
Vian pulang kerja bersama papah mertuanya dan membawakan es cream coklat pesenan Gita yang dibawakan dua box besar oleh Vian dan juga susu hamil yang stoknya udah menipis.
"Sayaang ini es creamnya makannya jangan banyak-banyak yah nanti ditaruh friser lagi..?"Vian menaruh satu box dihadapan istrinya setelah mencium kening istrinya
"Yaang susunya kan masih banyak kok beli lagi..? "Tanya Gita yang melihat suaminya membawa kantung besar isi susu hamil
"Ini yang rasa coklat dan vanilla yang hampir habis, kamu kan sukanya rasa ini.."Vian membawanya kedapur
"Oh.. "Gita sambil makan es creamnya
"Papah sama Vian habis belanja..? "mamah Liana tersenyum karna suaminya gak pernah mau diajak belanja
"Nemenin Vian aja.. "Suaminya malu
"Ngapain malu gitu buat cucu sendiri.."Dengus Gita
"Iya, papah mau mandi dulu.. "Gita dan mamahnya tertawa
"Kenapa kalian tertawa..?"Vian menghampiri istrinya
"Papah tadi ikut kamu belanja yaang..?"Tanya Gita
"Iya tadi papah yang bayarin.. "Vian yang sedang ambil box Es cream dan ternyata udah dibayarin
"Papahmu Vi dari dulu mana mau belanja kalo gak mamah paksa dan itu aja cuma ngikut..ha.. ha.. "mamah mertuanya tertawa
"Tapi tadi bawain susu karna aq susah bawanya.. he. he.. "Vian juga ikut tertawa
"Karna kamu dan cucunya yaang jadi papah mau bantu kamu belanja bawa barang ha.. ha" Gita tertawa lagi
"Yaang sana kamu mandi, bau tau.. "Gita mencium bau asam.
"He he iya yaang.. "Vian naik atas kekamarnya.
Setelah tetawa puas mamah Liana membantu bibi masak untuk makan malam dan Gita naik menemui suaminya yang baru saja selasai mandi. Gita menyiapkan kaos dan celana pendek santai dan lengkap dengam celana dalamnya.
"Yaang senin depan kita udah ujian dan kita ujian diruang guru tidak sama yang lain.."Gita memberikan baju yang udah disiapkan
"Yah terus..? "tanya Vian yang melirik istrinya sedih
__ADS_1
"Yah kangen aja kumpul sama mereka, Rina Deas dan yang lain.. "Gita duduk diranjang melihat suaminya memakai bajunya
"Yaang gak masalah kita mau ujian sama mereka atau tidak yang penting kita bisa ikut ujian dan bisa lulus dapat ujian.. "Vian medekati duduk dan memeluk istrinya
"Iya yaang tapi kamu udah ngerti semua pa belum..? "Gita bertanya pada suaminya karna dia sibuk dan Vian menggelengkan kepalanya
"Sayaang sini aq ajarin kita duduk disana.."Gita menggandeng suaminya
"Gak mau yaang cape pusing aq yaang.. "Vian menolak dan memeluk Istrinya
"Kamu gak malu yaang, nanti nilaiku lebih tinggi dari kamu..? "Gita gak ingin suaminya merasa malu
"Buat apa aq malu, aq bangga jika istriku lebih unggul emang kenyataannya kamu wanita yang cerdas yaang.."Vian mencium leher dan kedua pipi istrinya
"Sekarang aq tau alasanya kamu gak mau belajar.. karna kamu ingin itu kan..?"Gita mengundurkan langkahnya dan buat Vian terkekeh
"Ha.. ha.. ha. yaang itu apa..? "Vian meraih pinggang istrinya lagi dan peluk cium lagi
"Udah deh yaang gak usah pura-pura gak ngerti.. "Gita menatap suaminya masih tersenyum
"Kalo iya kamu mau kan melayani suamimu ini yaang.. ?"Vian mencium Bibir istrinya dan **********
"Mana Fokus kaya gini suruh belajar, kamu kan udah janji kasih jatah dan lagian kita suami istri gak ada larangan mau main pagi sore atau malam terserah.. "Vian berjalan mengunci pintunya dan buat Gita menghela nafasnya.
Vian mendekati istrinya dan membuka bajunya sendiri dan mengangkat istrinya dan merebahkan diranjang. Vian mencium bibir istrinya intens dan meraba lembut dan meremas disensitif istrinya dan menghujani ciuman dari atas sampai kebawah yang sengaja ia lakukan agar istrinya tak bisa menolaknya dan menikmatinya.
"Yaang kamu paling bisa buat aq gak bisa nolak kamu.. "Gita yang disentuh dibagian V oleh suaminya dengan bibir dan lidahnya
"Dinikmati yaang.. "Vian makin gak tahan juniornya meronta-ronta
"I love u yaang "Vian mecium pusar dan naik keatas hingga dua gunung dan leher serta ******* bibir istrinya dan memasukan juniornya kesarangnya
"Aaaakh yaang pelan-pelan.."Gita mendesah dan mengingatkan suaminya.
Vian terbawa gairahnya bahkan menggoyangnya makin kenceng dan gak menyadari ada anak diperut istrinya dan Gita menikmati sentuhan dan hentakkan suaminya yang buat mereka mandi keringat dan sampai klimaksnya dan keluar cairan putih yang melegakan buat Vian yang sedari dikantor sudah gak bisa nahan.
"Yaang apa perutmu gak pa2, sakit atau apa yaang, aq hilaf gak kontrol.. "Vian mengusap perut istrinya yang sadar gerakannya kenceng dan tak henti sampai dia klimaksnya
"Gak pa2 yaang anak kita cukup kuat digoncang badai papahnya.. "Gita terkekeh
__ADS_1
"Sayaang aq serius kamu malah bercanda gitu, ayo yaang mandi kita cek kedokter.."Vian khawatir gerekannya yang gak kontrol pengaruh dikandungan istrinya
"Makanya takut sendiri kan, tadi aja gak mau berhenti kenceng banget sekarang bingung.."Gita bikin Vian makin cemas
"Yaang kelepasan,dari kita tau kamu hamil kita jarang gak seperti biasanya dan gerakanku juga dibatasi dan tadi aq merasa sangat rindu dan gak sadar karna menikmatinya dan kamu juga menikmatinya biasanya juga mengingatkan aq pelan-pelan yaang ada anak kita tapi tadi diam aja kan buat aq makin semangat goyangnya"Vian kelepasan gak kontrol
"Ha.. ha..ha.. yaang tapi puaskan seperti saat aq belum hamil, aq juga ingin memuaskan suami dan liat kamu sangat menikmatinya jadi aq diam dan ikut nikmatin aja.. "Gita tertawa
"Nakal banget kamu yaang, kasian anak kita"Vian mencium perut istrinya dan mengusapnya
"Sayaang maafin papah yah mainnya keceng bikin kamu pusing.. "Vian berbicara dengan perut Gita
"Yah pah gak pa2 enak ha.. ha.. "Gita tertawa
"Dasar kamu yaang,tadi aja nolak tapi saat udah masuk menikmati yah.. "Vian mengangkat istrinya membawa kekamar mandi
"Aq gak tenang kalo kita gak cek kedokter yaang, habis makan kita cek baby kita."Vian membantu istrinya mandi.
"Iya ini bulan ketiga memang belum dicek yaang.. "Gita menghitungnya
"Yah sekalian cek yaang.. "Vian membersihkan busa dibadan istrinya.
Setelah mandi bersama Vian memakaikan baju hamil pada Gita, karna dia melarang istrinya memakai baju yang ketat apalagi celana jeans.
"Yaang pake celana panjang dan kaos saja yaang..? "minta Gita ngambek
"Gak boleh kamu harus pake baju yang longgar-longgar, ini baby kita kasian kalo kamu pake ketat yaang, dan perutmu udah terlihat nih menonjol.. "Vian mengusap perut istrinya
"Iya yaang kok aq gak sadar yah.. "Gita bercermin dan tersenyum
"Kamu makin cantik yaang,aq makin sayang dan gemas sama kamu yaang.."Vian mencium dan memeluk istrinya
"Karna aq gendut gitu kan yaang..? "Gita manyun
"Yaang entah kamu gendut atau tidak aq tetap sayang cinta sama kamu bahkan aq makin hari makin sayang dan selalu ingin dekat sama kamu dan baby kita yaang.."Vian mengusap pipi istrinya yang cuby
"Aq juga yaang, aq ingin selamanya bersama kamu yaang tak mau pisah dan kita seumur hidup akan bersama sampai mau memisahkan kita.. "Gita bersandar dibahu suaminya dan memeluknya
"Yaang aq janji padamu bukan hanya hidup saja bahkan aq minta matipun kita bersama dan kealam surga bersama dan jika ada kehidupan lagi aq ingin Tuhan menjodohkan kita lagi dan lagi selamanya.. "Vian yang sangat sayang cinta istrinya.
__ADS_1