Cinta Pertama Maudy

Cinta Pertama Maudy
Bab 9


__ADS_3

Bab 9


Waktu berlalu, hubungan Maudy dan Satria kembali membaik, mereka menjalani aktivitas seperti sebelum Maudy menyatakan cinta kepada Satria. 


Namun, di sisi lain Anastasia cemburu dan marah melihat kedekatan mereka. 


Sepulang sekolah tiba - tiba ada yang menarik paksa Maudy ke belakang gedung sekolah, tepatnya di belakang perpustakaan, tempatnya paling pojok sepi tidak ada orang yang lalu lalang kesana. 


Begitu cepat sehingga Maudy tidak bisa menolak,. Meskipun sempat memberontak tetap saja orang itu berhasil membawa Maudy ke tempat itu. 


Orang itu mendorong Maudy sedikit kasar, beruntung Maudy tidak jatuh tersungkur karena ia masih bisa menjaga keseimbangan tubuhnya. 


Ternyata di tempat itu sudah ada Anastasia yang sedang menunggu Maudy. 


"Maksudnya apa nih?" sentak Maudy seraya mengatur napas yang sempat berantakan akibat terkejut. 

__ADS_1


"Lu, udah ganggu pacarnya Anastasia," sahut orang yang membawa Maudy ketempat itu, yang ternyata adalah Velocha, sahabat kental Anastasia. Meskipun tidak sekelas, tapi Maudy mengenalnya. 


"Terus, mau kamu apa, Nas? Aku merasa tidak pernah mengganggu pacar kamu!" ucap Maudy rada emosi. 


"Heh, jangan pura - pura kamu! Kamu sudah merebut Satria dari aku!" bentak Anastasia. 


"Merebut Satria dari kamu? Nggak salah tuh? bukannya kalian sudah putus? Itu semua salahmu juga sudah membohongi Satria,dan perlu kamu tahu, jauh sebelum mengenal kamu, kami sudah sedekat itu, " cibir Maudy. 


"Duh, banyak omong kamu!" geram Anastasia dan dengan tiba - tiba mendorong Maudy ke dinding. 


"Aku ingetin kamu, jauhi Satria, aku tidak suka kamu deket - deket Satria, kalau kamu masih saja deketin Satria, aku bisa melakukan hal yang lebih dari ini sama kamu, sehingga kamu nyesel!" ucap Anastasia penuh tekanan dan ancaman. 


Ck! Maudy menyeringai dan memutar matanya dengan malas, tidak sedikitpun ia takut dengan ancaman Anastasia. 


Dengan gerak cepat dia merubah posisi sehingga kini Anastasia yang menempel di dinding dan tangannya mencengkram kerah seragam Anastasia. 

__ADS_1


Kini Maudy yang mengintimidasi Anastasia, sedangkan Velocha hanya menjadi penonton saja, nyalinya menciut melihat ketangkasan Maudy, sekarang ia baru ingat kalau Maudy jago silat pernah juara tiga se - provinsi. 


"Aku tidak takut dengan ancamanmu, yang kamu lakukan ini sungguh tidak pantas dilakukan oleh seorang pelajar, kalau guru - guru tahu tahu kita bertiga bisa kena hukuman, lagi pula bukan begini caranya kalau kamu ingin merebut hati Satria,. Kalau Satria tahu kamu melakukan ini, dia akan semakin membencimu. Jujur aku juga menyukai Satria. Namun, Satria menganggapku hanya sebagai teman saja. Aku tidak ingin bermusuhan dengan siapapun hanya karena seorang laki - laki. Jadi, aku ingetin sama kamu jangan lakukan ini lagi, kalau kamu masih mencintai Satria, ambil kembali hatinya dengan cara yang sehat," ucap Maudy lalu melepaskan cengkramannya.


"Minggir!" seru Maudy seraya mendorong badan Anastasia pelan. Anastasia pun bergeser. 


Maudy hendak beranjak dari tempat itu. 


" Maudy! " panggil Anastasia. 


Maudy berhenti tanpa melihat pada Anastasia. 


"Maafkan aku, aku mohon kejadian ini jangan cerita kepada siapa - siapa, terutama kepada Satria, aku janji hal seperti ini tidak akan terjadi lagi," ucap Anastasia dengan sungguh - sungguh dia menyadari perkataan Maudy ada benarnya juga. 


Maudy mengangguk, lalu ia benar - benar meninggalkan tempat itu. 

__ADS_1


Di gerbang sekolah, Satria sudah menunggunya. Dia jadi bingung, kalau ikut Satria, nanti bagaimana jika Anastasia melihatnya? Bukan takut pada Anastasia, tapi dia hanya ingin menjaga perasaan Anastasia. Dia juga tidak ingin ribut hanya karena seorang cowok. Terus kalau dia menolak, alasan apa yang harus diberikan pada Satria. 


__ADS_2