Cinta Masa Lalu

Cinta Masa Lalu
teror


__ADS_3

Hari pertama Cantika ke butik setelah menikah dengan Ahmad. Cantika sampai di butik jam 8 pagi,tampak butik sudah di rapikan Vera dan Luna.


Assalamu 'alaikum...... Cantika masuk butik sambil tersenyum.


Wa'alaikumussalam.... eh pengantin baru sudah datang. Gimana nih malam pertamanya? tanya Vera sambil mengekor Cantika sampai di ruangannya.


Apaan sih Ver,,,,kalo mau tau cepetan nikah biar bisa ngerasain malam pertama.


Vera iya mentang-mentang yang udah nikah, kata Vera sambil mengerucutkan bibirnya,,,,,


Gimana kerjaan Ver? ada yang order design gak?


Alhamdulillah kerjaan aman,kemarin sih ada yang mau minta di buatkan baju buat tunangan tapi tak suruh kembali lagi besok kalau dia gak keburu sih. ya udah aku ke bawah dulu ya Can.


Cantika mulai mengeluarkan kertas dan mengeluarkan ide nya membuat gambar baju untuk di pakai kerja dan memeriksa pembukuan 2 Minggu ini. waktu berlalu begitu cepat hingga jam menunjukkan 12 siang, dia segera melakukan sholat dhuhur.


tok....tok....tok.... karena tak ada jawaban dari dalam ruangan maka Luna pun langsung masuk ke ruangan Cantika. Dia menunggu Cantika yang sedang melakukan sholat, dan tak berapa lama Cantika sudah selesai.


Ada apa Lun? tanya Cantika sambil merapikan mukenanya.

__ADS_1


Ini mbak ada paket,tp gak ada nama pengirim nya.


Oh,,,,,ya sudah tinggal di meja saja Lun, sebentar lagi aku selesai. udah pada makan Lun?


Belum mbak,,,,ya sudah saya langsung turun mbak.


Selesai merapikan mukenanya Cantika langsung melihat kotak yang ada di mejanya. di bolak balikkan nya kotak itu mencari nama pengirimnya namun tak ditemukannya,karena penasaran perlahan dia membukanya. Tiba-tiba dia menjerit dan melemparkan kotak itu ke arah pintu, dan dari arah pintu seorang langsung masuk dan melihat kotak yang berisi tikus yang sudah mati. Dia langsung memeluk Cantika ketika di lihatnya Cantika yang berdiri di depan meja kerjanya dengan tubuh yang bergetar karena takut. Vera dan Luna yang melihat kejadian itu langsung terdiam dan kemudian kembali ke tempat kerja mereka. Dia mengelus punggung Cantika memberikan ketenangan, sudah jangan takut ada aku disini. Cantika langsung menumpahkan tangisnya tanpa menyadari siapa yang memeluknya. Setelah beberapa saat Cantika melepaskan pelukan laki-laki di hadapannya,dan sedikit melangkah mundur. Kamu.....Bernad kenapa kamu kemari?


ya laki-laki itu adalah Bernad adik dari suaminya Ahmad.


Maaf,,,,,, aku sebenarnya tadi kemari ingin mengajakmu makan siang, karena aku mendengar teriakanmu makanya aku langsung datang dan memelukmu. aku sangat mengkhawatirkan dirimu princes. apa kamu punya musuh sehingga dapat kiriman seperti ini. Cantika hanya diam tak menjawab pertanyaan adik iparnya itu. Bernad mendekati kota itu lagi dan melihat ada kertas yang terselip di dalamnya, diambilnya dan di bacanya.


"Ceraikan Ahmad jika tak ingin bernasib sama dengan tikus ini".


Cantika yang melihat tingkah Bernad pun mengernyit heran.


Setelah kepergian Bernad, Vera kembali masuk ke dalam ruangan Cantika.


Kenapa tadi kamu menjerit Can?

__ADS_1


em...itu tadi Luna memberiku paket tanpa nama pengirimnya,lalu aku membukanya dan ternyata isinya tikus yang sudah mati. Vera menutup mulutnya karena kaget.


Kayaknya kita kan gak punya musuh Can,terus siapa yang ngirim paket kayak gitu ya, apa maksudnya.


Gak tau,tadi Bernad yang mengambil kotak itu dan membawanya pergi. dan sebelum pergi dia bilang aku gak usah khawatir semua akan di bereskan nya.


Apa sebaiknya kita laporkan sama pak Ahmad aja Can?


Gak usah Ver, aku rasa untuk saat ini belum saatnya suamiku tau.


Baiklah kalo gitu kita makan siang dulu,kamu mau makan apa?


Aku udah gak nafsu Ver,...


Jangan gitu kamu harus makan Can.


Iya nanti kalo aku lapar maka aku akan makan. Cantika kemudian melanjutkan desainnya yang tadi dia tinggal karena mengecek data keuangan.


Vera pun pergi meninggalkan ruangan Cantika.

__ADS_1


bersambung......


Jangan lupa berikan like,vote dan hadiahnya ya biar Author lebih semangat dalam menulis.


__ADS_2