Cinta Pria Biasa

Cinta Pria Biasa
Olahraga


__ADS_3

Vian dan Gita berangkat sekolah dengan mobil hadiah pernikahan dari papah Gita, mereka masuk dalam parkiran sekolah dan turun dari mobilnya. Vian mengikuti istrinya jalan perlahan karna rasa nyeri diselangkannya.


"Yaang mau aq gendong..? "Vian


"Gak yaang nanti mereka makin curiga sama kita.."Gita mengandeng suaminya


"Nanti libur yah yaang? "bisik Gita


"Iya.. "Vian mencubit hidung istrinya.


"Yaang itu Dina masih disana..? "Gita memberikan tasnya pada suaminya


"Yaang tunggi bentar lagi mau masuk akan bahaya buat kamu, kita masuk kekelas yah.."Vian menarik Gita


"Yaang aq udah gak sabar jangan halangin aq.. "Gita berusaha melepas tangannya dari genggaman suaminya


"Sayang-sayaang dengerin aq gak menghalangi atau mencegahmu tapi nunggu kita pulang sekolah, akan aman buat kamu, semua guru gak ada kamu bisa bebas balas dendam sama dia.. "Vian memegang dua pipi istrinya


"Aq akan dibersamamu akan pantau kamu dan gak akan aq biarin mereka melukaimu"Vian menyakinkan Gita


"Iya yaang "Gita mengangguk dan menahan emosinya.


Gita dan Vian bergandengan tangan masuk kekelas dan diikuti Dina dengan temannya dan pura-pura gak tau akan masalah yang dia buat sebelumnya.


"Hai Din gimana kemarin kamu PMR dimana sama yang lain..?"Dina menghampiri Gita yang baru saja duduk


"Kamu sama siapa aja Din..? "tanya Gita yang menahan amarahnya


"Din udah bunyi bel masuk, kamu duduk dibangkumu bentar lagi guru masuk "Vian yang tau istrinya sangatlah emosi


"Yah Vi, kamu makin ganteng aja Vi.. "Dina tersenyum dan kembali kebangkunya


"Sabar yaang nanti kamu bisa lampiasan amarahmu.. "Vian menggenggam tangan Gita yang hendak bangun dari kursinya.


"Aq udah gak tahan lagi yaang dia merayumu aq benci banget sama dia,aq gak rela kamu dirayu sama dia"Gita kesal dan marah


"Aq hanya milikmu yaang sabar yah.. "Vian mengusap lembut bahu istrinya


"Iya Git sabar, karna aq juga akan jadi penontomu tapi gak sekarang, waktunya gak tepat pulang sekolah aja leluasa"Rina


"Iya Git sabar nanti saatnya perangmu.. "Deas yang duduk disamping Vian.


"Anak-anak ganti baju kalian karna kita olahraga dan pemanasan dulu dilapangan.."Minta pak guru yang baru masuk


"Hari ini pelajaran olahraga Rin..? "7Gita bingung karna dia lupa ditasnya gak bawa baju olahraga


"Iya kamu lupa apa..? "Rina


"Iya..yaang aq lupa gak bawa baju olahraga..?"7Gita lirih pada suaminya


"Aq yang bawa kaos olahraga kamu ini sana ganti sama Rina.. "Vian yang udah nyiapin sorenya


"Makasih yaang I love u.. "Gita lirih dan tersenyum dan Vian mengangguk.


Gita berjalan kekamar mandi dengan Rina dan diikuti wanita yang lain karna para anak wanita ganti dikamar mandi sedangkan para pria didalam kelas.


"Ayo Git masuk bersama yang lain..? "Rina menarik tangan Gita


"Kamu dulu aja Rin aq nunggu disini aja dulu setelah mereka.. "Gita takut tanda yang dibuat suaminya kelihatan.


"Aq bareng sama kamu aja Gita, udah penuh sempit.. "Rina ikut berdiri disamping Dina


"Belum ganti Gita..? "Dina menghampirinya Gita mengangguk

__ADS_1


"Kamu pucat banget Git, apa kemarin terjadi sesuantu..? "tanya Dina pura-pura


"Oh..kemarin,?ada? "Gita dipegang lengannya sama Rina


"Ada orang bego yang ngunci aq dari luar dan untungnya cintaku Vian bisa merasakan yang aq rasakan jadi masih menunggu dan sadar aq diUKS, secara cinta kami sejati "Gita sengaja buat Dina panas


"Oh ya emang ada cinta sejati?yang ada cinta sakit hati Git..? "GDina


"Yah ada emang cinta sakit hati jika memcintai cowo yang cowonya bahkan jijik gak gak balas cintanya.. "Gita dan Rina masuk kamar mandi


"Aq juga ikut masuk Git.. ?"Dina yang menghalangi Gita nutup pintu


"Benar mau masuk nanti kamu terkejut..?"Gita tersenyum


"Kenapa aq harus terkejut, yang terkejut nanti kamu Git menangis dan dan hancur..? "Dina dengan senyum sinisnya.


Gita membuka bajunya dan terlihat diatas dua buah dadanya terlihat tato mereh yang dilihat Rina dan Dina buat mereka melonggo dan terkejut gak menyangka.


"Apa yang kalian lihat,?"Gita tersenyum


"Aq kan udah bilang jangan terkeju kamu Din"Gita mengusap atas dada yang merah


"Git tutupi.. "minta Rina


"Gak pa2 ini bukta cinta Vian padaku Rin.."Gita menunjukan pada Dina


"Apa kamu gak malu menyodorkan dirimu pada Vian..? "bentak dian sakit hati


"Gak menyodorkan dia juga nyosor duluan karna ini hobinya suka buat tato dan ******* bibirku katanya manis seperti candu"Gita memakai kaosnya


"Cepet Git kita keluar.. "Rina yang takut melihat Ekspresi wajah Dina


"Din aq dan Vian bisa kok ajarin kamu..kamu cari pasangan dulu dan beri tau kalo kamu ingin seperti tatoku yang dibuat Vian.."Gita memanasi Dina


"Brengsek kamu telah merayu Vian lihat saja nanti kamu akan menyesal!"Dian kesal dan marah dalam kamar mandi.


"Gita kamu gila sengaja tunjukin dada kamu sama Dina..? "Rina masih merasa gemetar


"Biar dia tau Vian miliku.. "Gita sambil merek jalan kekelas akan menaruh baju seragamnya.


Gita dan Rina masuk dan menghampiri meja kursinya yang juga ditunggu Vian dan Deas. Vian menarik baju Gita dan melipatnya dan memasukan kelaci.


"Yaang lama banget..? "Vian melipat baju Gita


"Dina ngikutin kita Vi.. "Rina memberitukan


"Kamu gila buat tato banyak banget didada Gita.."Rina masih terkejut


"Oh kamu melihatnya Rin,bagus kan hasil karyaku? "Vian tertawa


"Gila kamu Vi.. "Deas menepuk bahu Vian


"Bukan hanya yang lihat tapi Dina juga lihat"Rina dan buat Vian makin tertawa


"Kamu bilang apa yaang? "Vian mendekati wajah istrinya yang kesal sama Dina


"Hasil keganasan karyamu kegemaranmu buat tato didadaku.. "Gita


"Pintar sekali, gak sekalian yaang kamu bilang kita semalam buat anak berkali-kali sampe kamu perih dan nyeri.. "Bisik Vian ditelinga istrinya


"Belum saatnya yaang,rasanya ingin beri tau dia gitu tapi kita akan dikeluarin kan? "Gita cemberut.


"Ayo kita keluar udah ditunggu guru dilanpangan? "Ajak Rina

__ADS_1


"Yah rin.."Gita bergandengan tangan dengan Rina.


Gita,Rina,Deas dan Vian berjalan kelapangan dengan murid yang lain menghampiri guru mereka yanga sudah menunggu lama untuk pemanasan.


"Kalian lari kecil ditempat untuk pemanasan"perintah guru olahraga


"Baik pak"Mereka menjawabnya


"Yaang jangan diam aja nanti kamu kena marah.. "Bisik Vian pada Gita istrinya


"Gak mau yaang kan baru ditanam benih masa lari2 nanti rontonk yaang"Gita berbisik.


"Sayaang kalo udah rejeki kita gak ngaruh yaang, cepet lakuin yang mereka lakuin"Minta Vian


"Gita kenapa kamu diam saja kamu kenapa?"tanya guru olahraga melihat Gita diam


"Aq.. a.. "Gita kaget


"Gita gak enak badan pak, wajahnya sangat pucat bapak lihat sendiri saja..? "Vian yang gak tega liat istrinya panik bingung dan ketakutan


"Gita kamu keluar barisan duduk saja.. "Minta guru


"Sayaang makasih.. "Gita tersenyum pada Vian


"I love u yaang"Vian lirih.


"Setelah ini latihan lempar bola melewati batas yang bapak garis dan lempar tebing sejauh mungkin "minta gurunya.


"Gita kamu duluan, pak guru yakin ini ringan kamu masih bisa.. "pak Gurunya


"Yah pak.. "Gita mengambil bola


"Siap posisi kaki kuda-kuda dan buka agak lebar lari lempar.. "Gurunya memberi pengarahan


"Gita kurang lebar kakinya buka sedikit lagi."minta gurunya yang gak tau ************ Gika sakit dan V perih


"Lebar lagi.. "Gita menahan sakit dan meringis buat Vian cemas dan ingin menggantikan istrinya


"Lempar.."Gurunya dan Gita melempar dan Gita gemetar dan jatuh.


"Gita.. "Vian berlari mendekati Gita


"Vian kamu bawa Gita ke UKS dia gak bisa ikut olahraga ini dan cepat kesini.


Vian mengangkat istrinya dan membawa istrinya kekelas karna dia tau istrinya masih trauma karna pengurungan kemarin.


"Yaang apa makin sakit.. ?"Vian sambil jalan


"Sakit yaang gak bisa buka lebar makin sakit."Vian menyesalinya


"Kita jangan berhubungan badan saat pelajaran olahraga jadi kamu gak sakit kaya gini yaang"Vian


"Kamu yaang ngotot yaang mau lagi lagi.. "0Gita memukul dada suaminya


"Habisnya kamu menggairahkan yaang"Vian tersenyum dan menurunkan istrinya


"Mau aq kipasin yaang biar cepet sembuh?"lVian cemas


"Gak yaang jangan nanti aja dirumah, sana kamu lapangan biar aq disini ngerjain tugas nanti punyaku dan punyamu"Gita


"Gak pa2 kan sendirian, pintu jendela terbuka kalo ada yang jail kamu teriak yang kersa yah,aq akan datang.. "Vian mengecup kening istrinya


"Iyah yaang"Gita tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2