambruk tertidur. entah karena hawa dingin AC atau lelah menunggu.


"ck ck anak ini. baru disuruh mengunggu sebentar saja sudah tidur." bagus yang baru beranjak dari kursi kebesarannya berjalan menuju sofa. menjongkokan badan sejajar dengan posisi tidur sofia.


Cantik !


Tangan bagus tanpa sadar mebenarkan anak rambut yang berantakan diwajah sofia. menyelipkan kebelakang telinga.


Sofia. aku selalu menunggumu sejak lama. sejak kejadian itu,aku selalu terbayang dirimu.hingga aku selalu menyibukan diri agar lupa akan kamu.tapi Tuhan rupanya memberiku jalan lebih cepat dari yang kuduga. aku bersyukur akan ini.


Senyum dibibir Bagus terukir indah . seindah wajah yang sedang dia pandangi sekarang.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2