Cinta Pria Biasa

Cinta Pria Biasa
Gita menyadari kesalahannya


__ADS_3

Vian yang hatinya hancur karna penghianatan Gita, buat dia berubah dan mencari banyak wanita dengan ketampanannya yang mudah sekali mendapatkan wanita. Vian menyimpan luka hatinya dan tersenyum dengan para wanita.Sedangkan Gita larut dengan kesedihannya memikirkan Vian, dia membuka kado Vian dan melepas kado Bian dan memakai kalung dari Vian dengan liontin love.


"Sayaang lihatlah aq memakai kalung pemberianmu.. kalungnya sangat cantik dengan liontin cintamu.."Gita menangis


"Aq sayang dan cinta sama kamu, aq menyesal karna aq malu buat aq kehilanganmu.."Gita masih menangis


"Aq janji yaang aq akan putusin Bian demi kamu dan akan menunggumu lagi.. aq sayang sama kamu, aq gak nyaman saat Bian menyentuh tanganku dan menciumku tapi aq menikmati dan merindukan setuhanmu dan ciumanmu.. "Gita makin nagis mengingat dia pernah bermesraan dalam kamarnya


"Kalo saja aq tidak menyakitimu, kita masih bisa bermesraan dan berciuman seperti dulu"Gita menatap foto Vian.


"Gita sampai kapan kamu akan menangisi pria yang gak pantas buat kamu,dia gak cocok sama kamu.. "papahnya Gilbran marah


"Udah seminggu kamu gak sekolah.. mengurung diri dan menangisi Vian!"bentaknya


"Aq sayang dan cinta sama Vian pah.. "Gita menangis lagi.


"Jangan bodoh kamu, dia pria dari keluarga miskin dan umurnya lebih mudah dari mu apa kamu gak malu! "bentak Gilbran


"Aq gak peduli dia miskin dan umurnya lebih mudah dari aq pah... "Gita menangis


"Papah gak mau tau kamu lupakan cowo kampung itu atau papah akan kirim kamu keluarnegri..! "papahnya marah dan membanting pintu kamarnya.


Gita masuk sekolah karna ancaman papahnya yang akan mengirimnya keluar nergeri.Bian yang telah seminggu merindukan Gita datang kekelasnya dan duduk dihadapannya.


"Cantik kamu kenapa seminggu gak sekolah? apa kamu sakit? HP kamu juga gak aktif..?"Bian cemas pada Gita dan meraih tangannya


"Jangan sentuh aq.. "Gita mengibas tangannya dengan cuek dan menahan marah


"Kamu kenapa, aneh sekali.. aq merindukanmu.. "Bian meraih tanganya lagi


"Kamu lupakan aq, kita putus aja..? "Gita dan suara bel masuk berbunyi


"theeet"Bian yang ingin penjelasan gak bisa karna keburu guru akan maduk.


Jam istirahat Gita menghindari Bian dengan sembunyi di ruang UKS, dengan ditemani Rina dan menceritakan kebenaran pada Rina teman bangkunya yang dekat dengan Vian.


"Kenapa kamu putusin Bian, Git.. dia memang playboy tapu selama denganmu aq kira dia setia..? "Rina ingin tau alasanya


"Aq sebenarnya udah punya pacar yang kamu lihat pake seragam SMP..? "Gita mengingat Vian

__ADS_1


"Apa cowo yang menunggu kamu didepan gerbang dulu..? "Rina kaget


"Iya kami pacaran dari dia kelas satu dan aq jelas dua SPM tapi karna salahku menerima Bian dan kini aq menyesal telah menyakiti Vian dia sangat sedih dan memberiku selamat dan mendoakan aq dengan Bian meski hatinya terluka.."Gita menangis


"Kamu masih cinta sama Vian.. karna itu kamu memutuskan Bian?"Rina mengerti alur ceritanya


"Aq sadar hati sakit dan hancur saat dia memberiku selamat,doa dan pergi dari hadapanku dan aq merasa ada yang hilang dalam hidupku.."Gita masih menangis


"Aq masih sangat mencintai Vian.. "Gita menangis dibahu Rina


"Kamu minta maaf dan coba bicara sama Vian.. "Nasehat Rina


"Tapi kami gak bisa bertemu, aq saja diantar jemput dan no Hp ku udah diblokir sama dia"Gita bingung


"Kita tes kan dan pulang gasik kamu bisa menemui dia..? "Rina yang juga sedih melihat Gita


"Iya kamu benar kenapa aq bisa lupa yah..?"Gita tersenyum


"Udah jam masuk ayo kita kekelas Git.. "Rina menarik tangan Gita


"Aq gak mau ketemu sama Bian.. "Mereka sambil jalan


"Mau sampai kapan kamu sembunyi, kamu bilang saja mau fokus dengan sekolah..dqn tidak mencintai dia.. "Saran Rina yang juga udah punya pacar Amar kaka kelas mereka.


Mereka masuk kelas dan mengerjakan tes untuk kenaikan kelas dan Vian yang santai karna udah tes kelulusan dan tinggal nunggu hasilnya.Gita pulang lebih awal dan naik ojek onlain kesekolah SMPnya dan mencari Vian yang sedang asyik duduk dengan cewe pacar barunya yang membuat Gita sakit melihatnya.


"Gita kamu kesini.. apa kamu gak sekolah, ini jam sekolahkan..? "Vian kaget melihat Gita dihadapannya


"Dia siapa yaang..? "tanya pacar baru Vian yang duduk berdempetan dengan Vian


"Temanku, aq mau bicara dengan dia sebentar yah kamu kekantin dulu sayang nanti aq nyusul.. "Vian bersikap lembut dengan pacar barunya Aura adik kelasnya.


Gita meneteskan airmatanya melihat keromantisan Vian bersama pacar barunya dan mendengar kata2 Vian yang bilang dia temannya.


"Duduklah ada apa kamu kesini, nanti kalo papahmu tau kamu bisa dimarahi.. "Vian mengapus air mata Gita dengan tanganya


"Aq sayang dan cinta sama kamu, aq tau salah menduakan kamu, aq menyakiti hatimu aq menyesal dan sakit melihatmu seperti ini"Gita memeluk Vian


"Jangan seperti ini, aq udah menerima semua keputusanmu,kamu pulanglah nanti kamu dicari papahmu? "Vian melepaskan pelukannya Gita meski dia juga sangat rindu dan merasa senang dengan ucapan Gita tapi luka hatinya yang percaya dan perbedaan merek apa membuat Vian juga sedih dan sakit.

__ADS_1


"Kamu marahlah padaku dan kamu boleh pukul aq tapi jangan jauhi aq, gak bisa melihatmu dengan wanita lain dan tanpamu"Gita menangis


"Aq gak mungkin melakukan itu sama wanita, kamu pulanglah Git, kalo memang kita berjodoh kita akan bersama.. "Vian menasehati Gita yang memeluknya lagi


"Kita jalan hidup kita masing2 dan kita masih bisa berteman kan..? "Vian memegang kedua pipi Gita


"Kamu membenci dan tidak mencintaiku lagi kan.. karna itu kamu menolakku kembali, aq udah langsung putusin Bian karna gak cinta sama dia, aq tau aq menyakiti kamu dengan bilang kamu sodaraku dan karna aq bodoh malu dengan perbedaan umur kita dan kamu sekarang membalasku kan.. "Gita masih memperjuangkan Vian


"Aq tidak membalasmu, aq menerima hal itu karna itu kenyataannya kan.. aq tidak menyalahkanmu tapi pikirkan kalopun kita bersama orangtuamu gak setuju denganku dan aq juga gak mau jadi alasan kamu berani dan kalian bertengkar.. "Vian menjelaskan


"Tapi aq sanyang cinta sama kamu, aq peduli sama papah melarangku sama kamu, kita bisa kabur kan.. dari sini dan kita bisa bersama"Gita memegang tangan Vian.


"Kita masih sama2 kecil, tunggulah saat kita sama2 dewasa dan bisa memahami semuanya dan kita berjodoh kuta juga akan sama2 kan,sekarang kita nikmati masa remaja kita, kamu boleh pacaran dengan siapapu yang penting kamu tau batasnya dan aq pun sama.. dan seandainya kau jadi istriku dan aq suamimu kita gak akan kecewa"Vian memberi pengertian pada Gita


"Tapi kamu pacaran sam wanita tadi, kamu menolakku buat dia kan..? "Gita masih gak mau mengerti


"Aq pacaran dengan banyak wanita bukan hanya satu karna aq masih mudah ingin menikmati masa remajaku dan kamu juga boleh sepertiku.. "Vian yang benar setelah putus dengan Gita dia punya banyak pacar


"Kamu mencintai dia kan? "tanyanya lagi dengan masin sangat sedih


"Kita pisa baru seminggu kan gak mungkin aq bisa aq melupakan kamu secepat itu, kamu masih ada dihatiku mungkin untuk selamanya karna juga sayang dan cinta sama kamu.."Vian yang masih sangat mencintai Gita


"Tapi kamu pacaran sama dia aq gak suka.. kamu menolakku karna dia.. "Gita masih gak mau melihat Vian pacaran


"Apa maksudnya dia yaang..?"Aura masuk dalam kelas dan menghampiri Gita dan Vian karna menunggu Vian sangat lama.


"Aq pacar Vian dan hanya aq yang disukai dan dicintai Vian bukan kamu.. "Gita mendorong Aura


"Gita cukup! "Vian marah karna Gita gak berubah dari kasarnya dan gak mau mengerti


"Udah aq ingatkan dari dulu jangan kasar dan main tangan seperti itu.. kamu masih saja belum berubah.. "Vian dengan nada keras


"Aq gak suka sama dia dekat dengamu.."Gita meraih tangan Vian


"Kamu saja dekat dengan pria lain aq menerimanya dan gak berbuat kasar padamu.. dia saat ini pacarku dan kamu yang udah bikin ulah.. "Vian udah gak bisa menahan kesabaranya dan mengibas tangan Gita


"Kamu lebih memilih dia dan marah padaku dan gak mau kembali padaku.. ?"Gita menangis


"Iya kamu pulang sana, kamu bukan lagi murid sini dan kamu lihat seragammu udah berbeda jangan malukan dirimu sendiri"Vian kesal dan marah

__ADS_1


"Kamu jahat.. jahat.. aq benci sama kamu benci.."Gita keluar dari kelas Vian dan berlari keluar.


Vian mengikuti Gita dari kejauhan dan memastikan Gita masuk dalam mobil jemputanya dan pulang kerumahnya. Vian yang sebenarnya sedih dan menyesal telah memarahi Gita duduk terdiam.


__ADS_2