
Di rumah keluarga Wirawan tampak semua berkumpul di ruang keluarga, sengaja mereka berkumpul karena Bernad ingin memberikan berita pada keluarganya.
Tumben kamu pulang dan mengumpulkan kita, sebenarnya apa yang terjadi? tanya mamanya. Apa jangan-jangan kamu ingin kai melamar kan seorang gadis untuk mu dek tanya mama lagi.
Mama tau aja maksud ku kata Bernad dengan tersenyum, dia lalu menarik nafas dalam dan menghembuskan nya sebelum mengatakan semua nya pada kedua orang tua nya dan juga Abang serta istri nya yang tengah mengandung.
Mah pah sebelum nya aku mau minta maaf pada kalian berdua karena aku sudah berpindah agama seperti Abang kata nya hati-hati karena melihat wajah kedua orang tua nya yang sudah berubah.
Maaf sekali bukan nya aku tak mau berbakti pada kalian dengan berpindah keyakinan, itu semua karena kalian juga memberi kebebasan pada kami untuk memiliki keyakinan yang akan di pegang teguh hingga mati. Aku akan tetap menyayangi kalian sama seperti saat aku masih satu keyakinan dengan kalian, karena kalian adalah kedua orang tua yang sudah membesarkan ku dengan kasih sayang. Sekarang namaku Yusuf bukan lagi Bernad mah pah.
Apa kamu sudah yakin akan keputusan mu itu nak tanya ayah dengan sendu.
Iya pah, aku sudah mempelajarinya sejak lama dan sekarang aku benar-benar yakin untuk memeluk nya.
Kalo memang itu sudah menjadi keputusan mu mama dan papa tak bisa memaksakan nya lagi, semoga kamu bahagia dengan pilihan mu nak. Papa dan mama bergantian memeluk Bernad namun tidak dengan Ahmad dan istrinya yang sudah mengetahui nya lebih dahulu.
Abang kenapa diam saja? apa Abang juga sudah tau kalo adek berpindah keyakinan?
__ADS_1
Iya mah, dua hari yang lalu kita sudah sempat bertemu dan Yusuf sudah memberitahukan nya pada kami.
Oh iya mah, pah ada satu berita lagi,,,,,,aku ingin meminta restu pada kalian kalo aku akan segera menikah.
Terlihat rona bahagia terpancar pada kedua wajah orang tua nya,,,, dengan siapa dek? tanya mamah antusias.
Dengan Cantika mantan istriku jawab Ahmad yang membuat wajah kedua orang tua nya berubah seketika. Benar itu dek?
Iya mah, kamu berencana akan menikah aku harap kalian memberikan restu pada kami.
Tidak pah,,,, aku akan tetap menikahinya dengan atau tanpa restu dari kalian, karena aku ingin bertanggung jawab menggantikan Abang ku yang seorang pengecut dan sudah menghancurkan nya. Begitu banyak luka yang ditorehkan Abang, hingga dia ingin mengakhiri hidup nya kala itu padahal dia sedang mengandung dan aku berhasil menyelamat kan nya sampai saat ini kata Bernad sendu mengingat Cantika yang akan bunuh diri waktu itu. Mamah dan papah terkejut mendengar berita tentang Cantika yang ingin bunuh diri.
Jadi apa benar dia anakku? tanya Ahmad.
Dia anak ku bang aku yang akan merawat dan membesarkan nya bersama ibu nya, kamu tak ada hak untuk mengakui nya.
Seketika Ahmad terdiam, jadi benar dia anakku gumam nya.
__ADS_1
Apa kamu tekad mu itu sudah bulat dek?
Apa kamu benar-benar bisa menerima Cantika dan anak nya?
Iya mah dan kalo boleh jujur Cantika adalah cinta pertamaku saat kita masih kecil dulu, namun sayang bang Ahmad yang lebih dulu mendapatkan nya. Tapi aku bahagia karena sebentar lagi aku akan mendapatkan nya kembali, karena dari kecil aku sudah pernah membuat janji pada nya akan menjadi suaminya dan akan selalu membahagiakan nya.
Mereka semua mendengarkan penuturan Bernad alias Yusuf dengan seksama, dan akhirnya kedua orang tuanya pun merestui hubungan nya dengan Cantika. Terima kasih mah pah Bernad memeluk kedua orang tua nya bergantian, Ahmad pun memeluk adik nya dengan haru. Semoga kelak kalian bisa bahagia, aku titipkan mereka padamu Suf.
Pasti bang, Abang jangan khawatir. Istri Ahmad pun terpaksa memberikan ucapan selamat pada adik ipar nya yang sebentar lagi akan menikah dengan sahabat nya dulu, dia menggerutu kenapa mereka harus berhubungan lagi dengan hubungan sebagai ipar.
Bernad eh Yusuf bawalah Cantika kemari sebelum kalian menikah kata mama sebelum mereka meninggalkan Yusuf sendiri di ruangan itu karena setelah memberikan selamat Ahmad dan istrinya segera pamit untuk ke kamar.
Iya mah pasti aku akan membawa nya kemari.
bersambung......
ikuti terus ceritaku ini ya teman-teman, semoga kalian terhibur.
__ADS_1