
Selesai sholat Isya' , Ahmad mengajak istrinya untuk makan malam bersama dengan orang tuanya.
Sayang ayo kita makan setelah itu mas akan mengajakmu jalan-jalan.
Benarkah mas? emang mau ngajak jalan kemana malam-malam begini.
Rahasia dong,pokoknya surprice.
Mereka segera menuju ke meja makan,di sana ayah,ibu dan Bernad telah menunggu mereka.
mereka makan dengan tenang,,,,,
Sayang kamu harus makan yang banyak ya biar kamu dan calon cucu mama sehat.
Iya ma....
Kamu udah gak mual kan kalo makan nasi?
In sha Allah ma,aku udah bisa makan nasi.
mereka melanjutkan makannya.
Ma pa malam ini Ahmad mau ngajak Cantika sama Bernad jalan dan mungkin gak pulang, ijin Ahmad pada ke dua orang tuanya.
Memang kalian mau pergi kemana sih, tanya pak Wirawan.
Gak jauh kok pa, Ahmad sama Bernad mau bikin surprice buat Cantika.
Pak Wirawan dan istrinya saling pandang.
Pak Wirawan kemudian menganggukkan kepalanya dan tersenyum setelah Bernad datang dan berbisik di telinganya.
Baiklah....pergilah kalian dan bersenang-senanglah.
Terima kasih pa ma....
__ADS_1
Mereka segera bergegas keluar rumah setelah menyelesaikan makan malamnya. Nad bawa kakak ipar ke depan, mas mau ambil jaket buat princes sebentar.
Oke,,,,ayo kakak ipar kita ke depan dengan santainya Bernad menggandeng tangan kakak iparnya.
Sebenarnya kita mau kemana sih Nad?
Ikut aja kakak ipar,nanti kakak ipar pasti suka.
Kenapa sih kalian membuatku penasaran.
Bernad hanya terkekeh dan masih setia menggandeng tangan Cantika.
Seneng ya bisa gandeng princes,,,,suara Ahmad yang tiba-tiba mengagetkan Bernad dan Cantika yang sedang tertawa. Cantika pun melepaskan tangannya dari Bernad.
he...he ...gak pa pa dong mas,cuma gandeng aja.
Ahmad hanya diam dan membantu istrinya memakai jaket, dan mereka masuk ke dalam mobil dengan Bernad yang memegang kemudinya. Sebelum berangkat,maaf ya sayang mata kamu harus di tutup biar surprice nanti.
Cantika mengangguk dan Ahmad menutup mata Cantika dengan selembar kain yang sudah di siapkan di dalam mobil dan mobil pun berjalan.
Sudah sampai mas,kok cuma sebentar?
Iya sayang,emang tempatnya gak jauh kok. jangan buka dulu penutup matanya kita belum sampai. Ahmad dan Bernad menuntun Cantika dengan ekstra hati-hati.
Dimana ini mas,kok sepi? banyak suara binatang dan jaraknya ada suara air mengalir.
Sabar sayang,sebentar lagi sampai kok.
Akhirnya mereka berhenti dengan perlahan Ahmad membuka punutup mata istrinya.
Cantika membuka pelan-pelan matanya dan terkejut melihat teman-teman,om dan tantenya juga mertuanya, mereka semua berkumpul di sana dengan melingkar dan api unggun telah menyala.
Dewi mendekati Cantika dengan membawa sebuah kue,,,,,
Happy Birthday princes,semoga bahagia selalu.
__ADS_1
Cantika tak dapat berkata-kata namun air matanya sudah siap tumpah karena haru, dia menerima kue pemberian Dewi. dan semua teman-teman,om,Tante dan kedua mertuanya memberikan ucapan selamat dan doa' untuk Cantika.
Selamat sayang,semoga kamu selalu bahagia dan bertambah sabar dalam menghadapi rumah tangga kita Ahmad memeluk dan mencium kening istrinya.
Teman-teman malam ini aku berharap kalian bersedia berkemah di sini,silahkan kalian memilih tenda yang sudah kami sediakan juga di sana sudah kami sediakan makan dan minuman serta cemilan ala kadarnya buat malam ini tunjuk Bernad pada sebuah meja yang sudah tertata makanan dan minuman di sana.
Wah malam ini kita akan makan dan minum juga bernyanyi nie celetuk Hendi salah satu teman masa kecil mereka. mereka bertepuk tangan dan kemudian makan terlebih dahulu sebelum bernyanyi dan bermain game. Sedang para orang tua mereka memakan cemilan sebentar dan kemudian berpamitan pulang.
Kapan kamu tiba disini Dewi?
Demi kamu,tadi habis Maghrib aku sampai dan langsung kesini bergabung dengan mereka.
Makasih Dewi kamu udah mau datang kesini timpal Ahmad.
Dewi hanya tersenyum.
Kamu makan dulu gih,aku akan ajak istriku mendekat api unggun.
Cie...cie mau nyanyi buat istri nya nie ceritanya.
Yoi jawab Ahmad sambil menggandeng dan mendudukkan Cantika di dekat api unggun.
Teman-teman yang lain pun membawa makanannya ke dekat api unggun karena mendengar suara merdu Ahmad yang menyanyikan lagu buat istrinya.
Malam itu mereka bernyanyi,bermain game dan bergembira di sana. Di temani suara binatang yang berderik dan suara air sungai yang mengalir mereka bergembira dan mengenang masa kecil mereka ketika mereka bermain di sana dahulu.
Cantika pun terlihat bahagia,dia seperti kembali ke masa lalunya melihat semua teman-teman di masa lalunya yang malam itu berkumpul dan bercanda dengan drama adek kakak yang juga di suguhkan padanya. drama adek kakak antara Ahmad dan Bernad yang selalu membuat Cantika tersenyum dan tertawa.
bersambung.......
Terima kasih buat reader semua yang masih setia menantikan ceritaku ini.
jangan lupa berikan komentar membangun agar author bisa memperbaiki kesalahan yang ada.
Juga jangan lupa berikan like,vote dan hadiahnya ya😁😁😁
__ADS_1