
Cantika,Ahmad dan Hendra duduk bersama di ruang tamu.
Hendra aku sangat berterima kasih karena selama ini kamu telah menjaga istri saya dengan baik.
Gak masalah Mad,tapi seandainya kalo dia bukan istrimu aku akan sangat senang sekali. kata Hendra sambil tersenyum.
Maksudmu Hen?
Dia pribadi yang sempurna,andai masih ada wanita seperti dia aku mau Mad?
Ha....ha....ha.... in sha Allah kamu akan mendapatkan yang lebih baik dari istriku jawab Ahmad.
Sayang kamu ikut mas pulang kan?
Maaf mas,sebenarnya aku ingin sekali kembali bersamamu mas tapi aku masih takut kalo aku di culik lagi.
Jadi kamu mau tinggal disini?
Cantika berkaca-kaca,aku kangen sama ibu, mama dan papa juga Vera. Aku pengen pulang mas tapi aku takut.
Ahmad merengkuh Cantika dan memeluknya. Aku akan menjagamu 24 jam sayang,kita pulang ya.
Mas Ahmad mau kan tinggal beberapa hari di sini? setelah itu kita akan pulang.
Baiklah, mas mau tidur di sini dulu.
__ADS_1
Hem...oke kalo begitu aku pulang dulu, jangan lupa sebelum pulang kalian mampir ke tempatku.
Cantika dan Ahmad tersenyum dan mengantar kepergian Hendra. Ahmad memeluk Hendra dan mengucapkan terima kasih kembali dengan tulus.
Sudahlah Mad,,, kita ini relasi bahkan sahabat jadi sudah kewajiban ku untuk menjaga istrimu karena dia berada di dekatku. Hendra pun keluar dari rumah Bu Mila meninggalkan mereka berdua.
Setelah kepergian Hendra sepasang suami istri itu saling melepaskan rindu dan beristirahat di kamar Cantika.
Hari sudah sore Bu Mila dan suaminya pulang ke rumah, tapi rumah tampak sepi.
kok sepi ya pak,Cantika kemana ya?
Mungkin dia lagi istirahat buk.
Tiba-tiba pintu rumah di buka seorang laki-laki yang tampan.
Bu Mila dan suaminya saling pandang,,,, anak ini siapa ya?
Dia suamiku buk,jawab Cantika yang sudah berada di sebelah Ahmad sambil mencium tangan Bu Mila dan suaminya.
Perkenalkan buk saya Ahmad suami Cantika wanita yang sudah ibu tolong dan ibu jaga selama ini,saya baru tahu hari ini kalo istri saya berada di sini. Saya datang atas undangan dari Hendra. kata Ahmad panjang lebar pada Bu Mila dan suaminya.
Berarti anda akan membawa Cantika pulang? tanya suami Bu Mila.
Iya pak,,,tapi Cantika meminta saya untuk tinggal di sini selama beberapa hari,apakah bapak dan ibu mengijinkan saya untuk tinggal di sini?
__ADS_1
Tentu saja kami tak keberatan nak, kami sudah menganggap Cantika seperti putri kami sendiri.
Tinggallah di sini kami merasa senang. ibuk sama bapak membersihkan badan dulu ya nak, anggap saja rumah sendiri nak Ahmad.
Bu Mila dan suaminya meninggalkan Ahmad dan Cantika yang segera menuju ke dapur.
Cantika mulai menyiapkan bahan makanan dan mulai memasak untuk makan malam yang di bantu suaminya. Selama membantu memasak sering kali Ahmad mencuri ciuman pada sang istri tercinta yang di rindukannya selama ini.
Malam hari mereka makan malam bersama dan bercengkerama bersama.
Jadi selama ini yang mengantar kamu periksa adalah Hendra seloroh Ahmad pada istrinya.
Ih mas Ahmad cuma 2 kali aja kok aku di antar periksa sama mas Hendra itu pun karena di paksa sama mas Hendra,bela Cantika.
Ha....ha....ha....tawa mereka semua melihat Ahmad yang berhasil membuat istrinya cemberut.
Sudah sayang jangan marah-marah dan cemberut terus kasihan dedek bayinya, Ahmad mengelus perut buncit istrinya. Ahmad memeluk istrinya dan mencium pucuk kepalanya dengan penuh cinta.
Bu Mila berkaca-kaca melihat Ahmad dan Cantika yang saling mencintai terpisah beberapa waktu yang lalu karena keegoisan seseorang yang membenci mereka.
Bu Mila dan suaminya merasa bahagia melihat kebahagiaan Cantika dan Ahmad.
bersambung.......
Terima kasih buat para reader yang masih mengikuti ceritaku ini.
__ADS_1
Jangan lupa kasih like,komen,vote dan hadiahnya ya. biar Author lebih semangat lagi.
😘😘😘